DESA CILEMBU

Aturan Olympiade Olahraga Tradisional

Program PNFI (Pendidikan Nonforman dan Informal) yang meluncur kedesa cilembu sejak tahun 2010 ternyata berdampak positif terhadap pola fikir dan cara pandang warga desa terhadap pendidikan (baik formal maupun Informal), penggalian ide-ide kreatif

juga tumbuh seperti kreatifitas pembuatan makanan olahan berbahan dasar ubi, selain dodol yang dalam tahap pengembangan pemasaran, kini ada pula puding ubi, kremes ubi, donat ubi, keripik ubi, ada juga kerajinan akar bambu menjadi hiasan, dan tas tangan bambu.
Kegiatan kepemudaanpun kian menggeliat, apa lagi dengan adanya GOR Futsal selain sebagai ajang olahraga juga sebagai sarana silahturahmi antar pemuda desa, dari obrolan ringan saat menunggu giliran bermain futsal, muncul ide membuat pertandingan olahraga tradisional, dalam rangka menyambut hari Kartini 22 desember 2011.
Agar pertandingannya ala Olimpiade, dicarilah referensi peraturan dari buku, majalah dan brow's juga berguling via internet...dapet deh...begini:
GPE (Grandpix Engrang) 
Alat dan ketentuan Lomba :
Engrang yang digunakan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :
  • Engrang dibuat oleh peserta dan disesuaikan dengan kebutuhan atlit masing-masing
  • Bahan harus terbuat dari bambu
  • Tinggi pijakan minimal 20 cm dari tanah
  • Tinggi pegangan disesuaikan dengan kebutuhan atlit
  • Warna dan asesoris diserahkan pada kreasi tiap atlit
  • Atlit wajib memakai helm saat lomba dan memakai pakaian olahraga

Sorodot Gaplok
Peraturan Lomba :
  • Batu sasaran tembak disediakan panitia, batu lontar (Kojo) dibawa oleh atlit
  • Atlit harus melakukan rangkaian lomba sebagai berikut :
    • start dengan "engkle", dengan membawa batu kojo di kakai(kanan/kiri), melalui jalur yang telah disediakan, pada jarak tertentu (4m - 6 m) dari batu sasaran tembak, harus melontarkan batu (kojo) yang ada dikaki hingga menjatuhkan batu sasaran
  • Selama melakukan gerakan tersebut, batu kojo tidak boleh jatuh, apabila terjatuh atlit harus memulai dari garis strat,
  • Setiap atlit diberi waktu 4 menit untuk menyelesaikan seluruh raangkain lomba
  • Pemenang ditentukan oleh jumlah waktu tercepat (dari 2 atlit) dalam menyelesaikan rangkaian lomba.

Badminton Tektok
Ketentuan Khusus :
  • Setiap regu terdiri dari 3 (tiga) dobel
  • Lapangan pertandinan berukuran 5m x 8m dengan net terbentang tinggi batas atas 2m, lebar net 110m, ditengah tidak ada garis pemisah, net terbuat dari kain, sehingga antara regu yang sedang bertanding tidak dapat saling melihat lawan,
  • Hitungan point sesuai dengan peraturan internasional bulutangkis dengan game 21
  • Setiap regu dapat menentukan urutan pasangan yang akan diturunkan terlebih dahulu,
  • Regu pemenang akan ditentukan oleh jumlah kemenangan dari dobel yang diturunkan (skor 30 atau 2 - 1)
Bagi sohib yang tertarik melaksanakan pertandingan tradisional ini dikampungnya silahkan komentar atau hubungi saya untuk dijadikan wasit (bayarannya murah ko!...hehe)

[]Semoga berguna.                                             
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger