DESA CILEMBU

Indonesia "Galau" (Kenaikan BBM)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Assalam'muallaiqum.Wr.Wb...Sampurasun...Rampes
Indonesia 'Galau" (kenaikan BBM /1 April 2012) ~ Arsip ini dibuat untuk mengenang detik-detik pengambilan keputusan rencana pemerintah menaikan harga BBM, per 31 Maret 2012 pada Rapat Paripurna di Gedung DPR-RI. Sementara sidang berlangsung, demonstrasi mahasiswa, buruh dan rakyat terjadi diseluruh penjuru kota besar, stasiun televisi, media massa lainnya tiada henti menyiarkan/memberitakan prilaku demontran dan aparat polisi saling dorong, bahkan saling lempar batu, yang kadang berlanjut merusak, kengerian peristiwa 1998 kembali terngiang dalam ingatan. Jangan Ya ALLAH...janganlah peristiwa itu terulang.

Jujur...secara pribadi, "Tidak suka BBM naik, tapi tidak senang melihat para demontran berprilaku anarkis dan mengganggu kegiatan orang lain", sungguh benar-benar sangat memprihatinkan melihatnya.
Salah satu bentuk keprihatinan tersebut tercermin dari status sohib-sohib cilembu di twiter atau di facebook (Ubi"oven' Cilembu), betapa...hendak dibawa kemana bangsa ini?
ini salah satu bentuk keprihatinan mereka :

Ngikutin sidang Paripurna DPR semalem, biasanya aqu langsung semangat menulis status utkmengkritisinya, tapi ternyata hati aqu tidak, 'coz hati aqu lebih cenderung bilang klo "DPR sudah sangat memalukan dan sangat mengecewakan rakyat..., sepertinya Indonesia sudah tak butuh DPR yg spt itu lagi saat ini...." Yang walkout sbg citra manusia tak tanggung jawab dalam memperjuangkan rakyat hingga detik akhir di persidangan rakyat..., atau yg pamer dgn gaya penolakan di 'persidangan rakyat" saat semua mata tertuju sebagai bukti opportunisme guna mencuri simpati rakyat utk pemilu 2014..., atau yg "gila sidang" dengan orientasi menang-kalah suara sebagai bukti gaya "pembingungan rakyat".... semuanya sama saja.... Budaya musyawarah yg agung dan citra masyarakan Indonesia yg elegan sudah lenyap dari wajah pimpinan dan wakil rakyat Indonesia saat ini... Dan rakyat, terutama mahasiswa, juga lebih suka "mengandalkan api yg adalah simbol neraka" yg identik dengan bakar-bakaran dan rusak-rusakan yg bukan hak dan bukan pula miliknya... bakar-bakaran spt yg terjadi dlm demo adalah kedzaliman yg nyata sangat dilarang dan dibenci agama... Indonesia benar-benar telah runtuh moral dan kehormatannya... Ke manakah kita akan kembali ???

Kian seru aja klo nonton OVI (Opera Van Indonesia).... 
1) Semua Ketum Partai (baca: semua partai) setuju penyesuaian harga BBM, tapi PKS (baca: KAMMI dan begitu juga sebaliknya) tetep ambigu, plus tetep ikut demo turun ke jalan serukan anti kenaikan BBM sambil mengecam dan menghujat pemerintah...(NB: semua udah org tahu klo KAMMI is PKS dan PKS is KAMMI)... Hehehe.... 
2) Penyesuaian BBM yg benar tuh seharusnya ya menurut atau menyesuaikan dengan kondisi Indonesia "BUKAN menyuesuaikan Internasional"..., 'coz kita kagak hidup di Amrik atau di negara Europe lainnya, tapi hidup di Indonesia yg terjajah ekonominya (NB: semua pengusaha partai dan pengikutnya layak diwajibkan training mendalam soal bahasa dan budaya Indonesia...,'coz mereka hidup di Indonesia tapi ngomongnya lari-lari ke luar negeri mulu tuh)... 
3) Semua partai (koalisi) setuju BBM naik, ini artinya pendemo sangat "salah besar plus salah kaprah plus kagak cerdas" klo nglakuin demo ditujukan tuq melawan pemerintah alias melawan kebijakan SBY-Budiono..., yg bener tuh ya melawan partai-partai yg setuju kenaikan... PADAHAL yg demo-demo itu mayoritas adalah para pengikut atau konstituen partai-partai yg setuju kenaikan... Hehehe... Lingkaran setan namanya nih... :-)


Semoga badai cepat berlalu dan berakhir dengan cantik[clb]
(copas : sohib)

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger