DESA CILEMBU

Keajaiban Sedekah

Desa Cilembu, Artikel Keajaiban Sedekah ini sebetulnya sudah ada dalam draft beberapa hari yang lalu, tepatnya dua hari setelah Nomor Rekening KPK dirilis oleh m'ba diniez, menyinggung soal sedekah ada beberapa yang sudah publish diblog ini setahun yang lalu (silahkan  dilihat disini).
Sedekah yang dimaksudkan kali ini berbeda dengan artikel sebelumnya(kalau sama...ngga seru dong), sedekah yang dimaksud, beneran dirasakan ajaib dan sangat luar biasa, ternyata bener banget apa apa yang suka diucapkan Ustad Yusuf Mansyur diacara televisi yang di host in oleh beliau, beberapa diantaranya : 
  • banyakin sedekah, kalau pengen rezeki kita nambah"
  • jangan pernah takut kekurangan kalau kita rajin bersedekah"
  • dan banyak lagi ucapan kang Ustad Yusuf Mansyur yang baru terakhir ini ngena banget dihati.
sebelum sebelumnya, ucapan itu lewat begitu azh, sepertinya kalimat biasa biasa dan ngga pernah dimaknai dalem dalem. Cuman peristiwa yang kemarin dialami secara langsung(live) membuat kami tertegun dan takjub sambil sujud syukur kehariat-NYA, berulang kali kami mengucapkan "Subhanallah" dan "Alhamdulillah", bagaimana ngga, saat saat genting dan kita ngga siap menghadapinya ("ngga siap"....menurut analisa logika manusia), tiba tiba dan tanpa diduga sedikitpun keajaiban itu dateng.
Keajaiban Sedekah, KPK
Tulisan diatas tak kopas ulang, untuk menjelaskan apa yang saya sebut "Keajaiban Sedekah"
"baru beberapa hari berselang, kami kebingungan, deadline tagihan bank'ku sisa 2 hari, saat itu kebetulan dompet kosong mlompong bolong(bokek)...Alhamdulillah sehari sebelum pintu digedor debkolektor, sore harinya ada orderan Ubi Cilembi ke Bali sebanyak 1 ton, dan hari itu pula transfer dari bali masuk....kami sampe tertegun...subhanallah...kemarin saya baru transfer ke rekening KPK sangat kecil, tapi itulah imbasnya...sungguh ALLAH MAHA BESAR kang".

Ini adalah komentar saya di Blog of Hariyanto mengomentari tentang Memancing rezeki dengan sedekah. Sampe disini, sudah mudeng belum dengan apa yang saya maksudkan?..... kalau sudah mudeng, artinya sohib termasuk kategori cerdas, bila demikian.....cukuplah kiranya sohib baca artikelnya sampe disini saja......silahkan lanjutkan kekolom komentar.
Bila belum mudeng atau malah tambah bingung, karena emang isi kepalanya sedang lemot seperti modem saya.....TERPAKSA, sohib harus melanjutkan bacanya sampe tuntas.
Begini cerita lengkapnya:
Sehari setelah Nomor Rekening BRI KPK dirilis oleh m'ba Diniez, pada hari tersebut, kebetulan ada transaksi diBRI, sekalian saya tes no.Rekening KPK....ngga besar dan mungkin ngga berarti apa apa, tapi segitulah kemampuan ikhlasnya(semoga).
Dua hari berikutnya.
ibu'na ngingetin kalau deadline tagihan Bank yang lain(bukan BRI) sisa waktunya besok pagi wajib dibayar, kecuali kalau kepingin di silaturahmi'i oleh debkolektor yang tinggi besar, item item, gagah perkasa, tapi sama sekali ngga ganteng....

Terjadilah dialog imajiner (nyontek istilah kang zach)
"waduuuh...he'euh euy...poho sayah"...menggrutu dalam hati.
(langsung SMS Banking, ng'cek saldo yang ada, aaiiih...ternyata kosong mlongpongbolong euy....bingung dan galau melanda, tapi tetep kalm, tidak panik, tetap ceria dan selalu pedengga abis abis).
"Cinta(panggilan mesra kalau ada maunya)....pagi ini duha ngga?"...ujarku dengan lemah lembut penuh kasih sayang dan tidak lupa sedikit genit.
"Alhamdulillah, ayah sendiri?"...tanya si cinta. (kalau ditanya duha, beneran suwer, pasti langsung konek sama Agrie putra kebanggaannya sidiah, sepupu saya....halaaaah (tengkyu y grie).
"siip lah kalau gituh"....ujarku kemudian, tanpa menjawab pertanyaan si cinta.

Sesaat setelah dialog diatas(kebetulan sedang duduk diteras) saya langsung berdo'a (lebih tepatnya berdialog)pake bahasa Bekasi dengan Gusti Allah SWT.
"Ya Allah ya robb...Engkau pasti ta'u apa yang sedang kami hadapi saat ini, tolonglah kami ya Allah, Engkau maha kasih dan maha besar, sangatlah mudah bagi-MU, bila Engkau menghendaki apapun atas kami hari ini".

"Lanjutkan acara masaknya, bikin sambelnya jangan terlalu pedes, jangan kaya kemaren, pedes banget teu elemelem seuhah kabinabina....dan teruslah berdo'a"........#berupaya menenangkan si cinta

Tepat setelah kumandang adzan dzuhur berakhir, ringtone Hp. si cinta bunyi, telpon masuk dari Bali, order Ubi Cilembu 1 ton minta dikirim lusa dan meminta untuk ng'cek rekening, transfer sudah dilakukan beberapa saat kemudian.
Subhanallah...Allahuakbar...Kekuatan dhuha, do'a dan keyakinan (Insyaallah) berbuah menjadi sebuah 'Keajaiban Sedekah", Sungguh sangat mudah bagi-NYA atas apapun yang dikehendaki-NYA.

Disimpulkan :
dengan bersedekah(sekecil dan setidak berartinya menurut hitungan nominal) dengan "ikhlas"(sekemampuan rasa ikhlas kita sebagai manusia biasa) berbuah keajaiban yang sungguh luar biasa. Saya sebut Keajaiban karena terjadinya begitu cepat, tidak terduga, dan datang pada saat kita benar benar sangat membutuhkannya.

Do'aku :
"Ya Allah janganlah Engkau jadikan artikel ini sebuah kesombongan bagiku, niatku hanyalah ingin berbagi kepada sohib blogger yang sering bersilaturahmi kesini...semoga pengalamanku ini jadi inspirasi dan penyemangat kita bersama untuk tidak ragu bersedekah. Dan masukkanlah kami semua termasuk kepada orang orang yang ikhlas(sekemampuan rasa ikhlas kami sebagai manusia biasa), dan jadikanlah kami termasuk kepada hambamu yang selalu menjadi kesayangan-MU dan seluruh mahluk-MU
Keajaiban Sedekah.....aaaaaaammiiiiiin".

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger