logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Hawu na si Jema

www.desacilembu.com
Hawu na si Jema jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya Tungku miliknya mamih
Hawu (sunda) adalah tungku atau kompor yang terbuat dari tanah liat, asal kata hawu adalah awu (jawa) yang artinya debu atau abu, orang sunda menyebut debu dengan lebu, maka hawu yang notabene adalah tempat memasak yang bahan bakarnya menggunakan kayu yang setelahnya akan banyak abu yang terkumpul di dalamnya, maka orang sunda menyebutnya dengan Hawu.
Huruf H dari kata Hawu ini merupakan aksen atau tekanan kalimat yang merupakan penjelasan dari kata Banyak (tempat berkumpul atau tempat bertumpuknya debu).
Itulah sebabnya kenapa foto benda di bawah ini disebut dengan Hawu
Hawu na si Jema
tah ieu hawu na si jema teh
Si Jema penggalan kata dari ema, mamah, mamih, bunda, mbok (ibu), jadi jema adalah panggilan sayang seorang anak dari sunda kepada sang ibunya, bagi masyarakat sunda di wilayah/didaerah lain panggilan si jema ini terdengar kurang merdu, dan tidak sopan, tetapi bagi warga Desa Cilembu panggilan si jema kepada ibu merupakan tanda bahwa anak tersebut sangat menyayangi dan mencintai ibunya.
Kenapa dengan Hawu na si Jema..?, di jaman modern ini jangankan orang kota, orang di kampung saja sudah sangat langka yang menggunakan hawu untuk memasak, selain sangat tidak praktis, bahan bakar yang digunakan pun menggunakan kayu bakar atau ranting pohon kering yang tentunya harus mencarinya terlebih dahulu di kebun atau di hutan terdekat, selain tentunya dapat merusak lingkungan, memasak menggunakan hawu dapat mengakibatkan wajah kiutmu, kulit langsatmu akan menghitam coreng moreng karena terkena asap hawu.
maka yang masih menggunakan hawu sebagai alat memasak hanyalah si jema doangan, itupun dipakainya jika gas 3 Kg habis.

Janten ayeuna mah si Jema oge' ngangge' Hawu soteh sa'ukur lamun gas elpiji na se'e'p...mun aya ke'ne'h mah, si jema oge' hore'ameun nagngge hawu teh, da matak kulit beungeutna anu mulus tea teh janten marae'hong....tah kitu, cenah mah.


Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT : data-matched-content-rows-num="4,2" data-matched-content-columns-num="1,4" data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger