DESA CILEMBU

Cara Mandi Wajib yang benar

Mandi wajib yang saya lakukan seringkali dikerjakan hanya sekedar membasahi seluruh tubuh dari ujung rambut sampai dengan ujung kaki tanpa mengikuti rukun-rukun yang telah ditetapkan, itu karena saya memang tidak pernah belajar Agama secara benar, semua yang dipelajari hanya sepintas dan ala kadarnya, oleh sebab itu maka banyak hal-hal yang sampai sekarang salah dalam pelaksanaannya. Untuk itu tiada salahnya jika kemudian melalui blog ini, sambil menulis artikel tentang cara mandi wajib yang benar ini saya bisa sambil belajar untuk menyempurnakannya juga berharap kiranya berguna juga bagi temen-temen yang mirip dengan saya.
Cara Mandi Wajib yang benar
  • Niat mandi wajib seyogyanya diucapkan pada saat air mulai menyiram kebagian tubuh, sebab jika niat diucapkan setelah seseorang telah membasuh anggota bandanya, maka mandi wajibnya tidak sah dan harus mengulangi kembali niatnya. 
  • Begitu juga jika seseorang berniat sebelum air sampai ke badannya, niat tersebut juga dianggap tidak sah, untuk itu harus mengulangi kembali niatnya sambil membasuh air keseluruh anggota badannya.
    Niatkan dengan ikhlas semata karena Allah Ta'aalaa untuk mendapatkan berkah pahala dan kita bersungguh-sungguh taat kepada-Nya demi sempurnanya ibadah kita.
    1. Mandi wajib, junub-jinabat besar hendaknya dipastikan bahwa air telah mengenai seluruh tubuh, untuk itu harus dibantu oleh jemari tangan agar air dapat mengenai pada bagian tubuh yang paling tersembunyi.
    2. Mandi wajib, junub-jinabat besar, dimulai dengan membasuh kedua telapak tangan hingga pergelangan masing-masing tiga kali dengan cara diguyur menggunakan gayung, bukan dicelupkan.
    3. Basuh dengan tangan kiri kemaluan kita hingga bersih, setelah itu tangan kiri tersebut digosokkan ke lantai atau tembok sebanyak tiga kali lalu cuci dengan air.
    4. Kemudian berwudlu seperti cara berwudlu jika hendak shalat.
    5. Mandi wajib, junub-jinabat besar masuk pada tahapan mengguyur air dimulai dari pundak kanan kekepala dan rambut, jenggot, kumis dan seluruh rambut yang ada pada badan kita, sambil kemudian mengguyur air sehingga menjadi rata dan mengenai seluruh tubuh.
    6. Jika sudah merasa yakin air telah membasahi seluruh tubuh hingga pada lipatan tubuh kita yang tersembunyi, maka Mandi wajib, junub-jinabat besar diakhiri dengan membasuh kedua telapak kaki hingga pada mata kaki.
    7. Disunnahkan untuk tidak mengeringkan badan dengan handuk atau kain dan disunnahkan juga untuk melaksanakan Mandi wajib, junub-jinabat besar dengantertib seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa'aalihi wasallam
    Tentu pada tayangan Cara Mandi Wajib yang benar ini, tidaklah sempurna seperti jika disampaikan oleh ahlinya, sebab kesempurnaan hanyalah milik-Nya, kekhilafan adalah milik saya, sebab itu dipersilahkan untuk menyampaikan ketidak puasannya melalui kolom komentar.

    Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
    Print PDF
    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger