DESA CILEMBU

Memberikan Hak Al-Qur-an Untuk Dibaca?

Assalammuallaikum.
Kakak beradik asal Palestina ini adalah Mahasiswa Universitas Islam Madinah. Walau dengan penglihatan yang terbatas keduanya tetap semangat menghafal Al-Qur'an.
Seharusnya kita yang memiliki penglihatan sempurna merasa malu dan bertanya, "Sudahkan kita memberikan hak Al-Qur'an untuk dibaca...?"

Sejenak kita renungkan :
"Dan barangsiapa berpaling dari mengingat Aku maka sesungguhnya baginya ada kehidupan yang sempit, dan Kami akan membangkitkannya pada Hari Kiamat dalam keadaan buta. Ia berkata: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau membangkitkan aku dalam keadaan buta, padahal sesungguhnya dahulu aku dapat melihat?” Dia berfirman: "Demi­kianlah telah datang kepada kamu tanda-tanda Kami, tetapi engkau melupakannya dan demikian pula engkau dilupakan pada hari ini." Dan demikianlah Kami memberi balasan orang yang melanggar dan ia tidak beriman kepada tanda-tanda Tuhan-nya, dan niscaya azab akhirat itu lebih keras dan lebih kekal. Maka apakah tidak memberi petunjuk kepada mereka berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, mereka berjalan-jalan di tempat-tempat tinggal mereka yang telah hancur? Sesungguhnya dalam hal yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal." (Thā Hā [20]:125-129).
Memberi Hak Al-Quran Untuk Dibaca

Sahabat..Disaat mata-mata yang sehat tenggelam dalam maksiat, ada tangan-tangan hamba Allah yang berusaha meraba setiap huruf Al-Qur'an.
Bukan karena dunia gelap tak menyisahkan terang..
Tapi karena mata-mata itu memang tak bisa melihat dunia karena takdir yang lain.
Karena mata adalah nikmat, maka gunakanlah untuk menatap yang baik-baik saja.

By: Ustadz Aan Chandra Thalib
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

36 komentar

benar juga ya gan kadang memang keterbatasan membuat kita lebih bersemangat namun kita yang di berikan kesempurnaan malah jauh dari semangat itu

Balas

Jadi mata tidak boyehh lagi liat yang SETIPIS SILET donk ya mang Lembu

Balas

Kesehatan, salah satu nikmat yg kita seringkali mengabaikannya.

Balas

sebuah pengingat betapa sama sekali kita tidak ada apa2nya..

Balas

sebuah pelajaran untuk saya, direnungi dan di telaah ...

Balas

boleh mas, asal jangan berkedip heheeh

Balas

hiyah....makanya saya kopas sebagai pengingat saya yang terlahir normal, ko' ya...sering melupakan membaca Al Qur-an...sungguh terrrlallu...saya inih deh ih....;o)

Balas

wahhh kata kata yang terakhirnya keren bangett pak yang " Bukan karena dunia gelap tak menyisahkan terang.. Tapi karena mata-mata itu memang tak bisa melihat dunia karena takdir yang lain. Karena mata adalah nikmat, maka gunakanlah untuk menatap yang baik-baik saja.
" dan... makasii nihhh pak atas tegurannya hehe serasa ditegur saya baca nih artikel hehe

Balas

sungguh terlalu dengan sungguh keterlaluan kira-kira beda nggak sih maknanya ?
#sok ora paham

Balas

para sahabat dan Salafu shaleh mampu merasakan kedahsyatan al-Qur’an di hati-hati mereka dan mampu menciptakan perubahan (bahkan bagi peradaban), karena mereka melalui tiga fase yang tidak terpisahkan; menghafal, mengilmui, dan mengamalkan. Betapa banyak di antara kita yang menghafal ayat-ayat pendek, namun tidak pernah terlintas dalam benak kita untuk mempelajari kandungannya, lalu bagaimana mungkin mengamalkannya?. Seolah al-Qur’an hanya sekedar karya artistik kaligrafi dan hanya hiburan layaknya musik di telinga. Wajar jika tangisan sholat malam tidak mampu melewati pagar masjid. Di luar masjid, kita kembali pada kebiasaan lama, tenggelam dalam maksiat dan perkara sia-sia. Bagian terakhir ini, termasuk saya .. duh sungguh terlalu ...

Oot: mang blog bahasa jawanya masih saya rendam dulu, masih asyik di djangkies.net

Balas

Lebih sering baca status fb daripada baca Al-quran. itu yang harus dirubah :D

Balas

Terlalu banyak berkedip pun sangat berbahaya kang. Nanti di sangka cacingan.

Balas

Kesehatan yang normal lebih berharga dari sebuah nila apapun yang ada di atas muka bumi ini ya Kang.

Salam,

Balas

bedanya cuman setipi silet kang...;o)

Balas

mendingan cacingan atau bintittan ya?

Balas

setuju kang...makanya koplakin diri azh terus.....;o)

Balas

hiyah yah...hadeuh....?!

Balas

juga pelajaran bagi saya pribadi juga...ngga cuman gituh kang...tapi diusahain dilaksanaken...gituh deh...;o)

Balas

keren kan....:o)
saya juga sampe berulang-ulang m'bacanya.

Balas

setipis Kang, bukan setipi. kalo tipi mah lebar

Balas

dua bersaudara yang sedang nyadar

Balas

Inilah dia aslinya Akang.
top.

Balas

Patut untuk kita renungkan.

Balas

makasih sudah mengingatkan,,,,,
mari kita sama" tingkatkat ibadah kita,,,

Balas

melihat yang dirumah boleh kagak kang, atau juga bintitan

Balas

membacanya saja dapat pahala dan hikmah apalagi mengamalkan ya kang
mudah-mudahan kita bisa memulai dan istiqomah melakukannya

Balas

Sesuatu banget ini postingan, langsung nyentuh ke hati :)

Balas

oleh karenanya mari kita bersama sama seluruhnya tanpa kecuali kita bangkit dan budayakan menghapal Al quran dan memaknainya secara benar...yu mari...

Balas

hiyah yah...yu ah..

Balas

itu udah pasti...kalau sakit...ngga bisa ngapa ngapain kan...;o)

Balas

ih...suka gituh deh ih....jadi malu deh ih....

Balas

aaaaamiiiiin....semoga saya bisa.

Balas

kalau kata anak KPK mah....makjleb...gituh...;o)

Balas

kembali ke al-Qur'an, itulah pelajaran hidup segalanya berada di dalamnya.

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger