DESA CILEMBU

September 2013

September 2013 ~ Post ini sesungguhnya telah lama tersimpan sebagai draf, setiap hendak dipublish, ingatanku pada Bapak membuat mataku brebesmili, baru hari ini rada kuat untuk mempublishnya, tujuannya hanya untuk menjadi arsip dan kenang-kenangan pribadi.
September 2013 telah 17 hari kita lewati itu, merupakan bulan yang mampu membuat saya meneteskan air mata, serta membuat hati dan perasaanku sesaat menjadi kosong.
Ceritanya :
Pada akhir bulan Agustus 2013, tiba-tiba niatku untuk pulang ke rumah orang tuaku di Bekasi begitu kuat, hingga saya ngga memperdulikan seberapa sibuknya pekerjaan yang jadi tanggungjawabku pada tiap awal bulan, hati, perasaan dan pikiranku malah kepengen banget pada hari sabtu(7 September/hari kelahiranku) bisa ngobrol dan berdekatan dengan Ibu, khususnya dengan Bapak....(tiba-tiba saat itu saya begitu sangat rindu pada Bapak)
September 2013
Seumur hidupku baru kali ini punya keinginan pada hari kelahiranku bisa ngobrol, diskusi , dan mendengarkan nasehat-nasehat dari beliau seperti yang biasa kami lakukan bila bertemu, padahal saya adalah termasuk orang yang ngga pernah merayakan secara khusus hari ulang tahunku sendiri, bahkan cenderung ngga suka dengan perayaan ulang tahun, sebab itu, sering banget hari dan tanggal Ulang Tahun anak-anak dan istriku, sering lupa....
Kamis(5/09/2013) pukul 16.00 saya duduk didekat meja kerja tempat dimana setiap saat Bapak duduk, nasehat dan wejangan serta diskusi tentang hidup dan kehidupan berlangsung seru, bahkan sesekali nada khas Bapak kalau sedang berdiskusi muncul, bahkan bisa dibilang memanas, sampe ibuku menengahi, agar obrolan kita lebih nyelow...bagiku disitulah letak keseruan dan rasa kangenku ke Bapak, dan sudah biasa bila kita ngobrol/diskusi nada khas Bapak seperti itu.
Jum'at siang(6/09/2013) saya berpamitan hendak menuju Cilegon - Banten(rumah sepupu, karena ada niat untuk buka toko Ubi Cilembu ditokonya), saat berpamitan itulah saya sempat memeluk Bapak sambil berbisik : "Maafkan saya...saya sayang Bapak...Bapak harus jaga kesehatan selalu ya Pak!"...setelahnya Bapak hanya diam dan memandangi saya....

Karena rencana keCilegon malam hari, saya sempatkan untuk bersilaturahmi dengan teman-teman kecil dikampung, sekitar jam 17.15 saat dibonceng motor oleh salah satu temenku, terjadi kecelakaan, hasilnya bisa dilihat gambar diatas....rencana keCilegon malah berakhir dirumah sakit.
Tgl 6 malam, dan tgl. 7 dirumah sakit,dan tgl. 8 siang pulang kerumah bapak, tgl. 9/09/2013, saya putuskan untuk pulang keCilembu tanpa menunggu salah satu adikku yang berniat akan mengantarkanku..
Selama masa penyembuhan saya lebih banyak istirahat dan menikmati denyat denyutnya kepalaku yang terbentur aspal itu, ng'blog dan bw pun jarang saya lakukan.
Jum'at (27/09/2013) pukul 00.05 wib. mendapat telepon dari salah satu adikku, mengabarkan bahwa Bapak sudah Pergi meninggalkan kita semua pada jam 11.00 wib, "loh...Bapak kan sedang sehat?"...ujarku
"Makan malam jam 8 malem masih bersama dan masih becanda, sebelum meninggal, Bapak keluar kamar dan minum air putih lalu beranjak tidur, setelah beberapa saat, di bangunkan ibu untuk pindah tidurnya di tempat yang lebih nyaman, saat itulah baru diketahui kalau Bapak telah meninggalkan kita semua"....cerita adikku.
Sesaat setelah mendengar kabar itu, yang terlintas dalam benakku adalah "Bapak telah bahagia, dan apa yang dicita-citakannya tercapai", bahwa "bila saya meninggal, saya ngga mau merepotkan keluarga dan orang-orang yang hidup"........kalimat inilah yang sering diucapkan beliau, bahkan diulangi saat kami terakhir ngobrol (tgl. 5/09/2013...seperti yang diceritakan diatas). hal tersebutlah yang pertamakali terpikirkan, ngga ada tangis dan kesedihan, justru kenangan segala hal tentang Bapak seperti diputar kembali dalam ingatan.
Malam itu juga kami sekeluarga berangkat keBekasi, saya meneteskan air mata bila melihat ibu menangis, hati saya merasa yakin bahwa Bapak telah bahagia, entah batul entah salah apa yang terbersit dalam hati ini, wallahualam.......
tapi begitulah keyakinan hati saya sampai saat ini. kenapa begitu ?
  1. Bapak selalu bilang sudah siap jika sewaktu-waktu dipanggil Allah (usia sudah 70 thn)
  2. Bapak selalu menginginkan "bila saya meninggal, saya ngga mau merepotkan keluarga dan orang-orang yang hidup".
  3. Meninggalnya dalam kondisi sehat,
  4. Meninggalnya saat sedang tertidur
September 2013
Bapak Ir. H. Hendi Oesnadhie (alm)
Meninggal 27 September 2013 pada usia 70 thn
September 2013
Ibu dan Bapak Ciater 2011
Malam ini adalah hari ke 20 Bapak menghadap-NYA, semoga Iman, Islam, dan semua amal baik Bapak diterima-NYA dan menjadikan kemudahan dan kebahagiaan Bapak di sisi-NYA....dan semoga kami seluruh keluarga yang ditinggalkan, selalu menjadi keluarga yang selalu dicita-citakan Bapak..........aaaaaamiiiiiin

Mau baca(rangkuman) Buku/Tulisan karya Bapak-ku

September 2013 menjadi bulan yang...........(saya rada susah untuk menggambarkannya dengan kata-kata).........Dikesempatan ini ijinkan saya mengingatkan kembali kepada sohib blogger sedunia yang kedua orang tuanya masih ada/sehat, sayangi mereka sepenuh hati dan sempatkan waktumu sesaat untuk menjenguk mereka, walau hanya via telepon/Hp....bagi yang telah meninggal, jangan meremehkan dan tidak mengirimi do'a untuk almarhum setiap waktu, karena janji Allah itu PASTI.

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

49 komentar

itu gambar sapa mang?
keren euy.....:D

Balas

jadi ikut mrebes mili saya mang
dah 7 tahun saya tak jumpa kedua orang tua.....

Balas

Awal pertama kali saya mengetahui keberadaan ayahanda akang, pada saat saya membaca komentar di Web blognya Pak Ies. Saya sekaluarga turut berduka cita Kang, semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Nya, dan di ampuni segala dosa serta kesalahannya. Amiiiin........


Salam wisata

Balas

Hiheiheie iya betul betul

Balas

Saya sudah membaca semua tulisan di sini. Itulah rahasia UMUR hanya ALLAH SWT Yang MAHA TAHU. Kita tidak akan perah tau. Kami sekeluarga di Pontianak, Kalimantan Barat, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran oleh ALLAH SWT

Balas

Tetap September Ceria, mang
Setidaknya si bapa sudah bisa lepas dari siksaan dunia yang penuh ketidakpastian dan sudah bisa tenang di alam sana...

Eh itu muminya belum sembuh juga..?

Balas

saya ikutan mbrebes mili..hiks..........

Balas

masak sampai saat ini masih di mumi ?

Balas

saya mendoakan bapak kang hadi, semoga amal ibadah yang baik baik diterima Allah dan surga tempatnya.
al fatihah.

Balas

Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Tidak banyak orang tua yang merasa siap dipanggil Alloh Ta'ala. Ini menunjukkan bahwa Beliau telah memiliki bekal dengan sebaik-baiknya bekal keimanan dan ketaqwaan untuk kehidupan yang sebenar-benarnya kehidupan di akhirat. Semoga Alloh Ta'ala melimpahkan kemudahan dan kenikmatan di alam kubur dan di akhirat. Amiin

Balas

Semoga beliau tenang disisiNya..Turut berdukacita kang

Balas

jadi ikutan mrebes mili juga hiks...
semoga Iman, Islam, dan semua amal baik beliau diterima-Nya serta damai disisi-Nya...aamiin

Balas

Semoga mang Lembu lebih tenang setelah menumpahkan unek2nya di mari...

makasih nasehatnya mang...

Balas

saya (juga keluarga saya) ikut mendoakan bapak, semoga beliau bahagia di taman surga sekarang, aamiin.allhummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wafu'anhu.

Balas

tapi akang tetap harus bersyukur, karena panjang waktunya bersama bapak. kalo saya, tahun 1995 sudah ditinggal bapak.

Balas

innalillahi waainna ilaihi rooji'un,,,,,

banyak kirim do'an tuk arwah beliau

Balas

Kami sekeluarga di Subang, ikut mendoakan bapak.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan oleh Allah.

tapi akang ci masih bisa bersyukur karena masih bisa bersama bapak dan ibu, kalau saya ditinggal Ibu pas saya berumur 5 tahun dan bapak pas saya berumur 3 tahun

Balas

Kang Reo + Kang Asep : gambar saya yang mendadak ngga keren kan...?

Balas

aaaamiiiin, terimakasih MK

Balas

Kang Reo : tapikan setiap waktu nelpon kan kan?

makasih kang agus yah...jangan cepet dihapus mbrebesnya.

Balas

aaaamiiiiin....jatirnuhun kang, mugi janten pahala pidu'ana kangge akang.

Balas

saya ikut berduka cita mang :(
tisu mana tisu..?

Balas

Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik disisinya

Balas

aaaamiiin...terimakasih banyak atas do'a dan dukungannya, semoga jadi pahala untuk akng dankeluarga.

Balas

aaaamiiiin, terimakasih kang.

Balas

tumben...hehehe
aaaaamiiiin, terimakasih atas do'adan suportnya kang, semoga keluarga diPontianak di berikan kesehatan dan kebahagiaan, serta rezeki yang berlimpah.

Balas

tisyu segitu banyaknya dibawa sama mang Yono kang...hehehe

Terimakasih atensinya kang.
salam sehat, bahagia dan xeria selalu yah

Balas

aaaaamiiiiin....semoga kang.

terimakasih do'a nya, semoga jadi pahala untuk akang dan keluarga.

Balas

aaaaamiiiin, saya sejak ngpost-in ini sampe saat jawab komentar2, brebesmili(terharu) atas do'a, dukungan, dan atensi semua temen-temen dan termasuk mamang sekeluarga di Subang...semoga do'anya jadi pahala untuk akang dan seluruh keluarga di Subang, semoga jadi jembatan menuju sehat dan kebahagiaannya.

Subhanallah...sejak kecil ya mang...karena saya mah baru, jadi.....gimana gituh, sampe saya sendiri ngga ngerti dengan perasaanku saat ini geura mang....

Balas

Aaaaaamiiiin, semoga saja kesiapan Bapakku seperti apa yang ditulis akang...
Terimakasih atas do'a dan dukungannya kang.
salam sehat dan bahagia selalu untuk seluruh keluarganya dirumah ya kang.

Balas

terimakasih atas pengertiannya.

semoga Ayu dan keluarganya selalu di sehatkan, dibahagiakan dan diceria kan-NYA selalu...aaaamiiiiin

Balas

aaaaamiiiin...
terimakasih kang

Balas

aaaaamiiiin...terimakasih kang atas do'a seluruh keluarganya, semoga jadi pahala bagi akang sekeluarga.

Balas

betul kang, saya sangat bersyukur dan juga sedikit menyesal, karena sepanjang Bapak ada, saya ngerasa kurang maksimal membahagiakan beliau...kebayang kalau akang mah, sejak remaja udah ditinggal Bapaknya....tapi saya yakin do'a selalu dikhususkan kepada beliau...kan?

Balas

Kang Raw :..aaaamiiiin...tengkyu suportnya yah, semoga Bapak ditempatkan_NYA ditempat yang membahagiakan.

kang agus : sekarang mah udah keren lagih tauuu.... ;o)

Balas

saya turut berduka cita disini..

Balas

Kami sekeluarga di Denpasar, Bali, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran oleh ALLAH SWT..Amiin

Balas

insyaAllah khusnul khotimah ya kang,
aamiin

Balas

terimakasih kang.
salam sehat dan ceria selalu yah

Balas

Ammmmmiiiiin, terimakasih do'a dan suport nya kang, semoga jadi pahala untuk akang dan keluarga, juga semuanya

Balas

aaaaamiiiin...semoga ya kang.
terimakasih do'anya kang

Balas

Semoga bapak mendapat tempat yang baik di sisi Alloh.

Hati-hati kalau berkendara ya mas... Aspal bukan buat dicium.

Balas

aaaamiiin...terimakasih do'anya m'ba.
semoga jadi pahala.

emang..aspal yang paling enak diapaain coba?

Balas

fatihah buat beliau..

amiiin

Balas

Innalillahi waainna ilaihi rooji'un...........
Semoga Amal ibadah beliau diterima di sisi NYA, dan diberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan, AMI...........N

da ingatlah suatu saat kita pasti akan menyusul mereka

Balas

aaamiiiin...
terimakasih yah, moga pahalanya berlimpah

Balas

aaaaamiiin, terimakasih atas do'anya kang, semoga kita selalu berada dalam kasih sayang-NYA selalu

Balas

turut bela sungkawa kang, semoga almarhumah diterima di sisiNya dan selalu ditempatkan yang terbaik.

kita hanya menunggu gilirannya....

Balas

Terimakasih mba....maaf lamarhum (Bapak)...m'ba

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger