DESA CILEMBU

Desa, Seperti Ikan Mati di Gendongan Kera.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
gbr
Assallam'muallaiqum.Wr.Wb...Sampurasun...Rampes.
Desa semestinya dilihat sebagai negara kecil yang memiliki penduduk dan organisasi pemerintahan yang kuat. Desa jangan dilihat sebagai kepanjangan tangan pemerintah.
Hal ini disampaikan Sutoro Eko Yunanto, peneliti Institute for Research and Empowerment (IRE), dalam diskusi terbatas "Menyambut Rancangan Undang-Undang tentang Desa" di kantor Kompas di Yogya, Sabtu
(5/5/12). 

Selain Sutoro, hadir sebagai panelis Otto Syamsuddin Iskak, dosen Universitas Syahkuala Banda Aceh; mantan Bupati Bantul, Idham Samawi; anggota Pansus RUU Desa DPR, Mestariyani Habie; dan Rooy John Salamony dari Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Dalam Negeri; serta Guru Besar IPDN Prof Sadu Wasistomo IPDN, dan Robert MZ Lawang, dosen Universitas Indonesia.
Hadir pula Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah dan Kepala Desa Terong, Dlingo, Bantul, Sudirman Alfian.
Sutoro mencontohkan, desa mempunyai kontribusi kepada masyarakatnya dan negara. Banyak desa secara mandiri menyediakan air bersih, mengembangkan ketahanan pangan, dan mengembangkan hutan rakyat secara mandiri. Sebaliknya, pemerintah melihat desa dengan sebelah mata. Dalam membangun desa, negara juga hanya melihat desa sebagai obyek yang dibanjiri proyek.
Namun, proyek hanya melemahkan organisasi masyarakat desa meskipun sekilas terlihat bermanfaat. Memperbaiki jalan desa yang rusak misalnya, cepat, dengan proyek, tetapi tidak menyerap kebutuhan desa sesungguhnya.
Akibatnya, kata Sutoro, mengutip pernyataan salah satu bupati di Papua, bantuan pemerintah kepada desa seperti metafora ikan terdampar yang mati di dalam gendongan kera.

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

8 komentar

hatur nuhun infona kang,sae gambarna di luhur tuh.he...he....

wilujeung weungi

Balas

iya,skala prioritas kadang terabaikan. tak hanya di DPR saja, bahkan di desa pun demikian ya. btw, saya jadi ingat saur sepuh saat ada sampurasun dan rampes, hehe

Balas

hehee...sami-sami kang, eta ku bageur ai akang ka sayah teh atuh.
wilujeng sehat.

Balas

syukur alhamdulillah salam khas urang sunda nya dapet atensi...
terimakasih tos mampir.
salam sehat dan sukses kang

Balas

narsis amat tuch photo

Balas

hehe....ngirit itu namanya kang...:o)

Balas

Pemerintahan desa adalah ujung tombak pembangunan suatu negara.
Pemerintah desa lebih tahu apa yang lebuh dibutuhkan masyarakatnya.

Balas

betul kang, banyak pembangunan didesa yang terbengkalai, tidak berkelanjutan, atau malah tidak mewujud, karena tidak melibatkan masyarakat setempat, untung ada pnpm jadi rada nyambung sekarang mah.
maturnuwun...
salam hangat selalu dari desa.

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger