DESA CILEMBU

Isi Undang-undang No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah

Implementasi dari Isi Undang-undang No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah, dapat kita ambil salah satu kasus dari musibah banjir Bandung 2014 yang telah berlangsung sejak awal Desember 2014.
Banjir Kabupaten Bandung terjadi tidak hanya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan meluapnya sungai Citarum yang menggenangi seluruh akses jalan Baleendah dan Dayeuhkolot terputus, sementara kampung Cianteung dan ANdir di Baleendah masih tenggelam sementara pesawahan dan perkampungan di Bojongasih, Bolera dan Cisirung air sudah surut walaupum warga masih menggunakan perahu dan gerobak untuk bepergian.
Undang-undang No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah
Banjir di Bandung Selatan telah menenggelamkan 36.000 rumah di 11 Kecamatan. dengan ketinggian air mencapai 2 - 3 meter. selama hampir 2 minggu diawal Desember 2014 ini.
Musibah banjir yang setiap tahun melanda Kabupaten Bandung ini suda berlangsng sejak tahun 90-an yang berlangsung hampir setiap tahun ini. penyebabnya tidak hanya akibat sunai Citarum yang meluap karena tingginya urah hujan semata, tapi peran warga dalam mencegah banjir tidak dan belu maksimal, cara dan gaya hidup dalam membuang sampah juga menjadi salah faktor utama terjadinya banjir ini, sebab itu sebagai pencerahan dan pengingat untuk kita semua, agar kita dan seluruh warga mengetahui dan kemudian dapat mengimlemntasikannya dalam kehidupan sehari-hari tentang isi dari Undang-undang No. 18 Tentang Pengelolaan Sampah.

Semoga isi Undang-undang No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah, menjadikan kita semua menjadi warga yang mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger