DESA CILEMBU

Malaikat Jibril AS

Sajian kisah tentang malaikat Jibril As dan Kerbau ini tidak untuk diperdebatkan, tetapi  diharapkan dapat dijadikan bahan renungan saya dan kita semua untuk terus berupaya sekuat tenaga dan kemampuan agar ibadah kita kepada-Nya menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Pada suatu ketika Malaikat Jibril As mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk menemui dan bertanya kepada binatang kerbau, pada tugas tersebut, Malaikat Jibrik As diminta untuk bertanya kepada Kerbau yang kala itu sedang berendam di sungai.
Berikut adalah percakapan antara Malaikat Jibril AS dan kerbau:
Malaikat Jibril(selanjutkan kita sebut MJ), mendatangi kerbau dan bertanya kepada kerbau(selanjutnya kita sebut K) tersebut,
MJ: "Wahai mahluk Allah, apakah kamu senang telah diciptakan oleh Allah SWT dalam wujud seekor kerbau?".
K: "maha suci Allah, aku selalu bersyukur kepada Allah SWTyang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau".
MJ: "Kenapa begitu?".
K: "Biarpun aku senang mandi lumpur, tetapi hal itu lebih baik dari aku jadi kelelawar yang mandi dengan kencingnya sendiri".
Jawaban dari kerbau membuat Malaikat Jibril tertarik dan segera menemui kelelawar yang sedang beristirahat menggantung disebuah batang pohon. Melihat kedatangan Malaikat Jibril, sang kelelawar(selanjutnya kita sebut KL) itu segera bertanya.
KL: "Wahai Malaikat Jibril, ada apa gerangan kesini?"
MJ: "Aku kesini hanya ingin bertanya, apakah kamu senang diciptakan Allah SWT sebagai kelelawar?"
KL: "Maha Suci Allah. ku tak henti bersyukur kepada Allah SWT karena aku kelelawar bukan cacing"
MJ: "Kenapa dengan Cacing?"
KL: "Tubuhnya kecil dan berlendir, tinggalnya didalam tanah yang gelap, untuk berjalan saja harus menggunakan perut, jika dibandingkandengan aku kelelawar yang dapat terbang dengan cepat dan dapat pergi jauh sesuai kehendak".
Jawaban kelelawar membuat Malaikat Jibril segera menemui seekor cacing. Malaikat Jibril segera bertanya kepada cacing(selanjutnya kita sebut C)
MJ: "Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah diciptakan Allah SWT sebagai cacing?"
C: "Maha Suci Allah SWT.Aku sangat bersyukur kepada Allah SWT, biarpun aku hanyalah seekor cacing tapi bagiku lebih baik daripada aku diciptakan sebagai manusia".
MJ: "Bukankah manusia mahluk yang paling sempurna dibandingkan kamu?"
C: "Apalah artinya kesempurnaan jika tidak memiliki keimanan  dan amal saleh, mereka akan menyesal dan kelak menderita di dunia dandi akheratnya".
Malaikat Jibril AS
Mendengar penjelasan dari ketiganya, Kerbau, kelelawar dan cacing, Malaikat Jibril melapor bahwa ketiga binatang ciptaan-Nya tersebut selalu bersyukur dan selalu memuji ke agungan-Nya atas anugerah yang telah diberikan kepada mereka.
Subhannallah, Kerbau yang menurut manusia hanyalah binatang yang lamban dan bisa diperintah oleh manusia untuk membajak sawah, kelelawar yang hanyalah seekor binatang yang tidak banyak bermanfaat dan hanya bisa menjadi hama tanaman buah-buahan, serta cacing adalah binatang yang menjijikan dan hanya bermanfaat untuk menggemburkan dan menyuburkan tanah dan tanaman ternyata mampu mensyukuri atas apa yang telah diciptakan Allah SWT terhadap keberadaan mereka sebagai binatang.
Bagaimana dengan kita umat manusia yang telah diciptakan Allah SWT sebagai mahluk yang paling sempurna dan diciptakan untuk menjadi khalifah dibumi ini, sudahkah kita bersyukur seperti apa yang telah dilakukan oleh Kerbau, kelelawar dan cacing itu?

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger