DESA CILEMBU

Fikih Puasa ke-2

Sebelum melanjutkan membaca Fikih Puasa ke-2, lebih bijaksana jika membaca terlebih dahulu Fikih Puasa, dimana yang dapat membatalkan dan atau tidak membatalkan puasa pada poin terakhirnya adalah:
  • Memakai obat kumur TIDAK membatalkan puasa asal tidak di telan,
  • Menelan sisa makanan dengan tidak di sengaja TIDAK membatalkan puasa
Lanjutan nya pada Fikih Puasa ke-2 adalah:
Boleh berobat ke dokter gigi, suntikan, obat dan darah atau yang tidak disengaja tertelan TIDAK membatalkan puasa
  • Sakit yang kemudian meninggal dunia pada bulan ramadhan, maka status puasanya:
  • Hutang puasanya secara umum tidak di Qadha, tetapi bayar fidyah karena pendapat terkuat qadha puasa hanya untuk puasa nadzar
  • Jika sakit dan meninggal di tengah bulan ramadhan tidak ada hutang puasa dan tidak ada fidyah.
  • Jika sakit di bulan ramadhan tidak sempat meng-qadha (tidak sengaja melambatkan), yaitu sempat sembuh sebentar ketika ramadhan selesai atau sempat meng-qadha tetapi baru sebagian, maka sisanya tidak teranggap hutang puasa dan tidak ada fidyah.
  • Jika sakit di bulan ramadhan, kemudian sempat sembuh dan sengaja melambatkan qadha, keluarganya dan atau walinya membayar fidyah.

Pengambilan Sampel Darah untuk pemeriksaan Lab. TIDAK membatalkan puasaPersediaan Darah di PMI menipis ketika bulan ramadhan. Memberikan donor darah tidak membatalkan puasa. Untuk menangani masalah ini perlu ada kerjasama pemerintah, tokoh Agama dan tenaga kesehatan perlu ada sosialisasi dari Pemerintah di bantu tokoh agama dan eksekusi yang baik dari tenaga kesehatan ketika bertugas.
Semoga persoalan stok darah menipis pada bulan ramadhan tidak terjadi dan terulang,sehingga membuat tenaga medis dapat memberikan bantuan medis secepatnya kepada pasien yang membutuhkan darah.
Fikih Puasa ke-2
Cara puasa orang terkena penyakit epilepsi.
  • Jika kambuh, puasanya di batalkan, jika telah sadar dan tidak kambuh meng-qadha puasa ramadhannya.
  • Jika tidak mampu karena sering kambuh, bisa membayar fidyah saja.
Vaksinasi di bulan ramadhan
  • Suntikan vaksinasi TIDAK membatalkan puasa, vaksinasi hukumnya mubah dan secara kedokteran bermanfaat.
Pembatal puasa terkait dengan anestesi (pembiusan)
  • Anestesi melalui hidung dengan menghirup gas anestesi TIDAK membatalkan puasa,
  • Anestesi kering (akupuntur Cina) dengan menggunakan jarum kering TIDAK membatalkan puasa
  • Anestesi melalui suntikan sudah dibahas  pada artikel sebelumnya Fikih Puasa
Mengenai hilangnya kesadaran selama anestesi
  • Tidak sadar sehari penuh (selama waktu diwajibkan puasa), puasanya TIDAK sah
  • Tidak sadar hanya beberapa saat (tidak penuh selama waktu diwajibkan puasa), puasanya SAH
Pemeriksaan Intravagina dan obat Intravagina TIDAK membatalkan puasa dan tidak perlu mandi wajib (junub).


Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

8 komentar

bertanya sedikit..

kalo berkumur kumur membatalkan puasa ndak mang?

kumur-kumurnya pake kuah soto :)

Balas

Dulu pernah saya Lupa kang,Pas Aus minum, asli itu tanpa kesadaran saya , kira2 seperti itu apa batal gax ya Puasanya ?

Balas

Di yamin aja kumur2nya kang hihi

Balas

Lengkah banget kang .. makasih info nya. |o|

Balas

jangan dengerin kang, asal begitu ge'ci akang wong salah minum obat

Balas

kalau mimpi basah batal atau nggak mang cilembu :ng

Balas

lumrah saya melihat org di public area ngemut siwak ...
bahkan dianjurkan bersiwak kapanpun termasuk jika sdg puasa.
asyik tenan baca ginian nambah ngatri ane jadinye ... haturnuhun kang, barakallah.

Balas

sengaja atau ngga kangmimpi basahnya?

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger