DESA CILEMBU

Hawkeye 2000

Series network survey vehicle Di era globalisasi dan reformasi birokrasi saat ini, tantangan akan penyelenggaraan jalan yang efektif efisien dan tepat sasaran semakin besar. Kegiatan penyelenggaraan jalan merupakan suatu kesatuan proses dari
  1. pemograman, 
  2. penganggaran, 
  3. perencanaan, 
  4. pembangunan, 
  5. pengawasan dan 
  6. pemeliharaan jalan. 
Seluruh proses penyelenggaraan jalan tersebut harus diawali dengan pemrograman dan penganggaran yang optimal sehingga proses selanjutnya dapat berlangsung secara efektif dan efisien
Hawkeye 2000
Kegiatan pemrograman jalan di Ditjen Bina Marga pada saat ini diawali dengan pengumpulan data (survey) mengenai lalu lintas dan kondisi jalan yang ada, usulan-usulan dari pelaksana di lapangan, dan penentuan prioritas oleh Direktorat Bina Program sesuai dengan rencana dan strategi dari Direktorat Jendral Bina Marga. Berangkat dari hal tersebut, kegiatan pengumpulan data lalu lintas dan kondisi jalan menjadi suatu titik awal yang sangat penting dalam keseluruhan kegiatan penyelenggaraan jalan. Ketersediaan data yang kurang valid atau kurang lengkap, tidak hanya akan mengakibatkan kesalahan pemrograman yang dapat mengakibatkan inefisiensi dan inefektifitas pemrograman dan penganggaran, namun juga dapat mengakibatkan tidak tercapainya sasaran penyelenggaranaan jalan dan ketidaksesuaian evaluasi kinerja. Kegiatan pengumpulan data kondisi jalan saat ini, dilakukan dengan survey IRMS dengan komponen survey meliputi: 
  1. IRI (kekasaran permukaan jalan)
  2. survey inventarisasi jalan (RNI), 
  3. survey kondisi jalan (RCS), 
  4. lalu lintas (LHR) dan 
  5. referensi titik (DRP). 
Pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan pengumpulan data tersebut dilaksanakan oleh penyedia jasa konsultansi. Pada tahun 2009, kegiatan pengumpulan data tersebut dilakukan oleh Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan secara swakelola. Dari evaluasi menunjukkan beberapa kendala muncul dalam pelaksanaannya, dari ketidaksiapan peralatan hingga SDM yang kurang memadai. Keluaran data survey yang dihasilkan pun terkadang kurangvalid, hal itu dilihat dari tidak sinkronnya keluaran yang dihasilkan.
Bertolak dari keadaan tersebut, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV (BBPJN IV) mencoba mencari solusi mengenai permasalahan pengumpulan data kondisi jalan. Pengumpulan data kondisi jalan seharusnya dilakukan dengan cara yang seragam, efektif dan cepat dalam rangka pengambilan keputusan. Sebelumnya, Pusjatan telah memperkenalkan suatu alat survey yang dapat mengumpulkan data lalu lintas dan  kondisi jalan dengan resolusi dan intensitas yang tinggi yang dinamakan Hawkeye. Alat survey Hawkeye terbukti cepat dan akurat dalam mengumpulkan data kondisi jalan, sehingga BBPJN IV mulai mengimplementasikannya dalam survey di wilayah BBPJN IV. Namun karena harga unit Hawkeye yang cukup mahal (sekitar 9.6 milyar rupiah), pada tahun 2009 BBPJN IV mencoba membangun sendiri alat yang menggunakan konsep yang sama seperti Hawkeye, yang dinamakan alat survey Mata Garuda dengan biaya yang lebih murah (sekitar 1.5 sampai 2 milyar rupiah). Meski demikian, efektifitas dan kapabilitas alat survey Mata Garuda tersebut karena satu dan lain hal belum dapat menyamai kapabilitas dari alat survey Hawkeye.
Alat survey Hawkeye 2000 
merupakan suatu paket alat pengumpulan data yang tergabung dalam satu kendaraan unit Hawkeye 2000. Paket tersebut terdiri dari GPS, Gipsitrac Geometri, Video recording, pengukuran jarak, Profiler (termasuk side laser, dan didukung oleh Software Hawkeye Processing Toolkit.
Hawkeye 2000 dapat digunakan dalam beberapa kegiatan, misalnya: 
  1. asset management survey, 
  2. survey monitoring perkerasan rutin, 
  3. geometrik dan pemetaan, 
  4. audit keselamatan jalan, 
  5. survey lalu lintas, 
  6. runway inspections maupun 
  7. quality control oleh kontraktor.
Sampai saat ini, di Indonesia hanya tersedia 4 unit alat hawkeye yaitu di 
  1. Pusjatan, 
  2. BBPJN IV, 
  3. Ditjen Hubud, dan 
  4. Sekolah Tinggi Transportasi Darat. 
    Spesifikasi terlengkap hanya unit Hawkeye yang dimiliki BBPJN IV saja. Selanjutnya, alat survey Hawkeye 2000 ini diperuntukkan untuk mendukung sistem pemrograman jaringan jalan HDM-4 yang pada tahun mendatang diproyeksikan untuk menggantikan sistem IRMS yang berbasis HDM-III (Highway Desain and Maintenance III). Alat ini dapat mengumpulkan data kondisi jalan dalam sekali perjalanan dengan kecepatan 20 s.d 100 km/jam. Dengan kecepatan tersebut, diharapkan pengumpulan data kondisi jalan dapat menghasilkan keluaran yang lebih akurat dan terkini. Proses pengoperasian alat ini juga tergolong sederhana, karena pengemudi mengendarai kendaraan secara normal dan operator hanya menentukan titik-titik referensi saja (dan melaporkan event-event yang mungkin muncul selama perjalanan). Data keluaran hawkeye pun dapat dengan mudah ditransfer (export) ke sistem HDM4 sehingga tidak diperlukan lagi pemasukan (input) data secara manual.
    Secara umum, dengan pengadaan alat survey Haweye ini diharapkan proses pengumpulan data kondisi jalan di wilayah BBPJN IV pada khususnya dan di Direktorat Jenderal Bina Marga pada umumnya dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.
    Hawkeye 2000 series network survey vehicle
    Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
    Print PDF
    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    6 komentar

    Saya jadi ingat proyek perbaikan jalan di dalam gang tempat saya lewat. Saya bingung kenapa pryek perbaikan jalan yang menggunakan semen, dilakukan di musim hujan, bukannya di musim panas.

    Balas

    Indonesia yang begitu luas wilayahnya..hanya dilayani oleh 4 unit hawkeye.....pantes saja...kondisi jalan se indonesia amburadul .......
    keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    Balas

    abisnya mahal banget harganya atuh bang, se unit bisa buat beli rumah baru, mobil baru dan istri baru, jadinya mau gimana lagi, coba? :p

    Balas

    wow, keren alatnya, manfaatnya banyak, tapi masih sedikit di Indonesia

    Balas

    tapi kan seru kang kalau ng'cor jalan di waktu musim hujan, kerjanya bisa sambil hujan-hujanan, seruh banget kan :)

    Balas

    sangat berguna dan meng efisienkan pekerjaan survey kang, besok saya mau beli satu lagi ko' :p

    Balas

    Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger