DESA CILEMBU

Mitos Ubi Cilembu Sumedang

Cerita turun temurun yang tersebar pada warga Cilembu dan warga di seputaran wilayah kabupaten Sumedang yang selama ini berkembang mengenai keistimewaan dan keunikan Ubi Cilembu Sumedang, sepertinya sudah jadi legenda yang mau ngga mau harus di "iya" kan oleh warga masyarakat lain yang ingin membuktikan kebenaran akan cerita legenda tersebut.
Mitos Ubi Cilembu Sumedang
"Berawal dari penyamaran Pangeran Sumedang menjadi seorang kakek tua renta yang blusukan keseluruh wilayah kekuasaannya, disuatu hari beliau blusukan ke Desa Cilembu, dan menemui warga desa yang sedang panen ubi, kakek tua yang renta itu disuguhi ubi oleh warga, dengan senang hati sang pangeran yang sedang menyamar tersebut menikmati hidangan ubi, rasa terimakasih sang pangeran atas keramahan dan keikhlasan warga pada seorang tua renta itu, sang pangeran berucap, "ubi yang manis dan sangat legit ini kelak akan jadi ubi yang mengankat dan mensejahterakan rakyat desa, dan ubi ini tidak akan bisa ditanam ditempat lain"...(setelahnya warga baru mengetahui kalau sang kakek itu adalah Pangeran Sumedang). Cerita inilah yang kemudian menjadi legenda Ubi Cilembu Sumedang.
Sebelum tahun 1980 an, ubi belum menjadi produk yang sengaja ditanam oleh para petani desa cilembu sebagai tanaman utama dalam pertaniannya, ubi hanya ditanam sebagai tanaman silang setelah para petani menanam padi, hasil panen ubi belum dijual belikan seperti sekarang ini, kala itu ubi Cilembu hanya dikonsumsi sendiri sebagai cadangan pangan jika hasil panen padi mengalami paceklik.
Kepala Desa(kuwu) Bapak Daud(alm), seorang pensiunan TNI yang menjabat sebagai kuwu periode 80-an yang telah menjadikan ubi Cilembu menjadi produk unggulan yang kini telah mengangkat perekonomian warga.
Terbuktilah apa yang telah di ucapan sang pangeran, pada cerita diatas.

Benarkah Ubi Cilembu Sumedang ngga bisa ditanam di tempat lain?
Mahasiswa dan lembaga penelitian dari Unpad, ITB dan IPB telah meneliti kenapa Ubi Cilembu Sumedang, jika ditanam di tempat lain hasil panen dan kualitasnya ngga pernah bisa sama dengan jika ditanam di tanah di desa Cilembu, menurut hasil penelitian ilmiah menjelaskan bahwa kandungan dan unsur hara dari tanah yang ada di desa sangat berbeda dengan ditempat lain, air dan iklim juga sangat mempengaruhi kualitas dan rasa manis dan legitnya.
Saya pribadi juga pernah membuktikannya, dengan membawa bibit ubi cilembu jenis Nirkum(jenis kualitas nomor 1) dan ditanam di Bekasi(tempat tinggal orang tua), dengan pola tanam dan perawatan yang dibuat persis sama dengan pola tanam warga cilembu, hasil panennya, bentuknya sama, tapi kecil kecil, setelah dilakukan perawatan yang sama pasca panen sebelum di lakukan pengovenan, rasa manis, kandungan madu dan legitnya sangat berbeda dengan jika saya menanamnya di tanah saya di cilembu.
Salah satu klien saya yang sudah jadi pelanggan ubi cilembu yang berada di Bima Nusa Tenggara, 5 bulan yang lalu pernah minta dikirimi bibit ubi, setelah 6 bulan(masa tanam ubi adalah 5-6 bulan), tak tanya bagaimana hasil panennya, beliau hanya tertawa dan meyakinkan bahwa ucapan Pangeran Sumedang pada cerita legenda tersebut ada benarnya, rasa manis dan legitnya tidak sama dengan ubi cilembu yang langsung dikirimi oleh saya ke kios ubi nya di Bima.
Mitos Ubi Cilembu Sumedang
Ubi Cilembu, sejak mendapat sertifikat IG(hak paten)April 2013 berubah nama menjadi UBI CILEMBU SUMEDANG

Semoga mitos Ubi Cilembu Sumedang, tetaplah menjadi kebanggaan kami warga Desa Cilembu, dan tetap menjadikan produk unggulan kami ini terus dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh warga....aaamiiin
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

19 komentar

Wooaaaa... cerita Mitos maupun legenda Ubi Cilembu Sumedang harus dilestarikan
*siap-siap nulis cerita legenda yang lengkapnya nih aku :D

Thanks idenya ya mas :D

Balas

Ternyata Pangeran Sumedang dulu juga sudah mempraktikkan blusukan ya Kang ,, bukan hanya jokowi :-)

Balas

Wah Gagal PERTAMAX Lagi
huh,,,,

Balas

Wah kalau begitu saya juga mau tau nih tentang legenda Ubi Cilembu ini. Apakah bisa semarak dan sebesar panen di desa CIlembu kalau ubi cilembunya di tanam di Pontianak yang nota benenya adalah tanah humus. APakah bisa dan memungkinkan?

Balas

Kalau Blusukannya mang Lembu kira kira dimana ya ya

Balas

bini gw doyan bgt neh, pesen via online dong om :D

Balas

pantesan pemerataan pendapatan nggak terjadi di negeri ini. gitu deh ihh

Balas

saya berhasil lho kang

Balas

dari jaman saya kecil, saya juga suka blusukan lho. nyari capung

Balas

taroh Kang cilembunya sekalian di tanah humus dong

Balas

tah eta siganamah mang, sakecap nyata saciduh metung teh hehehe.. jadi kenyataan weh hehehe

Balas

kualitas tanah dan alam yang tidak sama saya rasa itulah yang menyebabkan rasa dan ukuran ubi cilembu akan berbeda bila ditanam di tempat lain,...jadi kalau mau menanamnya di daerah lain,,,maka harus diukur dulu kualitas tanah dan segala unsur alamnya,,,apakah sama dengan alam sumedang...gitu loh......., terkadang mitos memiliki kebenaran juga ya kang.... :-)
keep happy blogging always,,,salam dari Makassar :-)

Balas

hidup cilembu.. boleh digratisin gak ya ubinya. heheee

Balas

wah kisahnya bagus. sang pangeran blusukan ke tempat terpencil dan bergaul dengan rakyat jelata.
Biasanya ya gitu, kalo seorang darah biru keluar malah menemukan hal2 baru yang sebelumnya tidak ada. Mereka memang diridhoi Tuhan kayaknya.

Meski mitos, biasanya ya memang benar adanya, masuk di akal

Balas

Wah.. ternyata cilembu ada mitosnya ya gan.. hehe
Salam kenal gan.. kunbal yee gan.. hehe

Balas

capung...buat apaan kang?

Balas

Istimewa ya berarti ubinya.. :D

Balas

jadi unsur tanah yang mempengaruhi kuwallitas ubi cilembu ya mang,,,, mungkin saja cilembu ditakdirkan jadi produsen ubi terbaik indonesia,,,,

untuk meningkatkan produksi bisa dibuat bedeng atau mirip vanil rak bersusun seperti petani korea itu kali ya mang

Balas
New comments are not allowed.
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger