logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Sholawat Nariah Manfaat dan penjelasannya

www.desacilembu.com
Fadilah Sholawat Nariah menurut Imam Qurthubi mengatakan, "barang siapa yang membacanya setiap hari sebanyak-banyaknya maka Allah Subhannahuwata'ala akan menghilangkan kesedihan yang sedang di alamai, mampu menghapuskan segala macam kesulitan serta sholawat Nariah ini dapat memberikan cahaya kepada hati yang sedang gundah dan yang paling utama sari Sholawat Nariah ini adalah dapat membuka dan meluaskan rezeki...Insyaallah.
Diawali dengan mengucapkan Bissmillahirohmannirohim
Sholawat Nariah Manfaat dan penjelasannya

Allahumma shalli shalaatan kaamilataw wa sallim salaaman taamman'alaa syyidinaaMuhammadinil ladziitanhallu bihil'uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdlaabihil hawaa-iju wa tunaalu bihir raghaa-ibu wa husnul khwaatimi wa yustasqaal ghamaamu biwajhihilkariimi wa'alaa aalihii 
wa shahbihii fii kulli lamhatiw wa nafasimbi'adadi kullima'luumil laK.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah dalam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang melalui semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang di dambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia awan menurunkan hujannya, dan semoga pula terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang di ketahui oleh Engkau.

Penjelasan
Mengenai shalawat nariyah, tidak ada dari isinya yang bertentangan dengan syariah, makna kalimat : “yang dengan beliau terurai segala ikatan, hilang segala kesedihan, dipenuhi segala kebutuhan, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik”, adalah kiasan, bahwa beliau saw pembawa Alqur’an, pembawa hidayah, pembawa risalah, yang dengan itu semualah terurai segala ikatan dosa dan sihir, hilang segala kesedihan yaitu dengan sakinah, khusyu dan selamat dari siksa neraka, dipenuhi segala kebutuhan oleh Allah swt, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik yaitu husnul khatimah dan sorga.
Ini adalah kiasan saja dari sastra balaghah arab dari cinta, sebagaimana pujian Abbas bin Abdulmuttalib ra kepada Nabi saw dihadapan beliau saw :“… dan engkau (wahai nabi saw) saat hari kelahiranmu maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang - benderang, dan langit bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya itu dan dalam tuntunan kemuliaan (Al Qur’an) kami terus mendalaminya” (Mustadrak ‘ala Shahihain hadits No.5417), tentunya bumi dan langit tidak bercahaya terang yang terlihat mata, namun kiasan tentang kebangkitan risalah.Sebagaimana semua orang yang mengerti bahasa arab memahami ini, cuma kalau mereka tak faham bahasa maka langsung memvonis musyrik, tentunya dari dangkalnya pemahaman atas tauhid, mengenai kalimat diminta hujan dengan wajahnya yang mulia, adalah cermin dari bertawassul pada beliau saw para sahabat sebagaimana riwayat Shahih Bukhari. Mengenai bacaan 4444  x atau lainnya itu adalah ucapan sebagian ulama, tidak wajib dipercayai dan tidak ada larangan untuk mengamalkannya.
Shalawat Nariah ini bukan berasal dari Rasul saw, namun siapapun boleh membuat shalawat atas Nabi saw, Sayyidina Abubakar Asshiddiq ra membuat shalawat atas Nabi saw, Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw membuat shalawat, juga para Imam dan Muhadditsin, shalawat Imam Nawawi, Shalawat Imam Shazili, dan banyak lagi, bahkan banyak para Muhadditsin yangmembuat maulid, bukan hanya shalawat.Syirik?, yah.. syirik tentunya bagi mereka saja, mereka memang tak diperuntukkan untuk mendapat kemuliaan shalawat, kasihan juga kalau Abubakar Asshiddiq dibilang syirik, juga Ali bin Abi Thalib kw, juga para muhadditsin lainnya, karena mereka membuat shalawat.Tawassul adalah diajarkan oleh Nabi saw tawassul pada beliau saw dan pada amal shalih dan pada orang shalih, demikian riwayat Shahih Bukhari dari Umar bin Khattab ra dan lainnya.Lalu bagaimana dengan Abubakar Asshiddiq ra menangis dan mencium dan bicara pada Jenazah Rasul saw setelah Rasul saw wafat (Shahih Bukhari), tentunya dalam faham wahabi hal ini musyrik juga Umar bin Khattab ra wasiat minta dikuburkan dekat kubur Nabi saw seraya berkata :“Tidak ada yang lebih kudambakan selain pembaringan disebelah Nabi itu”, (Shahih Bukhari), tentunya dalam faham wahabi hal ini musyrik.Para sahabat pun semuanya akan divonis musyrik, karena berebutan potongan rambut Rasul saw, (Shahih Bukhari) dan Asma binti Abubakar Asshiddiq ra pun akan difitnah musyrik karena bila ada yang sakit ia membasuh jubah Nabi saw lalu airnya diminumkan pada yang sakit (Shahih Muslim)Dan boleh tawassul pada benda, sebagaimana Rasulullah saw bertawassul pada tanah dan air liur sebagian muslimin untuk kesembuhan, sebagaimana doa beliau saw ketika ada yang sakit : “Dengan Nama Allah atas tanah bumi kami, demi air liur sebagian dari kami, sembuhlah yang sakit pada kami, dengan izin Tuhan kami”(Shahih Bukhari hadits No.5413, dan Shahih Muslim hadits No.2194)Hanya mereka saja yang mengingkarinya dari dangkalnya pemahaman mereka pada tauhid dan ilmu hadits. Dan mengenai tabarruk pun merupakan sunnah Rasul saw, dan Rasul saw mengajari Tabarruk bahkan Istighatsah.

Semoga Sholawat Nariah Manfaat dan penjelasannya berguna
Sumber : Kenalilah Aqidahmu 2

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT :
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger