logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Kewirausahaan

www.desacilembu.com
Kewirausahaan
hubungannya apa coba?
Sampurasun....Rampes.
Kewirausahaan, Arti, Tujuan, Sasaran dan Manfaatnya ~ lumayan buat nambah-nambah mumet isi kepala, makanya....
"kalau enak  bilangin ketemen-temennya, kalau ngga enak, laporkan kesaya"
(#banner dipintu keluar rumah makan Padang)

1. Pengertian Kewirausahaan
Wirausaha merupakan istilah yang diterjemahkan dari kata entrepreneur. Dalam bahasa Indonesia, pada awalnya dikenal istilah wiraswasta yang mempunyai arti berdiri di atas kekuatan sendiri. Istilah tersebut kemudian berkembang menjadi wirausaha, dan entrepreneurship diterjemahkan menjadi kewirausahaan (Kamus Manajemen-LPPM). 
Apabila dilihat dari asal katanya, wirausaha berasal dari kata wira dan usaha.
  • Wira   :  Perwira, gagah, berani
  • Usaha  :  Perbuatan untuk mencapai suatu tujuan
Berdasarkan dua kata di atas dapat diberikan pengertian bahwa wirausaha adalah seseorang yang berani melakukan suatu perbuatan dalam mencapai suatu tujuan.

Adapun yang dimaksud dengan kewirausahaan adalah:
  1. mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha mening­katkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan;
  2. suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang me­me­nuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan;
  3. proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran;
  4. proses menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal jasa dan risiko serta menerima balas jasa, ke­puasan, dan kebebasan pribadi;
  5. semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan mening­katkan efisiensi dalam rangka memberikan layanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar. 

Tujuan yang  diharapkan dari kewirausahaan yang dilakukan, yaitu:
  1. mampu membudayakan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan yang handal dan unggul;
  2. mampu mengenali potensi kewirausahaan yang ada di dalam diri;
  3. mampu memilih suatu bidang usaha atau pekerjaan yang sesuai dengan potensi, kemampuan, dan sumber daya yang dimiliki;
  4. mampu mengembangkan pengetahuan teknis kewirausahaan yang dipilih (kelompok ataupun individual);
  5. mampu mengaplikasikan pengetahuan kewirausahaan, manajemen, dan kreativitas untuk mengembangkan suatu bidang usaha (individual ataupun kelompok);
  6. mampu melakukan pemasaran terhadap produk-produk keterampilan yang dihasilkan atau jasa yang dikuasai;
  7. mampu mengidentifikasi perseorangan atau lembaga yang dapat mendukung usaha yang akan dikembangkan;
  8. mampu membangun jaringan dengan perseorangan atau lembaga yang dapat mendukung usaha yang akan dikembangkan.
3. Sasaran Kewirausahaan
Sasaran kewira­usahaan adalah sebagai berikut.
  1. Para generasi muda, khususnya peserta pendidikan nonformal, anak-anak putus sekolah, dan para calon wirausahawan.
  2. Para pelaku ekonomi yang terdiri atas para pengusaha mikro (kecil), dan menengah, serta koperasi.
  3. Instansi pemerintah yang melakukan kegiatan kemitraan dengan usaha kecil, menengah, dan koperasi, juga untuk organisasi profesi dan kelompok-kelompok masyarakat.
4. Manfaat Kewirausahaan
Beberapa manfaat dari kewirausahaan yang dilakukan .
  1. Berusaha memberi bantuan kepada orang lain sesuai dengan kemampuannya.
  2. Menambah daya tampung tenaga kerja, sehingga dapat mengurangi pengangguran.
  3. Memberi contoh begaimana harus bekerja keras, tekun, tetapi tidak melupakan perintah agama.Menjadi contoh bagi anggota masyarakat sebagai pribadi unggul yang patut diteladani.
  4. Sebagai generator pembangunan lingkungan, pribadi, distribusi, pemeliharaan lingkungan, dan kesejahteraan.
  5. Berusaha mendidik karyawannya menjadi orang yang mandiri, disiplin, tekun, dan jujur dalam menghadapi pekerjaan.
  6. Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien, ekonomis, tidak berpoya poya, dan tidak boros.

Buku Kewirausahaan yang saya baca ini, tebelnya 125 halaman, kalau dilanjutin kapan saya memenuhi kewajiban untuk keluarga coba? 
makanya....sementara segitu dulu azh ya...kalau saya konslet lagi gara-gara ngopas buku ini...sapah nyeng tanggungjawab hayoo...?


Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT :
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger