DESA CILEMBU

Desa Cilembu di Zona '80

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Assalam'muallaiqum.Wr.Wb...Sampurasun...Rampes.
Desa Cilembu, Selasa(28/8) Zona '80  di MetroTV ~ Lagi Turnamen Bilyard Online di fb kalah mulu...Bete dah...iseng stel MetroTV...Ups?! Harvey dan Utha lagi perfome di Zona '80 yang di bawain SYS NS yang disiarkan lewat tengah malam, acaranyapun ulangan, tapi bukan soal,.... lagu-lagu yang dibawain kedua penyanyi idola itulah yang penting, dengerin lagu-lagunya seolah kita dibawa kembali kepada masa-masa kejayaan sebagai pemuda idaman...;O)   (---sambil senyum2 sendiri---ngaku2 jadi pemuda idaman...?!)
Sebagai tanda rasa shalut sekaligus jempol dua untuk Harvey dan Utha (alm), karena sudah membawaku menjadi muda kembali, ijinkan me-review keduanya :
Utha Likumahuwa

oa Putra Ebal Johan Likumahuwa atau yang dikenal dengan nama Utha Likumahuwa (lahir di AmbonMaluku1 Agustus 1955 – meninggal diJakarta13 September 2011 pada umur 56 tahun) adalah seorang penyanyi Indonesia asal Ambon.
Utha menikah dengan Debbi Farida Likumahuwa dan dikaruniai dua anak, Inne Likumahuwa dan Abraham Likumahuwa. Setelah lama malang melintang di dunia hiburan, Utha sekarang lebih banyak aktif dalam dunia pelayanan rohani.
Utha adalah paman dari Barry Likumahuwa dan adik dari Benny Likumahuwa.
Pada tanggal 21 Juni 2006, Utha dan penyanyi jazz lainnya mengadakan konser di Kediri, Jawa Timur, untuk membantu para korban gempa diYogyakarta dan Jawa Tengah.
Prestasi

1989 - Penampilan terbaik kedua pada ASEAN Pop Song Festival 1989 di Manila, lagu Sesaat Kau Hadir karya cipta Budi Bachtiar dan Aldino menjadi lagu terbaik pertama di Festival tersebut. Lagu ini kemudian diterjemahkan menjadi bahasa Tagalog dan dinyanyikan oleh penyanyi Filipina Gino Padilla pada tahun 1991(dipopulerkan kembali oleh Ronnie Liang pada tahun 2007) dengan judul Gusto Kita

  • 1989 - Juara 2 Asia Pacific Singing Contest di Hongkong
  • 1990 - juara 2 Asia Pacific Broadcasting Union/ABU Golden Kite World Song Festival di Kuala Lumpur duet bersama Trie Utami dengan lagu Mungkinkah Terjadi karya cipta Jorgy Thito

Menderita stroke

Utha mendapat serangan stroke pada berkunjung ke rumah saudaranya di Pekanbaru pada bulan Juni 2011.
Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata Utha diketahui juga mengidap diabetes dan gangguan jantung. Berdasarkan diagnosis dokter, otaknyamengalami penyumbatan pembuluh darah, yang memicu stroke. Setelah serangan tersebut, tubuh bagian kanan Utha tidak berfungsi alias lumpuh.
Pada 13 September 2011, Utha meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Utha dimakamkan pada 14 September 2011 di TPU Cipaku, Kota Bogor, Jawa Barat.

Diskografi

Album

  • 1982 - Nada Dan Apresiasi
  • 1982 - Dengarlah Suara Kami
  • 1983 - Bersatu Dalam Damai
  • 1985 - Aku Pasti Datang
  • 1986 - Aku Tetap Cinta
  • 1987 - Dansa suka - suka
  • 1988 - Puncak Asmara
  • 1990 - Untuk Apa Lagi
  • 1991 - Masih Ada Waktu
  • 1992 - Classic
  • 1996 - Tak Sanggup Lagi

Kompilasi

  • 1994 - Kuingin : The Best Of
  • 2007 - Koleksi Klasik

Lain Lain

  • 1981 - Menyanyikan lagu "TEMBANG PRIBUMI" karya Christ Kayhatu, Yongky A. dalam Lomba Cipta Lagu Remaja 1981
  • 1984 - Menyanyikan lagu "BIRU SELINTAS RINDU" dalam album Festival Lagu Populer Indonesia 1984
  • 1985 - Menyanyikan lagu "ANAK-ANAK TERANG", "PERDAMAIAN" dalam album Suara Persaudaraan
  • 1986 - Menyanyikan lagu "AKIRA" dalam album Dodo Zakaria - Mallisa
  • 1987 - Menyanyikan lagu "BERI SETENGAH SAJA", "TANAMOER DISCO", "KARUNIA" dalam album Oddie Agam - Beri 1/2 Saja
  • 1987 - Menyanyikan lagu "DANSA SUKA SUKA" dalam album Sepuluh Bintang Khatulistiwa
  • 1987 - Menyanyikan lagu "SESAAT KAU HADIR" dalam album Festival Lagu Populer Indonesia 1987
  • 1989 - Menyanyikan lagu "BIAS WARNA" dalam album Festival Lagu Populer Indonesia 1989
  • 1989 - Menyanyikan lagu "SEJUTA MIMPI" dalam album Dasa Tembang Tercantik LCLR Prambors 1988/1989
  • 1989 - Album Titi DJ & Indra Lesmana "Dunia Boleh Tertawa lagu "Ingin Jumpa" karya Rezky Ichwan & Ferina duet bersama Vonny Sumlang
  • 1997 - Menyanyikan lagu "BERSATU DALAM DAMAI" dalam album Melody Memory Th 70an

Harvey Benjamin Malaihollo 
Harvey Benjamin Malaihollo (lahir di Jakarta, 3 Mei 1962; umur 50 tahun) merupakan seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia.
Harvey adalah anak seorang pelaut dan ibunya adalah seorang penyanyi berkumpulan Titaley Sisters. Ketika kecil, beliau sudah didedahkan dengan muzik jazz dan pernah menyanyi bersama ibunya, Maudy Titaley. Ayahnya, Daniel Benjamin Malaihollo pula selalu memberi dorongan dengan menghadiahkan kaset dan LP (piring hitam) penyanyi terkenal seperti Frank Sinatra dan Michael Jackson.
Suara dan cara nyanyian Harvey dikatakan ada sedikit persamaan dengan mendiang Broery Marantika namun dia akhirnya berjaya membentuk imej sendiri dengan imej kumis yang tebal. Malah kumis itu dianggap membawa tuah kerana ia sudah menjadi trademark beliau.

Awal karier
Sekitar tahun 1970-an, Harvey mulai kariernya dengan rekaman album. Ia lebih popular dan dikenali menerusi The Big Five di kalangan pemusik dan karyawan Indonesia. Sementara itu, pada awal kemunculan, Harvey terpaksa bersaing dengan Broery Marantika, Mergie Segers, Trio Bimbo, Dedy Damhudi dan Anna Mantovani.
Tanpa diduga, selapas 10 tahun berjuang dan bersabar, Harvey mula popular sekitar 1980-an. Sebagai ganjaran, tanpa diduga, beliau menggondol juara Bintang Radio & TV anjuran Batik Iran Tirta.

Kehidupan Pribadi

Kini Harvey sibuk sebagai usahawan dan selain itu masih menyempatkan mengadakan konsert dan showcase bersama bintang ternama seperti Krisdayanti dan Ruth Sahanaya.

Harvey pernah digosipkan bercinta dengan artis seperti Rafika Duri dan Andi Meriem Matalatta.
Pun begitu, ayah kepada dua putra, Joshua Benjamin dan Benjamin Joshua bahagia bersama isteri yang juga pengurusnya, Lolita. Putera sulung, Joshua lebih selesai menjadi pemain olahraga sementara Benjamin pula masih lagi menuntut di sekolah.

Diskografi

Solo

  • Vol 1 - 1977
  • Sudah Kubilang
  • Coklat Susu
  • Senja Dibatas Kota
  • Taragak - 1986 - Pop Minang
  • Aku Begini Kau Begitu - 1989
  • Mau Tak Mau - 1989
  • Kugapai Hari Esok
  • Pengertian - 1993
  • Hidup Yang Sepi
  • Tetaplah Bersamaku - 1996
  • Begitulah Cinta

Duet

  • Bagian1 - 1985 - bersama Ireng Maulana
  • Volume 2 - bersama Ireng Maulana
  • Merah Biru Bossanova - bersama Ireng Maulana
  • Volume 1 - 1977 - bersama Rafika Duri
  • Volume 3 - 1978 - bersama Rafika Duri
  • Rafika & Harvey - bersama Rafika Duri
  • Titian Karier - 1983 - bersama Rafika Duri
  • Cinta Dan Kedamaian bersama Tina
  • Gempita dalam Nada - bersama Elfa Secioria
  • Old And New - bersama Bram Titaley

Kompilasi

Reflections Of Harvey Malaihollo - Greatest Hits 1987 - 2007




  • Cilembu Zona 80
    cover album Volume 2
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Senja Dibatas Kota
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Coklat Susu
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Gempita dalam Nada
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Begitulah Cinta
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Volume 1
  •  
  • cover album Kugapai Hari Esok
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Merah Biru Bossanova
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Sudah Kubilang

  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Old And New
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Pengertian
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Vol 1

  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Tetaplah Bersamaku

  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover albumHidup Yang Sepi
  •  
  • Cilembu Zona 80
    cover album Rafika & Harvey
  •  
    Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
    Print PDF
    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »
    Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger