logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Seni Berkomunikasi dengan Remaja

www.desacilembu.com
Seringkali orang tua melakukan kesalahan saat berkomunikasi dengan remaja, orang tua sering menempatkan remaja seperti anak-anak yang masih kecil, padahal perlakuan orang tua terhadap remaja tentu haruslah berbeda dengan pada saat mereka masih anak-anak, usia remaja adalah usia dimana mereka tidak ingin dianggap sebagai anak kecil, walau sesungguhnya sikap dan prilaku mereka juga jauh dari sikapnya sebagai orang dewasa.
Potensi yang dimiliki remaja dapat digali secara maksimal sangat tergantung pada kondisi di dalam rumah, selain pengaruh lingkungan juga menjadi faktor yang dominan menjadikan para remaja terjerumus pada hal-hal yang negatif, menurut penelitian, seni berkomunikasi yang sehat adalah bagian penting yang dapat mencegah remaja itu berprilaku buruk.
Seni Berkomunikasi dengan Remaja

Seni berkomunikasi dengan remaja:
MEMPERKUAT DAYA TAHAN KELUARGA
Merupakan langkah prefentif agar remaja tidak salah dalam melangkah adalah dengan menanamkan keimanan yang kuat kepada seluruh anggota keluarga yang akan menjadi benteng pertahanan pertama bagi remaja dalam menghadapi berbagai pengaruh dari berbagai macam gangguan dan godaan, sebab, keluarga merupakan madrasah pertama bagi remaja, jika sekolah atau pendidikan pertama yang di terima remaja ini kuat, maka permasalahan yang bersifat sosial dapat di cegah lebih dini dan tidak akan dapat terjadi.
KOMUNIKASI SEHAT
Ketika mereka masih anak-anak dengan mudah kita dapat menggali informasi apapun dari mereka jika mereka sedang memiliki masalah, tetapi saat mereka masuk ke dunia remaja mereka berupaya membuat ruang privasi yang tidak semua orang dapat mengaksesnya, walau orang tuanya sekalipun.
Karena hal tersebut, seyogyanya jika kita sebagai orang tua dapat menyikapi hal tersebut dengan bijaksana dengan terus melakukan upaya berkomunikasi yang sehat, yaitu dengan berupaya menjadikan diri kita (orang tua) untuk memposisikan diri dan masuk ke dunia mereka.
Remaja akan senang jika berkomunikasi dengan sesamanya, oleh sebab itu maka rubahlah gaya dan pola komunikasi kita sebagai remaja dihadapan mereka, tidak melulu menasehati dan menggurui.
AKTIF MEMULAI KOMUNIKASI
Sebagai orang tua kita harus berlaku aktif dalam melakukan komunikasi pada remaja, tetapi tidak dengan cara-cara seperti mengintrogasi atau memata-matai dengan terus menerus menanyai segala aktivitas mereka secara mendetail, bersikaplah sewajar mungkinagar remaja kita merasa nyaman berkomunikasi dengan kita para orang tuanya.
BERI KEPERCAYAAN
Berilah kepercayaan kepada remaja yaitu dengan teknik tarik ulur, salah satu contohnya kita ikut didalam komunitas mereka, seperti klub futsal, komunitas facebook dan lain-lainnya, dengan begitu sekali-kali kita dapat mengobrol dan ikut berkomunikasi dengan teman-temannya.
JADI PENDENGAR YANG BAIK
Ketika mereka mulai bercerita, segera hentikan aktifitas yang sedang kita lakukan dan dengan seksama kita mendengarkan dan sesekali memberi pendapat (bukan nasehat). bersikaplah empati pada apa yang di ceritakan remaja kita agar mereka merasa nyaman bercerita apapun pada kita.
CARI WAKTU YANG TEPAT
Orang tua harus pandai melihat kondisi remaja kala hendak ingin berkomunikasi dengan mereka. Moment Sholat berjamaah di rumah, makan bersama, atau bepergian bersama merupakan momen yang tepat untuk melakukan komunikasi dan menyampaikan nilai-nilai agama dan kebajikan pada remaja kita.

Semoga Seni Berkomunikasi dengan Remaja bermanfaat

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT :
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger