logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Dinda ke SMP bawa motor sendiri

www.desacilembu.com
Tahun ini seragam sekolah Jesica Dinda Diana (Dinda) putri cantikku, ganti, bukan lagi putih merah, tapi ganti jadi putih biru, jarak menuju sekolah yang rencananya akan dimasukinya pun rada lumayan jauh kurang lebih 4 Km dari rumah, kalau disuruh jalan kaki, rada jauh (di desa Cilembu ngga ada angkot...bro, ada juga ojeg, sebagai alat transportasi umum), jadi harus di pikirin transportasi setiap harinya selama 3 tahun kedepan. 
Dikasih kendaraan sendiri?..wah bukan gaya saya membiarkan anak seusia dinda berangkat sekolah pake kendaraan motor sendiri, seperti yang umum di lakukan oleh temen-temennya. Selain memang masih melanggar aturan berlalu lintas untuk anak sekolah tingkat pertama membawa kendaraan motor, faktor keselamatan menjadi hal yang utama, lagian anak segede gitu di kasih motor mah bukannya anak jadi pinter, tapi bakalan jadi cabe-cabean...hadeuh, selain itu, kalau Dinda dikasih motor justru malah bikin ibue dan bapake ini ketar-ketir selama dia berangkat sekolah, khawatir kecelakaan, apalagi jika kemudian pulangnya menjadi telat gegara di kasih motor....ngga lah yah, lagian ora tegel sayanya ge'. 
Dinda ke SMP bawa motor sendiri
Sayangnya para orang tua kebanyakan disini...maksudnya di Desa Cilembu...(ditempat lain mah ngga tau saya ge'), para orang tua memberi ijin kesekolahnya dengan membawa motor bahkan banyak orang tua yang membelikan motor saat si anak lulus sekolah dasar dan berniat melanjutkan ke sekolah menengah pertama...."Supaya semangat berangkat sekolahnya"...begitu ujar mereka ketika ditanya oleh pak lurah. 
Dinda ke SMP bawa motor sendiri
Tapi soal itu mah kan pilihan masing-masing para orang tua, mau pake gaya apapun dan metoda apapun pola asuh mereka pada anak-anaknya...seterah ajah mun kitu mah atuh-lah.

Pendapat saya pada anak SMP bawa motor sendiri ke sekolah:
  • Anak ngga bakalan menjadi anak yang pandai,
  • Sering bolos,
  • Pergaulannya menjadi lebih luas, hingga sulit terkontrol,
  • Keselamatan setiap saat menjadi terancam, mulai dari pembegalan dan atau kecelakaan lalu lintas.
  • Anak kita jadi punya titel baru, yaitu cabe-cabean
  • Yang pandai pun bisa jadi bodoh, abisnya yang dipikirin bukan lagi pelajaran, tapi motor barunya.
  • Ada lagi menurut kamu...hiyah kamu....sok atuh tulis di kolom komentar...okeh.

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT :
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger