DESA CILEMBU

Masa Muda Fariz RM

Desa Cilembu sengaja menayangkan sisi lain dan masa muda Fariz RM, terlepas dari kisah mang Fariz Rustam Munaf yang kembali tertangkap tangan sedang nge-ge'le', saya mah ngga mau ikut campur soal per-ge'le'-annya, ada pihak-pihak yang lebih berwenang mengurusi hal tersebut.  
Ceritanya, saya yang hanya sekedar staf ecek-ecek di kantor, tadi siang berkesempatan satu mobil dengan staf ahli dari Kementerian Pekerjaan Umum Bina Marga, saya sebut dengan mang Budi(nama samaran, soalnya saya belum minta ijin untuk memposting namanya diartikel blog dengan label korslet ini, perlu diketahui mang Budi ini usianya lebih muda dari saya...takut mang Budi baca, dan ngga suka, saya-kan bisa di mutasi, soal mutasinya mah ngga soal, jauh dari ibue anak-anak yang beratnya mah...saya-kan paling ngga tahan kalau harus berjauhan dengan ibue')....hadeuh
Kenapa dan ada keperluan apa saya yang ecek-ecek ini satu mobil dengan mang budi salah satu staf ahli kementerian ini, temen blogger ngga usah tau dan ngga perlu dikasih tau, dah ya.
Cerita intinya, pas ge'k di jok mobil Pajero sport-nya, mang Budi langsung ng'klik audio, sesaat kemudian terdengar intro dan jreng..jreng..lagu Sakura Fariz RM mengalun memenuhi indor dari Pajero kerennya...sebagai ecek-ecek, tentu saya harus berbasa basi (berharap mang Budi menyukai saya, dan setelahnya ngasih amplop...ngarepdotnet).
Masa muda Fariz RM
Inilah cerita dari masa muda Fariz RM
Mang Lembu (kemudian kita sebut ML): "aiih..ternyata bapak suka sama Fariz RM juga?"
Mang Budi (kemudian kita sebut MB): "emang bapak suka juga?"
ML: "dijaman masa jayanya saya cukup suka juga, salah satu lagu yang paling saya suka ya...yang ini, pak?"
MB: "kalau saya suka banget, malah"
sesaat kemudian panjang lebar MB bercerita tentang perjalanan karier Fariz RM.
MB: "Bapak pasti ngga tau kalau Fariz RM memulai karier bermusiknya dari umur 12 tahun kan?genre musik pertamanya bareng grup band pertamanya adalah blues dan rock.
Bareng temen-temennya di SMAN 3 Jakarta, diantaranya Adie M.S, Ikang Fawzi dan Adjie Soetama ikutan Lomba Cipta Lagu remaja di radioa Prambors dan jadi juara ke 3 di ajang ini, setelah lulus dari SMAN3 Jakarta, Fariz RM melanjutkan kuliah ke ITB jurusan Seni Rupa tahun 1978.
mendengar ITB Seni Rupa disebut, tanpa sadar saya memotong cerita MB, "hah...ternyata Farz RM alumni ITB Seni Rupa ya pak?, saya 3 kali ikut Sipenmaru ke ITB ngga tembus-tembus pak, akibatnya saya jadi nya cuman seperti sekarang ini deh...Alhamdulillah", ujar saya takut disangka ngga bersyukur.
MB: "iya ITB Seni Rupa, cuma saya ngga tahu juga, Fariz RM sempat lulus ngga ITB nya, soalnya didepan namanya ngga pernah dicantumkan titel kesarjanaannya...hahaha.
Karena tinggal di Bandung, maka Fariz RM bergaul dan sempat bergabung jadi musisi pengganti dari grup band rock The Rollies, malah Fariz RM sempat membantu kelompok musik pimpinan kang Harry Roesli tahun 1979".
ML: "wah sangat mendalam kecintaan bapak terhadap Fariz RM sampai tau sedetail itu tentang dia, ya pa?"
MB: "ngga tahu deh, soalnya sejak kecil saya sering diperdengarkan lagu-lagunya Fariz RM oleh orang tua saya, akibatnya saya jadi suka sampai sekarang. satu hal yang penting diketahui tentang Fariz RM nih pak...(sepertinya MB senang saya memberi respon positif pada apa yang diceritakannya, dalam hati saya bilang, "kena deh lu gue jilatin...hadeuh, pikiran konyol gue nongol deh tuh).
MB melanjutkan, "Sakura ini adalah album kedua yang rilis tahun 1980, album kedua ini make sistem rekam overdubbed,artinya Fariz memainkan semua instrumen, seperti kibor, gitar, perkusi, bas, dan drum sendirian, mungkin Fariz terinspirasi oleh Stevie Wonder yang melakukan rekamannya sendirian. Warna musik Fariz waktu itu termasuk unik, fresh dan groovy banget,beda dengan jenis musik yang sedang trend saat itu". 
Kita nikmati Sakura Fariz RM yu
Play Video
×
Sepertinya masih banyak yang ingin diceritakan oleh MB tentang masa muda Fariz RM,
sayangnya kita telah sampai ketujuan di kantor Pusat Pembinaan dan Pengembangan Jalan dan Jembatan Jl. Raya Timur 264 Bandung, mang Budi pun mengakhiri kisah masa muda Fariz RM dengan senyum manis.

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger