DESA CILEMBU

3 Tingkatan Puasa

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Ubi Cilembu, Pada kesempatan ini, ijinkan admin(clb) dan keluarga mengucapkan "Maaf lahir bathin, bila selama blogwalking, ada kata dan kalimat rada mleset menyinggung hati sohib semua, baik sengaja ataupun tidak, itu semua karena saya sudah merasa dekat,...maafkanlah!! semoga puasa Ramadhan tahun ini lebih baik dan lebih khusyu lagi, sehingga kita mendapatkan keberkahan-NYA...amin".

3 Tingkatan Puasa  
Menurut para ulama yang dikutip dari berbagai sumber, ada 3 tingkatan puasa, yaitu :
  • Puasa Biasa, 
  • Khusus dan 
  • Puasa sangat khusus
3 Tingkatan Puasa
Puasa biasa ~ adalah menahan diri terhadap makan, minum dan hubungan biologis antara suami istri dalam jangka waktu tertentu.
Puasa khusus ~ adalah menjaga telinga, mata, lidah, tangan serta kaki dan juga anggota badan lainnya dari berbuat dosa.
Puasa yang sangat khusus ~ adalah puasa hati dengan mencegahnya dari memikirkan perkara perkara yang hina dan duniawi, yang ada hanyalah mengingat Allah swt. dan akhirat. Jenis puasa demikian dianggap batal bila sampai mengingat perkara perkara duniawi selain Allah dan tidak untuk akhirat.
Tingkatan Puasa yang ketiga ini adalah hanya dapat dicapai oleh para Rasul, para wali Allah dan mereka yang selalu berupaya mendekatkan diri kepada Nya. Tidaklah cukup dilukiskan dengan kata-kata, karena hal tersebut telah menjadi nyata dalam tindakan (aksi). Tujuan mereka hanyalah semata mata mengabdi (berdedikasi) kepada Allah swt, mengabaikan segala sesuatu selain Dia. Terkait dengan makna firman Allah swt, “Katakanlah, Allah! Kemudian biarkanlah mereka bermain main dalam kesesatannya.” (Q s. 6: 91).

Syarat Batin Menjalankan Puasa
Puasa khusus adalah jenis ibadah yang diamalkan sebagaimana oleh orang orang saleh. Puasa ini bermakna menjaga seluruh organ tubuh manusia agar tidak melakukan dosa dan harus pula memenuhi keenam syaratnya:
  1. Tidak Melihat Apa yang Dibenci Allah Swt.
  2. Menjaga Ucapan
  3. Menjaga Pendengaran
  4. Menjaga Sikap Perilaku
  5. Menghindari Makan Berlebihan.
  6. Menuju kepada Allah Swt. dengan Rasa Takut dan Pengharapan
Kapan pun manusia dikuasai oleh hawa nafsunya, maka ia akan terjatuh dalam tingkatan yang terendah, sehingga tidak ada tempat lagi selain bersama hewan. Kapan pun ia mampu mengatasinya, maka ia akan terangkat ke tingkatan para malaikat. Malaikat adalah makhluk yang paling dekat dengan Allah swt, karenanya malaikat pun menjadi contoh bagi makhluk yang ingin dekat dengan Allah. Tentu dengan segala ibadah akan menjadikan diri semakin dekat dengan Nya. Hanya saja bukan dalam pengertian dekat dalam dimensi ruang, tetapi lebih pada kedekatan sifat.

Dan kalaulah demikian, lalu apa makna Hadis Nabi saw. yang berbunyi, “Betapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapat sesuatu selain lapar dan dahaga?”
Semoga 3 Tingkatan Puasa ini berguna
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger