DESA CILEMBU

Tutunggulan

Desa Cilembu, Tutunggulan adalah seni musik sunda dengan menggunakan halu atau lisung (tempat menumbuk padi) merupakan salah satu tradisi sunda yang pada jaman dahulu wajib dimainkan pada saat menjelang magrib oleh lima orang perempuan pada saat ada anggota keluarga yang akan melangsungkan pernikahan. Tujuan memainkan tutunggulan ini adalah agar keturunan dari pasangan yang hendak menikah ini tidak mengalami gangguan pendengaran.
Seni musik tutunggulan yang merupakan tradisi masyarakat sunda ini sudah sejak lama tidak lagi dilakukan oleh keluarga yang akan melangsungkan pernikahan, selain karena imbas dari kemajuan, alat penumbuk padi modern sudah menggantikan alat lisung atau halu ini sehingga alat lisung sebagai sarana tutunggulan ini sudah sangat jarang kita dapati.
Tutunggulan
Tutunggulan yang merupakan kesenian sunda buhun pada jaman sekarang sudah tidak lagi dimainkan, padahal makna yang terkandung dari seni tutunggulan ini, terlepas dari tujuannya agar keturunan tidak mengalami gangguan pendengaran, sesungguhnya memiliki makna yang sebagai tali silaturahmi dan kegotong royongan diantara masyarakat menjelang pesta hajat pernikahan 
Masih adakah adat tradisional seperti Tutunggulan di daerahmu?

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 komentar:

Sudah tidak ada Kang Lembu, disaya mah menggiling padi juga udah tidak pakai alat tradisional seperti itu :) Asa walaraas nya pami aya kneh mah, pasti lah jadi alakrab sama orang satu lembur teh :)

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger