DESA CILEMBU

Rumah Terbelah Dua

Rumah Terbelah Dua ~ Cerita Cilembu kali ini, menyoal kegalauan hati melihat prilaku hidup warga masyarakat bawah yang hidup dalam kepapa'an, yang sedang dihadapkan pada kenyataan hidup dan harus berjuang menghadapi cobaan, ujian,dan atau takdir yang menimpa.
Siang itu, maksud hati ingin menikmati suasana perkampungan yang sejuk dengan pemandangan indah(wilayah cilembu dan sekitarnya memang berada diperbukitan gunung Kareumbi - Sumedang), terhenti oleh sesuatu yang membuat hati dan pikiran galau sampai saat ini, dan menjadi bahan renungan keluarga cilembu.
Rumah Terbelah Dua
Saat melewati sebuah desa tetangga(nama desanya dirahasiakan), sesaat tertegun, kemudian tersenyum sendiri,   sementara isi kepala menduga-duga, gerangan apa yang terjadi sampai rumah ini terbelah menjadi dua, yang tersisa hanya bagian belakang, kemanakah kepalanya?..."perasaan kemarin ng'ga ada gempa atau angin puting, kalaupun ada, masa terbelahnya rapih seperti hasil menggunting??"...gumamku.
Tanpa turun dari motor, kuambil Hp dan men-set ke mode kamera...cekrek...cekrek.
Tiba-tiba seorang ibu paruh baya sudah berada dibelakang ku, "Keur naon jang dipoto poto?"(untuk apa nak difoto-foto?) Tanpa menjawab pertanyaannya, cilembu malah balik bertanya, "punten ibu....ai eiu bumi teh naha tiasa kapotong kieu? siga nu'dihaja dipotongkeun?"(maaf bu...kenapa rumah ini bisa terpotong begini?seperti disengaja dipotong?)...Panjaaaang ibu separuh baya itu bercerita.....
Kesimpulan dari cerita ibu separuh baya itu, menurut analisa pribadi :
  1. Keimanan seluruh keluarga harus dibangun sejak dini,
  2. Keharmonisan antara keluarga(kakak, adik, dan ipar harus selalu dibina dan diperjuangkan bersama,
  3. Kemapanan ekonomi salah satu bagian penyebab hal seperti ini terjadi,
  4. Kejelasan secara tertulis hak waris harus diupayakan sejak awal.
Akibat yang ditimbulkan, masih menurut analisa pribadi :
  1. Terpecah belahnya jalinan keluarga,
  2. Anak-anak lah korban yang paling menderita,
  3. Tidak sehatlah "hati" yang terpatri pada seluruh keluarga,
  4. Rumah terbelah dua
Untuk bahan perenungan diri dalam menyelesaikan setiap persoalan keluarga.


Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger