DESA CILEMBU

Dibuang Sayang, di Kawin Perang

Perang yang paling dahsyat bukan lagi perang dunia ke satu dan ke dua, sebab perang tersebut sudah lama berlalu, dan kita-kita ngga pernah ngalamin, taunya cuma dari cerita pak guru dan baca buku doang, perang yang dahsyat di jaman sekarang adalah perang dirumah sendiri, senjata yang digunakan bukanlah AK 47 dan bom molotov atau panahnya Arjuna, tapi senjata yang dipakai adalah, piring, mangkok dan kursi plastik yang ringan jika diangkat kemudian dibanting, sofa baru dapet kredit ke akang Usep dari Tasikmalaya mah rupanya terlalu berat, hingga tidak dapat dijadikan senjata. 
Taktik menghindari senjata-senjata itupun tidak perlu dipelajari di Akademi Militer, cukup menggunakan pola menghindar ala penyanyi dangdut saipul jamil saja sudah cukup, yaitu goyang pinggul kekiri dan goyang pinggul kekanan, sesekali tiarap jika piring yang melayang, walaupun terkena senjata-senjata tersebut paling banter benjol-benjol dikit-lah.
Anda tahu kenapa perang itu bisa terjadi saat perdamaian sedang digalakkan?
perang itu terjadi hanya gara-gara iseng jeprat-jepret bak mobil butut yang ada didepan kendaraanku saat bertugas mengirimkan orderan Ubi Cilembu ke Bekasi.
Dibuang Sayang, di Kawin Perang
Hadeuh..keisenganku ternyata membawa petaka, perang dahsyat tersebut bukan disebabkan oleh kalimat dibuang sayang, di kawin perang yang ada dibak belakang mobil T 8207 TE itu, bukan pula disebabkan oleh foto seksi wanita disampingnya, perang terjadi karena saya minta izin untuk kawin lagi...koplak. (si Dodit emang koplak)
Padahal izin kawin laginya bukan dengan wanita pujaan hati, bukan pula mohon ijin mengawini gadis tetangga putrinya pak Haji yang bernama Santi..suwer bukan banget.
Permohonan izin yang kumintakan pada ibue' itu adalah permohonan izin untuk mengawini mamang tukang bakso yang setiap sore mangkal dipertigaan jalan depan Desa Cilembu, yang meskipun mamang bakso, tapi gantengnya 11 - 12 dengan Shaheer Sheikh
Tapi masa sih sama mamang tukang bakso doang, cemburunya sebegitu dahsyatnya, ya?
Ooh..sungguh, dibuang sayang, di kawin perang jadinya deh ah
Siapa yang stres kalau begini, coba?


Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

3 komentar

sy gk ikutan perang ah ,,,

Balas

ntr piring, gelas di dapur bisa pecah semua kalo begitu ,,,

Balas

tumben ini komentar ada verifikasinya ?

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger