DESA CILEMBU

Seni Berkomunikasi dengan Remaja

Seringkali orang tua melakukan kesalahan saat berkomunikasi dengan remaja, orang tua sering menempatkan remaja seperti anak-anak yang masih kecil, padahal perlakuan orang tua terhadap remaja tentu haruslah berbeda dengan pada saat mereka masih anak-anak, usia remaja adalah usia dimana mereka tidak ingin dianggap sebagai anak kecil, walau sesungguhnya sikap dan prilaku mereka juga jauh dari sikapnya sebagai orang dewasa.
Potensi yang dimiliki remaja dapat digali secara maksimal sangat tergantung pada kondisi di dalam rumah, selain pengaruh lingkungan juga menjadi faktor yang dominan menjadikan para remaja terjerumus pada hal-hal yang negatif, menurut penelitian, seni berkomunikasi yang sehat adalah bagian penting yang dapat mencegah remaja itu berprilaku buruk.
Seni Berkomunikasi dengan Remaja

Seni berkomunikasi dengan remaja:
MEMPERKUAT DAYA TAHAN KELUARGA
Merupakan langkah prefentif agar remaja tidak salah dalam melangkah adalah dengan menanamkan keimanan yang kuat kepada seluruh anggota keluarga yang akan menjadi benteng pertahanan pertama bagi remaja dalam menghadapi berbagai pengaruh dari berbagai macam gangguan dan godaan, sebab, keluarga merupakan madrasah pertama bagi remaja, jika sekolah atau pendidikan pertama yang di terima remaja ini kuat, maka permasalahan yang bersifat sosial dapat di cegah lebih dini dan tidak akan dapat terjadi.
KOMUNIKASI SEHAT
Ketika mereka masih anak-anak dengan mudah kita dapat menggali informasi apapun dari mereka jika mereka sedang memiliki masalah, tetapi saat mereka masuk ke dunia remaja mereka berupaya membuat ruang privasi yang tidak semua orang dapat mengaksesnya, walau orang tuanya sekalipun.
Karena hal tersebut, seyogyanya jika kita sebagai orang tua dapat menyikapi hal tersebut dengan bijaksana dengan terus melakukan upaya berkomunikasi yang sehat, yaitu dengan berupaya menjadikan diri kita (orang tua) untuk memposisikan diri dan masuk ke dunia mereka.
Remaja akan senang jika berkomunikasi dengan sesamanya, oleh sebab itu maka rubahlah gaya dan pola komunikasi kita sebagai remaja dihadapan mereka, tidak melulu menasehati dan menggurui.
AKTIF MEMULAI KOMUNIKASI
Sebagai orang tua kita harus berlaku aktif dalam melakukan komunikasi pada remaja, tetapi tidak dengan cara-cara seperti mengintrogasi atau memata-matai dengan terus menerus menanyai segala aktivitas mereka secara mendetail, bersikaplah sewajar mungkinagar remaja kita merasa nyaman berkomunikasi dengan kita para orang tuanya.
BERI KEPERCAYAAN
Berilah kepercayaan kepada remaja yaitu dengan teknik tarik ulur, salah satu contohnya kita ikut didalam komunitas mereka, seperti klub futsal, komunitas facebook dan lain-lainnya, dengan begitu sekali-kali kita dapat mengobrol dan ikut berkomunikasi dengan teman-temannya.
JADI PENDENGAR YANG BAIK
Ketika mereka mulai bercerita, segera hentikan aktifitas yang sedang kita lakukan dan dengan seksama kita mendengarkan dan sesekali memberi pendapat (bukan nasehat). bersikaplah empati pada apa yang di ceritakan remaja kita agar mereka merasa nyaman bercerita apapun pada kita.
CARI WAKTU YANG TEPAT
Orang tua harus pandai melihat kondisi remaja kala hendak ingin berkomunikasi dengan mereka. Moment Sholat berjamaah di rumah, makan bersama, atau bepergian bersama merupakan momen yang tepat untuk melakukan komunikasi dan menyampaikan nilai-nilai agama dan kebajikan pada remaja kita.

Semoga Seni Berkomunikasi dengan Remaja bermanfaat

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

22 komentar

Kalau bisa menggunakan komunikasi dengan benar dengan remaja sepertinya enak benar ya Kang. Sepertinya harus dipraktekkan nih, biar komunikasi lebih hidup. Makasih sharingnya Kang.

Balas

Wau... admin akan mengirim uang ke saya untuk bisa lebih banyak belajar untuk komunikasi yang baik rupanya. he,, he, he,,

Balas

Nah komunikasi dua arah nantinya bakal indah deh

Balas

Makan makan dong mas In

Balas

asiik makan - makan.....

Balas

Dari komunikasi turun ke mata .. eh ke hati hehehe... selanjutnya ngopi - ngopi mang

Balas

untuk menciptakan komunikasi dengan baik harus ada variasinya juga ya mas,hehe

Balas

undangannya sudah dikirim via email

Balas

hiyah, seindah adminnya pengetahuan produk ;)

Balas

pastinya memang harus kreatif dong

Balas

saya setuju itu tidak melulu menasehati dan menggurui, remaja kan suka bosan di nasehati terus, jurus-jurus diatas mantap sekali apabila diterapkan oleh semua orang tua

Balas

dari kopi ngalangkung via genggerongan

Balas

saya juga gak suka apalagi hal yang dinasehati itu-itu melulu seperti tidak ada topik lain yang lebih menarik daripada menggurui

Balas

apa lagi saya yang masih anak-anak ini

Balas

Yang dewasa perlu membimbing remaja, begitu pula sebaliknya..remaja harus menghormati orang yang dewasa dalam berbicara/berkomunikasi... kadang ucapan yang menurut kita baik, belum tentu di anggap baik sama lawan bicara..

Balas

Saya sendiri sebagai remaja terkadang merasa risih karena salah diperlakukan, sehingga menjadi sering risih. :3

Balas

Bijak sekali si akang yang satu ini...

Balas

baru tau ya...huh, udik ah

Balas

kalau risih...disapu dulu atuh mang

Balas

maknyess.....adem ih komentarnya.
tumben

Balas

Terima kasih infonya Mang..
Mau di share sama ayah saya, supaya dapat berkomunikasi dengan anaknya (iaitu saya), yang masih remaja ni...hehe :)

Balas

diem ajalah mang ujang klo dinasehatin hha

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger