DESA CILEMBU

Selamat Tinggal Ayah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

SELAMAT TINGGAL AYAH (Korban Xenia)



Ayah

terimakasih telah mengajakku ke Monas

aku belum pernah lihat Monas

... senang sekali hatiku diajak ayah melihat Monas


Pagi itu aku digendong ibu

kita jalan bersama ayah, nenek dan bibi

pagi yang indah

cuaca pun cerah

kita berjalan bersama menuju Monas

Kita semua bahagia

jarang sekali kita bisa jalan-jalan seperti ini

ayah sibuk mencari nafkah

aku sudah lama rindu ayah

Ayah

tiba-tiba kita lihat mobil hitam itu

melayang dari depan

menggelinding menimpa kakak-kakak itu

lalu menimpa kita semua

aku pun terpental

terlepas dari pelukan ibu

Ayah

maafkan aku mendahuluimu

aku masih sangat ingin bersamamu

ingin bermain denganmu

ingin berlama-lama dalam pelukanmu

tapi Allah lebih menyayangiku

Allah menginginkanku pulang...

Ayah

terimakasih sudah berusaha keras menyelamatkanku

terimakasih sudah mencoba memberiku minum

terimakasih sudah memelukku dan menciumku

aku sayang ayah sampai kapanpun

Ayah

kita akan berjumpa kembali

 di alam yang jauh lebih baik daripada alam dunia
______________________________________________________________


Post ini didedikasikan untuk para korban 
Kecelakaan 'Tugu Tani"

[sumber]
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

14 komentar

mengarukan,,,,
*bari gi2sik ngusap cai mata,,*

Balas

nuah..berarti hatinya sudah terasah tuh kang...sensitif sih...wkwk

Balas

Puisi itu sudah saya sering baca, tapi setiap kali baca lagi rasanya masih tersentuh juga. Memang hebat yang membuat rangkaian katanya...

Balas

aries5758:betul kang, sayapun demikian, sampai akhirnya saya posting dengan tidak menghilangkan sumber dimana saya ambil, ini untuk kenang2an blog ini sekaligus untuk mengasah hati saya pribadi agar lebih peka terhdap hal2 yang menderitakan.
juga untuk mengingatkan saya untuk tidak memakai narkoba..hehehe
sehatlah untuk kita semua...sehat lahir dan sehat bathin...amin

Balas

Mengharu biru mas...semoga jadi pelajaran bagi setiap orang untuk selalu bersikap hati2...

Balas

Sangat mengharukan sekali bang...

Balas

Membacanya jadi merinding nih sob....
Semoga bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dalam berkendaraan di jalan raya

Balas

Kejadian kecelakaan di Tugu Tani termasuk kejadian yang menggenaskan...
Semuanya tentunya mempunyai hikmah hanya saja keterbatasan manusia sehingga kita tidak langsung mengetahui hikmah kejadin tersebut

Balas

Hafa nufus + ICAH BANJARMASIN + cardiacku + abufaras : terimakasih suportnya diblog n'deso yang loadnya berat ini, semoga kejadian ini tidak terulang terutama pada kita dan keluarga.
sehatlah untuk kita dan keluarga, sehat lahir dan sehat batin...amin

Balas

sy paling gak tahan ada musibah yang menimpa anak-anak pak kades, biasanya langsung saya pindah chanel, saya langsung ingat anak saya di kampung...
makasih sudah mengingatkan saya untuk segera pulang menengok anak saya...

Balas

tragis omm saya mah ngeri da lihat nage
nu nabrakna pereum kitonya

Balas

Semoga saja ini yang terakhir dari satu nama Kelalaian Manusia.
Nice share Kang,ane jadi sedih nieh membacanay,bulu punduk meuni ting sariuk.Maksih ya,happy blogging.

Balas

om tonny:salam ubi cilembu untuk putranya semoga sehat semua keluarga dirumah

Balas

@ kang hendry :..kemana wae atuh?belom beres sertifikasinya?
@ Raihan : untung bulu punuk coba mun bulu nu sanes..wkwkwk...sama kang komo liat gambar bpnya lagi ngasih nafas buatan..aduuuh..asa kasuat-suat tah

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger