DESA CILEMBU

Belajar jadi JURNALIS

Belajar jadi JURNALISDESA CILEMBU, Belajar jadi JURNALIS ~ tanpa diduga mamang yang manis ini berkesempatan mendapatkan ilmu tentang bagaimana jadi jurnalis yang baik, berkualitas dan bertanggungjawab via acara yang dilaksanain oleh kantor tempat mamang mengais rezeki dan mengabdi pada bangsa dan negara ini...halaaa....
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini pada dasarnya sebagai awalan dari salah satu bentuk kontribusi, silaturahmi dan kerjasama dengan sebuah koran lokal dan media online Jawa barat. Ngga bisa dipungkiri peran penting dari media terhadap kinerja dan kemajuan sebuah lembaga, disamping memang sudah sepatutnya sebuah kantor, lembaga atau apapun namanya menjalin kerjasama dengan pihak manapun, agar semua orang dapat terlibat baik langsung maupun ngga langsung terhadap kemajuan pembangunan pada bidangnya masing masing.

Ilustrasinya :
Ruas Jalan Raya....sementara ini, masyarakat beranggapan hanyalah tanggung jawab Departemen Pekerjaan Umum, secara fisik dan pengawasan memang benar, tetapi secara penggunaan dan pemanfaatan, tanggungjawab, sesungguhnya berada diberbagai pihak, seperti Departemen Perhubungan, Kepolisian, Pengusaha(sebagai alat transportasi barang/jasa), dan tentu adalah masyarakat pengguna.
Apa lacur, sekarang ini yang terkait tersebut hanya mempersalahkan P.U doang...sementara yang terkait lainnya itu, ngga secara sadar ikut menjaga dan turut merawat keberadaan Jalan Raya tersebut, 
contoh : 
  • Pengusaha dan perusahaannya mengangkut barang menggunakan truk truk besar melebihi tonase kententuan.
  • Masyarakat....taat pajak ngga coba?
  • Perhubungan dan Kepolisian.....ya gituh deh....(tau dong apa yang saya maksudkan...?!)
Belajar jadi JURNALIS
Sebelum ng'lantur makin jauh, yu...kita kembali ke laptop.
dibawah inilah corat coret ilmu yang saya serap hasil mendengarkan pembicara menjelasknan, supaya ngga lupa, makanya tak posting, moga berguna untuk saya pribadi dan siapapun yang nyasar ke sini dan baca ini sampai tuntas.

Cara membuat berita yang baik :
    Belajar jadi JURNALIS
  1. unsur dasar What, Who, Where, When, Why dan How dari sebuah berita dan informasi. Yakni Apa, Siapa, Di Mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana. Semuanya haruslah benar dan berimbang untuk dijadikan materi berita dan informasi(5 W + 1H, yang pertama dan utama)
  2. What (Apa) adalah materi yang akan dibuat menjadi berita dan informasi.
  3. Who (Siapa) adalah tokoh dengan karakternya yang menjadi bagian dalam materi berita dan informasi.
  4. Where (Di mana), adalah bagian penting dari materi berita dan informasi Anda. Data lokasi peristiwa yang dijadikan adalah unsur penting kedekatan antara berita dan penyimak informasi.
  5. When (Kapan) turut menjadi patokan utama aktualitas berita dan informasi Anda saat diterima khalayak. Waktu kejadian peristiwa yang diceritakan menentukan kecepatan berita dan informasi disampaikan kepada publik.
  6. Why (Mengapa) juga menjadi syarat yang tak boleh terlupakan. Sebab unsur mengapa membeberkan kronologi sebab akibat dari peristiwa dalam berita dan informasi Anda.
  7. Konsep Bagaimana membantu pewarta buat menyampaikan berita dan informasi mengenai proses sekaligus kronologi peristiwa.
  8. Berita dan informasi Anda harus berisi peristiwa yang saling berhubungan di dalamnya.
  9. Berita dan informasi haruslah disampaikan dalam bentuk yang lazim digunakan dan dimengerti semua orang. 
  10. Hubungan sebab akibat secara logis adalah patokan utama saat bertutur dalam cerita.
  11. Emosi adalah satu kekuatan koneksi yang nyata-nyata kuat di antara berita atau informasi. Gambar, suara, dan kata-kata bisa dibentuk untuk mengekspresikan beragam emosi dari cerita dan karakter manusia dalam berita.
  12. Dalam proses pembuatan materi berita dan informasi, sebaiknya menyusun kerangka materi dari rincian struktur berita sebelum materi tulisan atau grafis dikerjakan dari yang paling utama hingga ke bagian pelengkap.
  13. Akurasi adalah kewajiban yang tak boleh terjadi bila menginginkan sebuah berita dan informasi yang informatif dan lengkap.
  14. Kemas paket materi berita dan informasi secara apa adanya. Jangan mencampurbaurkan pendapat atau opini terhadap peristiwa yang dijadikan materi berita dan informasi.
  15. Deskripsi. Pengungkapan data sebagai keterangan yang lebih mendetail amat membantu publik untuk menggambarkan peristiwa yang tengah menjadi pokok berita dan informasi.
  16. Perekam peristiwa. sebaiknya : mendekati obyek yang akan direkam, menjaga kestabilan foto atau video dari guncangan saat merekam, serta hindari pergerakan video yang terlalu cepat, terkecuali untuk penekanan situasi dan kondisi peristiwa.
Begitulah ilmu dadakan tentang Belajar jadi JURNALIS yang terserap dalam kegiatan tersebut, tentu jauh dari sempurna....namanya juga hasil mendengarkan, banyak hal yang terlewatkan tentunya...tapi...ya lumayan lah buat nambahin file dikepala saya.

Maafkan kepada para Jurnalis sungguhan dan khususnya wartawan senior Pontianak Post sahabat saya Kang Asep. [clb]


Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

126 komentar

seru juga ya jadi jurnalis, tapi ga tertarik banget :D

Balas

wah... dapat ilmu baru nih, thx sharingnya ia bos, hehehe...

Balas

Pengen juga nih Kang belajar dikit-dikit jadi jurnalis, biar tambah enak nulis artikel diblog :D

Balas

Waah ajarin jadi jurnalis dong mas? hehe

Balas

okeh lah kalo begituh

Balas

sinih...deket deket sinih..

Balas

Iya benar sekali Mang Lembu. Yang disampaikan di atas memang tepat sekali. Hal hal mendasar tentang menulis berita sudah disampaikan dengan baik sekali di sini. Buat sahabat blogger lainnya yang tertarik untuk menulis artikel atau tulisan atau bahkan berita bak jurnalis professional bisa menjadikan tulsan mang Lembu ini sebagai salah satu referensinya. Satu hal yang mendasar adalah hobi menulis. Menulis berita apa pun harus didasari akan kecintaan dan rasa suka akan dunia tulis menulis. Menulis adalah hal yang paling menyenangkan bagi mereka yang menyukainya. Terima Kasih mang Lembu. Artikelnya mencerahkan kita semuanya.

Balas

Jangan mau dekat dekat.
Nanti dikasih kecup basah

Balas

Ngak ah... hehehee

Balas

template baru nih Kang...
baru tahu kalau Kag Asep itu jurnalis ya, padahal saya beberapa kali main ke blognya. enggak nyesel saya main-main keblog seorang jurnalis.

saya cuma suka nulis-nulis keseharian di blog aja Kang, tapi tipsnya juga berguna nih.

Balas

Alhamdulillah....pakarnya dateng, walopun pipi saya yang mulus ini jadi memerah, hati mah tetep seneng di puji sama rajanya...
#pringas pringis...mesam mesem...kikuk gituh deh.

Balas

@Haris Luqman Hakim : sebenarnya kita semua adalah penulis. Blogger itu kata Pimpinan Redaksi kami adalah Penulis Blog. Blogger = penulis blog. Ada media cetak dan ada media sosial. Jadi warga masyarakat pun, sipil pada umumnya, bisa berbagi informasi kepada sesamanya melalui platform media sosial yang dimilikinya misalnya Blog. Itulah mengapa disebut Jurnalisme Warga atau Citizen Journalist yang kini sudah semakin booming. Liputan dan laporan berita Jurnalisme Warga kini sudah tidak bisa dianggap enteng lagi. Beberapa lipiutan Warga (Jurnalis Warga) banyak yang meriah juara Nasional

Balas

RALAT : eaaaaaaaaaaaaaaaa saking semangatnya sampai salah menulis. Seharusnya tertulis "Meriah" kok malah tertulis "Meraih".

Balas

hiayh...maklum baru gaji-an...;o)
ish...beliau itu PemRed tau....?!

Balas

tuh...tersirat kan....kalo udah gituh jiwa jurnalisnya keluar deh tuh...;o)

Balas

mendingan dikecup saya, daripada dikecup kang asep mah...tauuu!!

Balas

wah bisa belajar menjadi jurnalis yang handal dari sini nih. terima kasih sharenya mas..

Balas

sama sama kita belajar barengan deh yu...jangan lupa bawa sarung dan handuk kecil yah...;o)

Balas

tes komentar disinih nih

Balas

Who I'AM I...
Jadi jurnalis menurut saya ga mudah enakan dagang balon hehe...

Balas

bisa dijadikan rujukan buat siapa saja yang ingin bertambah pengetahuan di dunia tulis menulis.. karena pada dasarnya berita selain harus selalu berimbang juga harus mengadung edukasi dari dampak yang diwartakan..

keren mang lembu pencerahannya

Balas

Tak semudah ngeblog ya kang.. Yang hanya mengandalkan jari telunjuk. Hehehe.

Balas

daripada dagang, mendingan ditiupbalon dong.

Balas

wah jadi pengen juga nih jadi jurnalis. Cara nya gimana pak biar saya jadi jurnalis dan nanti bisa terkenal sering masuk di tv-tv hehehe :D

Balas

wuih...bahasanya kaya viki zaskia gotik deh ih...;o)
edukasi dampak diwartakan...yang signipikan kan ya

Balas

prinsip 5 W + 1H ini dapat diterapkan pada blog juga ya....

Balas

wah mau dong ikutan jadi jurnalis

Balas

Kecup tembok aja kang.. hahaha

Balas

ng'blog bikin mata jadi siwer kelamaan depan monitor...;o)

Balas

nah tuh blognya udah keren...udah jadi tuh...kalo mo masuk tv mah gampang...menculik bayi azh deh gih cobain....;o)
#cling...kabur

Balas

malah bakalan jauh lebih bagus, menurut pakarnya mah....cobain yu

Balas

Wh keren yah Kang, ternyata Kang Lembu kratif juga jadi Jurnalis
Boleh bagi Elmunya buat saya Kang,? agar saya keren kaya Kang Lembu :)

Balas

Kalau saya kira-kira pantas gak yah Kang kalau belajar
Jadi Jurnalis seperti Kang Lembu..? jawab dengan lengkap yah Kang hhhh :D

Balas

bukannya kreatif, wong ini juga dapet nemu dijalan jeh...;o)

Balas

berarti menajdi jurnalis itu harus banyak yang di persiapkan serta mempunyai ide - ide yang kreatif juga yaa mas, :)
sebelumnya saya berterima kasih mas telah mengingatkan saya tentang salah satu yang memberikan komentar di blogg saya, tetapi saya lihat di sini gak ada muncul oknum tersebut. terima kasih banyak yaa mas Cilmebu yang ganteng
hehehe

Balas

hadeuh....udah hampir tiga tahun setengah ngga ada yang muji....termiakasih juga pujiannya, karenanya akang dapet kecup basah istimewa deh dari saya...;o)
....emmmuaaach

Balas

tu cita cita saya dulu memang jadi jurnalis mas soal nya pekerjaan nya sangat menantang sesuai dengan hobi saya yang suka dengan tantangan

Balas

wah seneng juga yah jadi jurnalis soalnya banyak tantangannya, makasih kang buat sharingnya :)

Balas

5 W + 1H mengingatkan saya dengan lagu Kangen Band..
Kamu dimana?, dengan siapa? semalam berbuat apa? he..... :D

Balas

syaratnya sebenernya gampang juga yah kang cuma prakteknya yang agak susah :)

Balas

asal jangan suka nangtangin azh yah...;o)

Balas

Wiiihh… rumah kang cilembu udah di renovasi…. Kereenn…

Tambahan ilmu manfaat jadi jurnalis, unsur dasar What, Who, Where, When, Why dan How dari sebuah berita dan informasi. Yakni Apa, Siapa, Di Mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana. Semuanya haruslah benar dan berimbang untuk dijadikan materi berita dan informasi(5 W + 1H, yang pertama dan utama)

Balas

Wiiihh… rumah kang cilembu udah di renovasi…. Kereenn…

Tambahan ilmu manfaat jadi jurnalis, unsur dasar What, Who, Where, When, Why dan How dari sebuah berita dan informasi. Yakni Apa, Siapa, Di Mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana. Semuanya haruslah benar dan berimbang untuk dijadikan materi berita dan informasi(5 W + 1H, yang pertama dan utama)

Balas

Hha saya juga ikutan jurnalis disekolah. Meskipu gak jago, tapi lumyan buat coba-coba

Balas

wah, asik banget...bisa ikutan...hmm, manggut2 aja pada 5 W + 1H, soalnya masih bigung, hehe

Balas

4 W dan 1 H, ilmu dasar jurnalis ya kang, sepertinya jika diterapkan nanti blognya makin keren dan berbobot...

wah wajah baru lagi kang...

Balas

dari kemarin" pengen belajar jurnalis,terutama jurnalisme warga wideshoot,mantapp gan
jangan lupa berkunjung di == >http://mobilevsi.com

Balas

Terkait tanggung jawab :
Banyak dari kita sekarang ini (atau dr dulu) tidak sadar (atau tdk mau tahu) bahwa sbenarnya kita semua punya tanggung jawab. Seperti jalan raya, kebanyakan dr kita melemparkan tanggung jawab pemeliharaan kepada PU, padahal sesungguhnya itu adalah tanggung jawab kita semua para pemakai jalan (seperti apa yg bpk kades tulis di atas)

Terkait jurnalisme :
Yang terpenting adalah independen, tidak memihak suatu golongan (kecuali golongan masyarakat secara umum). Kebanyakan media sekarang ini menjadi corong golongan yg punya kepentingan, yang pada akhirnya yg jadi korban adalah si jurnalis sendiri, terutama si jurnalis yang berusaha menyajikan berita yg aktual dan terpercaya, ikutan2n ke cap jelek sebagai corong/jongos golongan tertentu.

Balas

Terkait tanggung jawab :
Banyak dari kita sekarang ini (atau dr dulu) tidak sadar (atau tdk mau tahu) bahwa sbenarnya kita semua punya tanggung jawab. Seperti jalan raya, kebanyakan dr kita melemparkan tanggung jawab pemeliharaan kepada PU, padahal sesungguhnya itu adalah tanggung jawab kita semua para pemakai jalan (seperti apa yg bpk kades tulis di atas)

Terkait jurnalisme :
Yang terpenting adalah independen, tidak memihak suatu golongan (kecuali golongan masyarakat secara umum). Kebanyakan media sekarang ini menjadi corong golongan yg punya kepentingan, yang pada akhirnya yg jadi korban adalah si jurnalis sendiri, terutama si jurnalis yang berusaha menyajikan berita yg aktual dan terpercaya, ikutan2n ke cap jelek sebagai corong/jongos golongan tertentu.

Balas

Terkait tanggung jawab :
Banyak dari kita sekarang ini (atau dr dulu) tidak sadar (atau tdk mau tahu) bahwa sbenarnya kita semua punya tanggung jawab. Seperti jalan raya, kebanyakan dr kita melemparkan tanggung jawab pemeliharaan kepada PU, padahal sesungguhnya itu adalah tanggung jawab kita semua para pemakai jalan (seperti apa yg bpk kades tulis di atas)

Terkait jurnalisme :
Yang terpenting adalah independen, tidak memihak suatu golongan (kecuali golongan masyarakat secara umum). Kebanyakan media sekarang ini menjadi corong golongan yg punya kepentingan, yang pada akhirnya yg jadi korban adalah si jurnalis sendiri, terutama si jurnalis yang berusaha menyajikan berita yg aktual dan terpercaya, ikutan2n ke cap jelek sebagai corong/jongos golongan tertentu.

Balas

jurnalis pernah jadi salah satu kerjaan idaman waktu seolah dl tapi seiiring berjalannya waktu jadi berubah haluan deh :)

Balas

hiya ya...ya udah asal jangan nangtangin azh deh yah...;o)

Balas

kalau jalan sama yang lain, gantung azh di monas kang.

Balas

Ternyata tidak mudah yah kang menjadi seorang jurnalis itu.dan membuat tulisan yang akan diterbitkanpun ada aturan mainya,tidak sembarangan menulis,,,,dengan artikel diatas tadi paling tida sya dapat gambaran bagaimana cara menulis yang baik untuk dipostingkan di blog.Terimakaish kang untuk artikelnya....

Balas

Wah mas ternyata belum update postingan lagi ya. udah dari kemarin saya nungguin artikel yg terbaru nih.. hhehehe

Balas

ini sudah sempurna kok kang,hasil mendengarkan tapi bisa di jadikan artikel yg sangat bagus.
daripada saya yg gak baca sepenuhnya artikel ini...ya jelas gak mudeng
hohohoho

Balas

emang kalo pakarnya,mesti komentarnya panjang lebar nya....:D

Balas

hehehe..iya nih, maklum bar gajian...;o)

dengan 5 W + 1H yang baik, kita bisa cepet diangkat jadi dewan redaksi deh

Balas

anak ko' dipake coba coba...;o)

Balas

kang lembu yang mendengarkan tinggal kita yang membaca dan menikmati dengan gratis, kalau kang lembu yg ngebakar ubi lalu kita yg menikmati dengan haratis kapan ya...mantep kan kalau begitu ?? indahnya berbagi :D

Balas

masih mending manggut manggut, coba kalau planga plongo...gawat tuh...;o)

Balas

hahay...
hiyah nih kang...ngilangin mate gaia, gara gara belom gajian nih

Balas

wah bisa dipraktekkan nih mas agar saya bisa jadi jurnalis :) bermanfaat sekali utk menambah wawasan saya nih infonya,hmmm :)

oya, templatenya keren mas seperti punyaku, hehehe :D

Balas

Wah kalau sudah tahu dasar-dasar untuk jurnalis, kitapu sebagai masayarakat tetap bisa jadi CJ ( Citizen Jurnalism ) dong yah! Apalagi dimuat di blog sendiri,dan juga jadi penusi di surat kabar atau situs tertentu, Freelancer dan dapat duit, betulkah demikian gan ?

Balas

nah hiyah bener ikutan wideshot tuh...

Balas

sangat berapi api komentar akangku ini...mantap

mari kita wujudkan segala hal yang baik dan positif yu.

Balas

bukan karena ngga konsisten kan....emang jalancerita manusia udah ada yang ngatur ya kang...jalani dengan ceria deh

Balas

hmmm...hiya nih...mumpung baru dapet rezeki.
balansing...itulah yang terpenting kan?

Balas

hiyah kang...panduannya sih kliatannya gampang, buktinya tulisan blog ini banyak ngaco nya deh ih...o)

Balas

hehehee...lagi mate gaia...;o)

Balas

gimana momudeng wong baca juga ngga tuh...;o)

Balas

iya, sama dengan ujian sekolah. Soalnya gampang tapi njawabnya susah

Balas

makanya mampir atuh ke cilembu, taroskeun bumina pak kuwu...geus lah moal bireuk...;o)

Balas

Kepengen juga kang menjadi seorang jurnalis, terimakasih atas artikel belajar menjadi seorang jurnalis ini ya Kakang ku yang Guanteng.........

Balas

bagus nih postingan nya kang, saya sih sukanya tentang komputer dan internet kang..
thanks udah sharing ilmunya

Balas

wah keren juga ya kalo jadi jurnalis

Balas

Infonya bermanfaat nih. Kebetulan untuk kegiatan ekstrakulikuler, saya ikutan klub Jurnalis, jadi tugasnya bikin buletin untuk sekolah setiap minggu hehe :D

Balas

Banyak juga elemen yang kudu di perhatikan agar tulisan sesuai setandar Pemberitaan gitu yah mang. jadi tambah ilmu dan sedikit lebih tahu bacem nih..

Balas

Selamat pagi Kang Lembu kembali simak artikel
Belajar jadi Jurnalis nya, saya pelajari terus Kang biar lebih pinter

Balas

Kunjungan Rutin di artikel Belajar jadi Jurnalis
Keren sekali pokonya artikel Kang Lembu kali ini :-bd

Balas

telat nih saya. terpaksa baca judul sama baca komentar orang..hehehe

Balas

jadi jurnalis pasti lebih ribet dibanding jadi blogger,, aturan nulisnya banyak banget yah :) heheheh

Balas

tinggal ditunggu korannya nanti Kang.
korannya yang keren dong, ada yang santai kayak silet, ehhh

Balas

boleh Mas, malah dianjurkan, hihiii

Balas

tadi ngeh nih tentang tugas jurnalis setelah baca postingan kang lembu.thank infonya kang,eh ngomong2artikelnya borongan ya koq kuliat ada artikel baru ada 7 ato 8 artikel baruposting.baru dapat wangsit yakang.hehehe

Balas

dan berat kayak barbel 10 kg

Balas

lhadalah... ternyata membuat tulisan berita yang baik itu susah ya.. kepala ini langsung cemut-cemut

Balas

Memang sulit jadi jurnalis dan mungkin tips diatas bisa berguna bagi kita semua

saya termasuk jurnalis atau tidak ya kang?
haha

Balas

Apa
Siapa
Dimana
Kapan dan mengapa?

Mikirku jadi lama

Hihi :)

Balas

Wah, template'e banyak yg sama'an yahhhh....

Balas

Mungkin agar "lebih mudah", kita tulis aja dulu apa yg ada di kepala, trus pelajari unsur2 di atas, baru kita masukkan ke dalam tulisan.

Trus di mixer, eh, diolah lagi tulisannya agar nyambung...

Balas

aaaamiiin...moga azh bener manfaat....;o)

hiyah dong...kita kan 11 12....halaaaa

Balas

ngga tau juga ya, coba kita tanyain ke pakarnya deh yu....;o)

minimalnya saya pribadi jadi tau, walaupun ngga pernah nerapin diartikel blog....maklum sayakan masih bujangan.

Balas

kang Reo kompormledug dot kom

Balas

artikel yang bermanfaat, terima kasih

Balas

Wah kang lembu keren deh.. Sepertinya kang asep haryono bakalan mendapat saingan baru nih di bidang jurnalis.. Hahahaha

Balas

niat kepengennya moga dicatat oleh malaikat pencatat ya kang.

Balas

Ikut nyimak sambil belajar dan nyemil Ubi di sini ah ....:D

Balas

Memang sih kalau si Mamang yang buat tutorial mah jelas banget bisa buat panduan saya belajar nih. He,, he,,,,

Siapa tahu bia jadi jurnalis di blog aja deh...:D

Salam

Balas

Asyik sudah dirangkum...tinggal praktek

Balas

Heu...he.. Jawabannya sama dengan dugaan saya. Nyulik bayi, ngambil uang kantor, atau ngehack website polisi :)

Balas

Saya mah belum bisa jadi WHO-WHOan, baru bisa nulis aja semaunya hingga blog dijejali tulisan segala ada. hiks...hiks...

Balas

bisa dikolaborasiin ko'...wartawan yang pengusaha komputer kan malah lebih keren....:p

Balas

keren dong, bisa ng'gantiin karni ilyas apalagi...:)

Balas

aaaamiiiin... semoga bisa membantu, minimal jadi referensi gituh deh.

Balas

modus deh ih....:D

Balas

siapa dulu dong suhunya...orang subang geto...:p

Balas

hiyah...udah lama juga ngga yang bergaia begituh...pada JAIM seh...apalagi yang udah masang GA....udah pada takut dollarnya berkurang karena oot katanya seh....huh males deh ih

Balas

ish...pemikiran yang salah tuh...nih buktinya sayah biasa biasa azh kan?

Balas

kalau kaya silet bukan santey kang, tapi tipis
dasar dua bapak bapak jadul

Balas

aaamiiiin

hehehe...kebetulan dapet orderannya sekaligus banyak, jadinya ya...gituh deh :(

Balas

tapi saya mah yakin cenat cenutnya pasti karena lagi bokek...hayo ngaku deh ngaku...:)

Balas

tapi saya mah yakin cenat cenutnya pasti karena lagi bokek...hayo ngaku deh ngaku...:)

Balas

semoga...itulah harapannya

Balas

buruan...atau tak tinggalin nih...:(

Balas

abis emang valid html5 visitor juga meningkat hahay...:p

Balas

saya mah emang begitu kalau pas lagi deadline, tapi emang berhasil selalu tuh...:)

Balas

seorang murid emang wajib menyaingi gurunya ko'....:)

Balas

halaaaa....modus deh tuh...
inget kang, saya ini cowo tulen...:(

Balas

Kalau blelajar jadi jurnalis kan ga OOT Kang, malah jadi pinter ko. Awas ya jangan kecup basah. :D

Salam

Balas

Benar Kang, jangan sampai di ralat. Tapi kalau salah di edit saja. Itu kan jiwa seorang jurnalis Kang Asep yang menerapkan tutorial seperti yang di atas. :D

Salam

Balas

Jadi inget pas sekolah dulu, untuk wawancara harus ada unsur 5W1H

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger