logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

PEMBUATAN TEPUNG KOMPOSIT JALEJO

www.desacilembu.com
PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL
Jalejo adalah tepung komposit terdiri dari jagung, kedele dan kacang ijo dengan perbandingan 2 bagian tepung jagung, 1 bagian tepung kedelai dan 1 bagian tepung kacang hijau. Tepung jalejo dapat dicampur dengan jenis tepung lainnya yaitu tepung terigu, tepung beras, tepung ubi, atau  tepung  singkong . Penambahan tepung jalejo pada jenis tepung lainnya dengan tujuan untuk  menambah nilai gizi dari tepung tersebut, terutama peningkatan kadar protein yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan pada balita.
Seperti halnya produk pertanian lainnya, setelah dipanen daya simpannya singkat. dengan mengolahnya menjadi tepung maka selain untuk memperpanjang daya simpan juga untuk penganekaragaman pangan dan peningkatan nilai gizi.  Tepung jalejo dapat  dikonsumsi  baik oleh balita maupun manula,  dapat diolah menjadi pangan pokok (bubur dan mi)  maupun campuran dalam pembuatan aneka olahan kue (cake, roti, kue kering, pancake, lapis, kue lumpur dan lain-lain)
PEMBUATAN TEPUNG KOMPOSIT JALEJO
Karena berkaitan dengan produk pangan maka dalam mengolah tepung jalejo  perlu diperhatikan berbagai hal terutama tentang keamanan pangan dan mutu hasil olahannya. Melalui penerapan system manajemen mutu diharapkan  mutu hasil olahannya mempunyai mutu yang baik sesuai dengan standar mutu yang telah dibuat  dan dapat diterima oleh pasar.
  
II.  TUJUAN
Tujuan dari Pengembangan Pangan Lokal adalah  untuk menghasilkan pangan lokal yang berasal dari  tepung jalejo yang memenuhi standar mutu yang konsisten serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha pengolahan jalejo

III. PROSEDUR
Dalam  mengolah pangan lokal yang berasal dari tepung jalejo perlu diperhatikan tahapan-tahapan yang harus dilakukan agar hasil olahan yang dihasilkan mempunyai mutu yang diharapkan.
Tahapan pengolahan tepung jalejo meliputi :
  1. Persiapan  peralatan yang digunakan
  2. Persiapan bahan baku yang digunakan
  3. Proses pembuatan  tepung jalejo
  4. Proses pengemasan dan penyimpanan
Persiapan peralatan  yang digunakan
Peralatan yang digunakan pada pembuatan tepung jalejo adalah sebagai berikut
  1. Baskom tempat bahan yang akan digunakan  (jagung, kedelai dan kacang hijau)
  2. Ember tempat menampung air bersih dan merendam bahan yang akan digunakan
  3. Saringan dari bambu/saringan plastik untuk meniriskan bahan yang akan digunakan
  4. Tambir/tampah atau terpal, diperlukan untuk menjemur bahan yang akan digunakan
  5. Alat penyangrai untuk menyangrai produk yang akan dibuat tepung
  6. Alat penepung/penggiling diperlukan sebagai alat untuk menghancurkan bahan menjadi tepung.
  7. Ayakan sebagai alat untuk menyaring/mengayak hasil tepung jalejo agar menghasilkan tepung jalejo yang baik, halus dan berkualitas..
  8. Sealer untuk menutup plastik kemasan produk tepung jalejo
  9. Timbangan untuk menimbang  bahan baku  yang akan dibuat menjadi  tepung jalejo dan menimbang produk tepung jalejo sebelum dikemas.
Persiapan peralatan
  1. Peralatan yang  digunakan harus dicuci terlebih dahulu menggunakan air bersih
  2. Setelah dicuci semua peralatan dikeringkan dengan cara dilap menggunakan serbet yang bersih
Persiapan bahan baku
Bahan baku pada pembuatan tepung jalejo adalah jagung kering , kedelai kering dan kacang hijau kering yang telah dikupas kulitnya.
AJagung
  1. Bahan baku jagung  yang akan digunakan pada pembuatan tepung jalejo disortasi untuk menghilangkan kotoran yang tercampur
  2. Jagung setelah disortasi dicuci dan direndam dengan air bersih untuk memisahkan bahan  yang mengapung.
  3. Jagung yang mengapung dibuang, dan yang tenggelam setelah dicuci bersih ditiriskan kemudian dijemur diatas terpal atau tampah  sampai kering
  4. Setelah kering, jagung   kemudian disangrai untuk mengurangi kandungan  kadar air
  5. Dalam jumlah kecil penyangraian menggunakan wajan  sedangkan  dalam jumlah besar (10-15 kg ) penyangraian dilakukan menggunakan alat  penyangrai. Suhu alat penyangrai diatur pada suhu 70oC., lama penyangraian tergantung jumlah bahan yang disangrai. Lamanya penyangraian  kurang lebih 1-2 jam.
  6. Penyangraian dihentikan setelah aroma harum muncul  atau uap air yang  keluar mulai berkurang.
  7. Setelah dingin jagung   yang telah disangrai dimasukan kedalam alat penepung
  8. Tepung yang dihasilkan   kemudian diayak, disimpan  dalam wadah yang bersih.
B. Kedele
  1. Kedele yang akan digunakan  disortasi untuk menghilangkan kotoran  yang tercampur
  2.  Masukan kedele kedalam alat  pengupas kulit
  3. Kulit yang terkelupas dibuang 
  4. Kedele yang bebas dari kulit  kemudian disangrai. Penyangraian menggunakan alat penyangrai.Penyangraian dilakukan pada suhu  70oC. dan lama penyangraian tergantung banyak sedikitnya kedelai yang disangrai, kurang lebih 1- 2 jam.
  5. Penyangraian dihentikan setelah aroma harum timbul atau uap air yang keluar mulai berkurang.
  6. Setelah dingin  kedele yang telah disangrai dimasukan kedalam alat penepung
  7. Tepung  kedelai yang dihasilkan diayak  kemudian disimpan dalam wadah yang bersih. 
C.  Kacang hijau
  1. Kacang hijau  yang telah dikupas kulitnya  disortasi untuk menghilangkan kotoran yang tercampur.
  2. Kacang hijau  yang sudah disortasi kemudian dimasukan kedalam alat penyangrai.Penyangraian dilakukan pada suhu 70oC.  dengan lama penyangraian kurang lebih 1-2 jam.
  3. Setelah dingin  kacang hijau dimasukan kedalam alat penepung 
  4. Tepung  kacang hijau yang dihasilkan  kemudian diayak dan disimpan dalam wadah yang bersih.
Cara penggunaan alat penyangrai kapasitas 15 kg
  1.  Masukan kacang hijau, jagung dan kedelai  kedalam alat penyangrai
  2. Nyalakan kompor 
  3. Atur suhu 70oC dengan cara memutar tombol sampai  penunjuk mengarah ke angka 70oC
  4. Nyalakan tombol penggerak putaran penyangraian
  5. Setelah aroma harum muncul dan uap air yang terbentuk berkurang penyangraian dihentikan.
  6. Matikan kompor, matikan tombol pemutar alat penyangraKeluarkan bahan yang disangrai dari alat penyangrai, caranya dengan membuka pintu penutup
  7. Tampung bahan yang telah disangrai  dalam wadah yang bersih, dinginkan.

Tepung komposit jalejo dibuat dari campuran tepung jagung, kedelai dan kacang hijau, dengan perbandingan 2 bagian tepung jagung, 1 bagian tepung kedelai dan 1 bagian tepung kacang hijau.

Cara pembuatan tepung komposit jalejo:
  • Timbang 2  kg tepung jagung
  • Timbang 1 kg tepung kedelai
  • Timbang 1 kg tepung kacang hijau
  • Campur tepung kedele, kacang hijau dan tepung jagung. aduk sampai rata
Proses pengemasan dan penyimpanan

Yang perlu diperhatikan pada pengemasan tepung jalejo adalah memilih bahan kemasan yang sesuai. Kemasan yang digunakan tidak mencemari produk yang dikemas, kedap udara atau pori pori penyerapan air dari luar tidak mengganggu peningkatan kadar air pada tepung jalejo yang dikemas.Plastik untuk kemasan dipilih yang tebalnya 0,8 mm.

Cara pengemasan :
  • Masukan tepung komposit kedalam plastik tebal 0,8 mm sebanyak 1 kg
  • Tutup plastik menggunakan sealer
  • Usahakan plastik tertutup rapat
  • Pemberian label
  • Pemberian tanggal produksi
Penyimpanan
  1. Tempat penyimpanan harus bersih, bebas kontaminan, aman dari serangga, tidak bocor dan tidak lembab
  2. Letakkan tepung jalejo yang telah dikemas diatas rak atau kemas dalam kardus yang bersih.
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT :
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger