DESA CILEMBU

Temukan Tuhan Melalui Pelayan-NYA

Temukan Tuhan Melalui Pelayan-Pelayan-NYA ~ Pada saat menikahi pacar, yang sekarang sudah jadi ibunya anak-anak, mas kawin yang diberikan selain seperangkat alat sholat dan bla.bla.bla... terselip salah satunya sebuah buku dengan judul "Yang mengenal dirinya Yang Mengenal Tuhannya" Aforisme-Aforisme Sufistik Jalauddin Rumi mahakarya Jalaluddin Rumi.{pustaka hidayah}

Bagus juga kalau kita kutip sedikit artikel dalam buku yang bagus ini(hal. 330-331) diblog desa sebagai ilmu dan bahan renungan bersama, khususnya untuk memupuk kembali cinta yang sudah berjalan 8 tahun...biar tetap subur.
Temukan Tuhan Melalui Pelayan-Pelayan-NYA
Penghuni neraka lebih berbahagia dineraka daripada mereka didunia ini karena didalam neraka mereka sadar pada Tuhan. Sedangkan didunia ini mereka tidak sadar. Tidak ada yang lebih manis daripada kesadaran pada Tuhan. Nalar didalam neraka merindukan dunia ini sedemikian rupa hingga mereka mampu melakukan sesuatu agar pada pengejawantahan rahmat, tidak karena dunia ini lebih menyenangkan daripada neraka, Kaum munafik ditempatkan pada lapis terendah neraka, karena meskipun iman ditawarkan pada mereka, berkenaan kuatnya ketidakimanan, mereka tidak melakukan apa-apa. Siksaannya, meski begitu, akan jadi cukup keras bagi mereka untuk bisa menyadari Tuhan. Kejahilan orang kafir tidak menawarkan iman. Karena ketidakimanannya  lemah, mereka akan jadi sadar dengan siksaan lebih sedikit.
Itu seperti sepasang celana berkuda dan karpet yang telah berdebu: satu orang dapat mengibaskan celana berkuda dan celana itu menjadi bersih. Tetapi memerlukan empat orang untuk mengibaskan karpet dengan keras agar debu-debunya terbang.
Ketika penghuni neraka berkata, "Tuangkan kepada kami sejumlah air, atau penyegar itu yang telah Tuhan berikan kepadamu!" [QS.7:50]. 

Tuhan melarang mereka untuk menginginkan makanan dan minuman. Yang mereka maksudkan adalah, "Tuangkan kepada kami yang telah engkau miliki dan yang menyinari dirimu!". 
Al'Quran itu bagaikan pengantin perempuan, meskipun engkau menarik kesamping jilbabnya, dia tidak akan memperlihatkan wajahnya kepadamu. Nalar yang engkau miliki tidak mengenakan,  atau penemuan hasil belajarmu tidak mencukupi untuk dapat menarik jilbab penutupnya.
Dia menipumu dan memperlihatkan dirinya kepadamu sebagai gadis buruk, seolah dia berkata, "Aku bukan kecantikan itu," Ia memungkinkan untuk memperlihatkan wajah manapun yang diinginkan.
Pada sisi lain, apabila merenggut jilbab itu, tetapi engkau menyetujuinya, beri air pada lapang tumbuhnya, layani dia dari kejauhan dan cobalah melakukan apa-apa yang menyenangkannya tanpa harus menarik jilbabnya.
Dia akan memperlihatkan wajahnya kepadamu. Carilah orang-orang Tuhan, masuk diantara pelayanku, dan masukilah surgaku! [QS. 89 : 29-30]
Tuhan tidak berbicara kepada setiap orang, sebagaimana raja didunia ini tidak berbicara kepada setiap penenun. Mereka mengangkat perdana menteri dan wakil yang melalui mereka orang-orang dapat mencapai raja. Maka demikian halnya Tuhan. Dia telah memilih pelayan tertentu hingga siapa pun yang mencari Tuhan dapat menemukan Dia melalui pelayan-NYA. Seluruh nabi telah datang dengan satu alasan bahwa mereka bahwa adalah jalan menuju Tuhan.

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger