DESA CILEMBU

Bekal Mati

Siapa yang sudah siap mati? tentu bagi manusia biasa seperti saya, jika adapertanyaan tersebut, jawabannya sangat pasti belum siap menghadapi kematian, karena teringat betapa selama menjalani kehidupan sebagai umat-Nya yang diperintahkan untuk menjadi khalifah bumi tidak sekalipun menyadari bahwa telah diberi perintah seperti itu oleh-Nya.
Untuk itu, perlu dan sangat wajib bagi kita manusia biasa ini berupaya untuk mengumpulkan bekal mati, agar jika betul-betul kematian tersebut mendatangi, jiwa dan hati telah dengan ikhlas menerima panggilany-Nya.
Bekal Mati


‎::::: BEKAL MATI :::::
Bagaimana dengan kita
bila kematian merenggut hidup kita
sementara kita masih merajut dosa
merenda maksiat
Bagaimana dengan kita
jika malaikat maut menjemput dengan paksa
sementara kita sedang di puncak gairah
bersama pasangan ilegal kita
Bagaimana dengan kita
kalau saja ajal datang tanpa kompromi
sementara kita sedang sakauw
dengan segenggam putauw
Bagaimana dengan kita
jika kematian membuyarkan semua harapan
sementara kita masih berjalan
dalam kegelapan tanpa arah
Bagaimana dengan kita
kalau ajal menghentikan kenikmatan hidup
sementara kita masih mengumbar kesombongan
dan masih alergi dengan kebenaran
Bagaimana dengan kita
ketika Allah mengambil nyawa kita
sementara kita tak pernah mengingat-Nya
bahkan terbiasa menantang-Nya
Bagaimana dengan kita
saat jasad ditinggal ruh
padahal kita masih betah menjahit kedengkian
sangat bernafsu menyebar hasad
Bagaimana dengan kita
ketika badan tanpa nyawa menuju ke liang kubur
padahal kita masih membenci kebenaran
bahkan bernafsu membungkam penyerunya
Bagaimana dengan kita
saat sang malakul maut mencabut nyawa
sementara bekal tak pernah kita miliki
hanya dosa yang menggunung
Bagaimana dengan kita
saat keranda jenasah kita
diusung diiringi tangisan keluarga
sementara yang kita miliki hanya segunung dosa
apa bekal kita?
haruskah menderita dalam kehidupan abadi?
Naudzubillahi min dzalik
sumber.gbr.google
Bekal Mati
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

19 komentar

sangat menyentuh kang, mengingatkan kita akan diri yang penuh dosa...haturnuhun

Balas

Penyajiannya sangat menarik.
Isinya sangat menyentuh hati.
Sangat bermanfaat untuk saling mengingatkan.
Support

Balas

setelah baca postingan ini, lalu bertanya pada hati, ternyata saya memang belum siap. ngeri sekaligus mengingatkan. makasih masukannya Kang..

Balas

bagaimana kita
kalau malaikat maut datang menjemput
tak dapat menghindar meski bersembuyi di lubang semut
mau gak mau ya harus ikut

Ya Allah...
Mari berbenah diri
Maut bisa datang kapan pun
tahun depan, bulan depan, besok, hari ini, bahkan mungkin detik ini
gak ada yang tahu

Nice posting Akang...

Balas

jd ionget dosa" yang pernah dilakukan sobbb

Balas

Sayahmah lebih setuju kalau "Apa bekal kehidupan kita kelak".

Kalo "bekal mati" sederhana untuk yg mati cuma butuh kain kafan ,,,

wilujeng ngeblog

Balas

bagaimana dengan kita yang sering dengki dan sombong padahal tak punya apa2, -_-" sebenarnya kita sering mendzalimi diri sendiri tetapi tidak sadar

Balas

asstaghpirullahaadzim,itulah yg bisa terungkap dari bibirku,tidak ada kata lainnya.

Balas

ngga tau nih tiba2 ko inget mati...:o)

Balas

amin, semoga sesuai harapan kita, btw..aslinya seniman gondrong ya kang?
salam sehat selalu

Balas

amin, semoga kita termasuk kepada mahlukNYA yang selalu jadi kesayangannya, hingga kita selalu siap dipanggilNYA kapan saja.
salam sehat selalu

Balas

kolo sudah inget, tinggal dihapus dikit-dikit...;o)
makasih silaturahminya.

Balas

alhamdulillah masih ada yang mengingatkan kita.
terima kasih sudah berbagi kang.

Balas

Astaghfirulloh................., semoga kita semua kelak berkesudahan dalam kondisi khusnul khotimah ya kang

Balas

setuju NF.
terimakasih silaturahminya...:o)

Balas

istigfar adalah salah satu obat hati kang...:o)

Balas

amiin..semoga manfaat.
salam sehat selalu y

Balas

amin..semoga demikian y kang.
tengkyu silaturahminya semoga jadi pahala.
salam sehat selalu

Balas

setiap yang bernyawa pasti aakan mati,semoga kematian kita kelak dalam keadaan khusnul khotimah aamiin

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger