DESA CILEMBU

Menentukan harga jual Camilan dari bahan dasar umbi

Dalam menentukan harga jual camilan dari bahan dasar umbi dan sekaligus disajikan juga contoh perhitungan biaya dari sebuah produk harus mempertimbangkan beberapa faktor penting, yaitu faktor internal dan faktor eksternal yang didalamnya mencakup hal-hal seperti, biaya produksi, persaingan, permintaan dan berapa keuntungan yang kita inginkan.
Cara menentukan harga jual produk 
  • Faktor Internal, artinya harga jual barang adalah ongkos produksi per barang ditambah ongkos lain(transportasi/angkutan + bahan bakar + kemasan + upah buruh) ditambah dengan nilai keuntungan yang diinginkan.
  • Faktor eksternal, artinya harga jual dihitung berdasarkan pentauan harga pasar, sehingga produk jual milik kita menjadi kompetitif. dengan menentukan harga jual secara eksternal ini berarti kita harus mampu memaksimalkan efisiensi pengeluaran selama proses produksi dan proses proses lanjutannya.
Menentukan harga jual Camilan dari bahan dasar umbi
Faktor tambahan yang mempengaruhi elemen biaya produksi.
Faktor ini harus diketahui oleh produsen dengan tujuan agar kita dapat menghitung biaya produksi secara maksimal dalam rangka menentukan harga jual dari produk yang kita produksi, diantaranya adalah :
  1. Kebanyakan pemilik tidak terlalu memperhitungkan tenaga yang telah dikeluarkan, terutama jika produksinya dibuat sendiri,padahal tenaga sendiri itupun semestinya dimasukkan kedalam ongkos produksi sebagai tenaga buruh.
  2. Jika menjual produk dengan cara konsinyasi(menitip di warung-warung) tentu ada perhitungan margin untuk pemilik warung tersebut atau dengan cara memberi bonus/komisi per item produk yang terjual, hitung-hitung sebagai biaya tempat,dengan begitu harga jual produknya bisa sama, baik membeli langsung ke pemilik ataupun membeli di warung-warung.
  3. Listrik, gas, minyak dapat dihitung perbulan dibagi dengan jangka waktu menghabiskannya.
baca juga 
Menetapkan profit/keuntungan yang di inginkan
Sebaiknya untuk menentukan laba yang kitainginkan, kita harus melihat patoka harga pesaing,karena produk makanan sangat mudah untuk ditiru.
Jika terlalu rendah menetapkan harga jual sangatlah tidak disarankan karena sangat mengandung resiko kerugian. Konsumen jaman sekarang sangatlah sensitif terhadap perbedaan harga, beda sedikit saja dengan pesaing, maka produk kita akan ditinggalkan konsumen.
Kelebihan menjual produk makanan/camilan/kue-kue adalah keuntungan yang dapat diperoleh sangat tinggi, konsumen yang terlanjur fanatik terhadap produk makanan tertentu biasanya sudah tidak lagi memperhitungkan soal harga yang sedikit lebih mahal.
makanan industri rumah tangga biasanya memiliki kelemahan dalam perhitungan biaya bahan, hal ini disebabkan saat membeli bahan tidak dalam jumlah besar, maka harga per satuan bahan menjadi lebih mahal. Nilai tambah dari produk rumahan ini dijamin bebas pengawet dan tidak menggunakan bahan-bahan yang membahayakan kesehatan.
Contoh perhitungan biaya dan harga jual Lapis Singkong 3 warna 
Asumsi : setiap hari 1 orang mampu membuat 3 resep sebanyak 81  potong kue lapis.

Bahan (1 resep)
750 g singkong kupas Rp. 2.000,-
1 bungkus agar-agar warna putihRp. 2.000,-
250 g bula pasir Rp. 2.000,-
1 sdt garam Rp. 100,-
400 ml santan, dari 1 butir kelapa Rp. 4.000-
Pewarna Rp. 200-
200 g kelapa parut Rp. 2.000-
Total biaya pembelian bahan Rp. 13.300,-
Biaya 3 resep = 81 potong Rp. 13.300,- x 3 Rp. 39.900,-
Kemasan kantong plastik Rp. 2.000,-
Transportasi Rp. 4.000,-
GasRp. 4.000,-
Total biaya Rp. 49.900,-
biaya per potong adalah Rp. 49.900,- / 81 Rp. 616,-
Keuntungan yang diinginkan 50 %, Rp. 49.900,- / 2Rp. 24.850,-

Catatan : 
  • Harga jula dibawah ini asumsinya dikerjakan sendiri, sehingga tidak memperhitungkan upah pekerja
  • Jika pesanan sudah banyak, bisa mensiasati pembelian bahan baku, sehingga harganya bisa lebih murah,
  • Karena harga bahan bakunya murah, maka harga jual produknya juga bisa lebih murah.
  • Untuk menarik konsumen buatlah bentuk,warna dan kemasan yang menarik
semoga dengan sajian cara Menentukan harga jual Camilan dari bahan dasar umbi, usahanya tambah sukses yea...
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

31 komentar

manteb nih kayaknya enak cemilanya. Bagi dong gan...

Balas

emanng sih yaa klo mau dagang mesti itung2an sampe sedetil2nya....termasuk dalam menentukan harga jual camilan.
ehm, kalo pake sampel itu ada cadangan anggarannya ga yaa...hhhh

Balas

sebaiknya memang dalam menentukan harga jual produk, kita harus tahu modal yang sudah dikeluarkan ya pak, dan juga tahu harga pasar sekarang, jadi nantinya harga cemilan ubi tersebut bisa pas, alias nggak kemahalan dan nggak kemurahan :)

Balas

o gitu ya, cuma baca daftar harga saja disini gula 250 g 3000, kesimpulan harga bahan pokok disana lebih murah, dpt bersaing dipasaran dgn kualitas produk yang bagus, pantesan ubi cilembu tak tersaingi hehe sukses ya kang..!

Balas

mayan lah..kang
silahkan comot sendiri ajah yea...:p

Balas

kesannya malah jlimet ya...tapi emang kudunya begituh sih...

dicadangkan ajah atuh :D

Balas

Dengan perhitungan kayak gitu, Mang Lembu sudah siap banget jadi pengusaha cemilan dari bahan dasar ubi... hehe

Balas

hiyah...kan apapun kalau ng'pas mah enak...rasanya bakalan sampe ke hati kan? :D

Balas

:D
mana mungkin ubi cilembu bersaing dengan cimol kan...?! :)

Balas

Singkog sama ubi beda kan ya mas ... kenapa judulnya ubi bahannya singkong

Balas

langsung dijilat di layar dekstop ya Mang Ci

Balas

jangan lupa itungan buat sedekah biar makin bertamab-tambah keberkahannya

Balas

peincian dari segi modal dan tenaga yang di perlukan memang sangat penting ya Pak dalam membangun sebuah usaha, kurangnya peincian tersebut justru malah bukan membuat usaha makin meningkat, tapi justru akan sebaliknya.

ini ni yang membuat saya tidak bisa menjalankan usaha dagang kang, saya kalau hitungan perkalian ataupun penambahan lancar, tapi kalau urusan pengurangan dan pembagian wkakakakakakaka 0 besar saya mah.

Balas

Pengen nyemil jadinya, Kang.. :(

Balas

Kalau gk di hitung teliti ya bisa rugi ya kang. Dan besoknya gk bisa jualan lagi, modalnya kurang.
Makasih sharing teknik jualannya.. btw Cemilannya bikin ngiler

Balas

begitu yang diharapkan mah kang...:D

Balas

nah tuh...dengerin tuh yang di bilang pak ies tuh.

Balas

blog siapa emang ini coba?

Balas

udah mang....tinggal nunggu orderan lebih banyak lagi dari para pengguna internet...

blogger mah ngga termasuk deng...:D

Balas

sinih...deket sinih...siniiiii.

Balas

hati-hati ilernya netes sembarangan tuh....:)

Balas

tenaganya harus dihitung yia bos, biar bagaimanapun tenaga termasuk modal juga, hehehe...

Balas

Akhhh resep pisan da main ke Blog Akang Lembu teh
Pasti di suguhinya makan dan cemilan dari bahan Ubi.
Muga muga hargana tong awis teuing nya Kang...?

Balas

Langsung di Rendos Cemilan Ubi nya Kang Lembu..?
Eeeeehh tapi ieu teh bayar gak yah Kang cemilan ubina? =D

Balas

bisa irit ongkos produksi ya dengan menggunakan bahan umbi :)

Balas

hiyah lah...emang kalao loyo tak bertenaga bisa kerjagituh?....ngga kan :D

Balas

Assalaamu'alaikum wr.wb, Kang... saya yakin penat lelah pembuat apa pun produk harus diambil kira kerana tenaga juga harus dihargai selain masa yang diambil untuk penyediaan bahan mentah dan setelah dimasak untuk pasaran. Ternyata bukan mudah menjadi peniaga dan selalu bimbang juga ya kalau harga di pasaran dianggap mahal pada hal membuatnya lebih berat berbanding kita membeli dan enak-enak makan terus. Tulisan di atas menginsafi saya akan susah payah para peniaga. Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak. SITI FATIMAH AHMAD. :)

Balas

Emang sih suka-suka adminnya blog .... yang komen gak boleh protes :D

Balas

kirim dong kang kesini pengen ngemil biar ngga bete hahaha

Balas

nggak usah bayar kang rysta, cukup doain aja supaya kang lembu sehat walafiat dan terus berkarya memberikan suguhan bacaan bacaan yang yahut hihihi....

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger