DESA CILEMBU

BANK SAMPAH

BANK SAMPAH, Desa Cilembu ~ Dalam rangka menjadikan SUMEDANG SENYUM MANIS(Sejahtera, NYunda, Madani, dan Agamis), Dinas kesehatan Kab. Sumedang, Kamis(22-23/08/2013) telah melaksanakan "Pelatihan Manajemen Pengolahan Sampah organik dan Anorganik Kegiatan Penyelenggaraan Penyehatan Lingkungan Dalam Rangka Percepatan Sumedang STBM 2013 Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang" Hotel Hegarmanah, Cimalaka - Sumedang, dihadiri oleh 20 Desa se-Sumedang, Desa Cilembu salah satunya.
Materi inti dari pelatihan adalah menejemen pengelolaan sampah rumah tangga yang dilakukan dengan membentuk Kelompok Masyarakat sebagai Pengelola "BANK SAMPAH".
BANK SAMPAH
Apa sih Bank Sampah?
BANK SAMPAH Adalah : Wadah/kelompok masyarakat yang menerima, mencatat dan mengelola sampah rumah tangga yang sudah dipilah menjadi, sampah kering, dan sampah basah dari warga yang sudah tercatat sebagai nasabah Bank Sampah tersebut. warga yang telah menjadi nasabah akan mendapatkan Nomor Rekening dan Buku Tabungan Sampah. Pada buku tabungan sampah nya tertera nilai rupiah atau nilai berat(Kg)(tergantung kesepakatan!!)sampah yang sudah mereka tabungkan di Bank Sampah tersebut. Sesuai dengan kesepakatan dan peraturan diantara Bank Sampah dan Nasabah itu sendiri, Tabungan Sampah yang tercatat didalam buku tabungan tersebut dapat ditarik/diambil dalam bentuk Rupiah(uang)
Pengelolaan Sampah Rumah tangga dengan membentuk Bank Sampah ini mengacu pada 
Tujuan Bank Sampah
Membiasakan warga agar tidak membuang sampah sembarangan, membiasakan warga untuk memilah antara sampah basah dan sampah kering dari awal mereka membuang sampah, dan menanamkan pola hidup bersih dengan mencoba mendaur ulang sampah secara mandiri.
BANK SAMPAH
Manfaat Yang diharapkan
Mengurangi timbunan sampah dilingkungan terkecil warga, menambah penghasilan tak terduga dari sampah rumah tangga, menciptakan linkungan yang bersih dan sehat dan menanamkan kesadaran betapa pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

Ketentuan Menjadi Nasabah Bank Sampah
  • Mengisi Formulir anggota Bank Sampah
  • Menyerahkan Foto copy KTP
  • Menyetorkan tabungan sampah yang sudah dipilah menjadi sampah basah dan sampah kering pada setiap jam kerja Bank Sampah
  • Nasabah akan mendapatkan bagi hasil dari keuntungan bersih Bank Sampah 15%(atau sesuai kesepakatan).
Rumus Bagi Hasil Nasabah :
Saldo Nasabah (akhir bulan : total saldo x keuntungan bersih bank x % nisbah seluruh nasabah)
Contoh :
  1. Saldo nasabah / bln Rp. 925,-, Total Saldo seluruh nasabah Rp. 235.530,-
  2. keuntungan bank/bln Rp. 124.870,-
  3. Nisbah bagi hasil 15% 
jadi :  925/235 x 124.870 x 15% = 74
maka jumlah saldo nasabah setelah ditambah dengan bagi hasil adalah Rp. 999,-
  1. Saldo nasabah per bulan Rp. 61.540 total saldo seluruh nasabah Rp. 235.530 keuntungan bank sampah/1 bln Rp. 124.870 nisbah bagi hasil 15% nasabah.
Jadi :  61.540/235.530 x 124.870 x 15% = 4.894
maka jumlah saldo nasabah setelah ditambah dengan bagi hasil adalah Rp. 66.434

Cat.
bagi hasil tidak selalu sama pada setiap bulannya, makin banyak sampah yang ditabung,makin banyak bagi hasil yang akan diperoleh nasabah pada setiap bulannya.

Pilih Jenis Tabungan yang disukai :

  • Tabungan Reguler, diambil sewaktu-waktu, minimal jangka waktu 1 bulan.
  • Tabungan Lebaran, diambil menjelang lebaran
  • Tabungan Sarana Sanitasi, dengan 5 pilar STBM, diambil tidak berupa uang, tetapi dalam bentuk sarana sanitasi sesuai dengan nilai tabungan.
Yuu...mari...mulai sekarang kita siapkan 2 tong sampah dirumah kita masing-masing, lalu kita pilah sampah rumah tangga kita menjadi dua jenis, sampah basah dan sampah kering...lalu tabungkan di BANK SAMPAH yang ada dilingkungan'mu.....SEKARANG!!!

dengan melakukannya sejak dini dan oleh KELUARGA kita TERLEBIH DULU, semoga kemudian menjadi VIRUS bagi seluruh warga dilingkungan kita.
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger