DESA CILEMBU

Memandang Awan di atas Awan

Bagaimana caranya kita dapat memandang awan di atas awan, tentu mendapat pertanyaan itu, bagi yang otaknya lemot, pasti dahinya dikernyitkan agar terlihat sedang berpikir hendak menjawab pertanyaan tersebut, padahal tetep aja nggak bisa jawab, maklum otaknya lemot apanan ge'.
Tetapi bila yang otaknya encer se encer cairan yang biasanya hanya pada malam jumat saja keluarnya, maka pertanyaan di atas akan segera dapat langsung di jawab tanpa harus mengernyitkan dahinya terlebih dahulu.

#Silahkan renungkan sendiri, Anda termasuk pada otak yang lemot atau otak Anda encer, hanya Anda sendirilah yang tahu.

Memandang Awan di atas Awan
Beberapa alternatif yang harus dilakukan untuk kita mampu memandang awan di atas awan diantaranya adalah
  • kita harus memberi obat penumbuh rambut dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memperlebat bulu-bulu yang ada di punggung (berharap berubah jadi bulu-bulu mirip burung gituh deh) apabila hal itu dapat terjadi, maka harapan kita dapat melihat awan di atas awan dapat tercapai, dengan terbang menggunakan bulu-bulu (baca : rambut) di punggung kita.
Langkah berikutnya agar kita dapat memandang awan di atas awan yaitu:
  • Beli tiket pesawat, lalu pada saat terbang, duduknya di pinggir jendela agar kita dapat memandang awan di atas awan,
  • Mencari Tarantula, lalu mohonlah padanya untuk di gigit, (berharap jadi Spiderman) setelah itu maka Anda bisa bergelantungan dan berdiri di puncak-puncak gedung dan puncak menara, dengan begitu maka Anda akan dapat memandang awan di atas awan.
  • Bersahabatlah dengan burung Garuda (bukan lambang negara loch yah), lalu bujuklah si burung untuk menggendong Anda ke langit biru, dari situ Anda akan dapat memandang awan di atas awan, dan atau
Memandang Awan di atas Awan
  • Anda harus mendaki gunung hingga mencapai puncaknya, lalu seduhlah kopi dan keluarkan Ubi Cilembu dari ransel untuk di kudap sambil menunggu awan lewatdi hadapan, dari situlah maka Anda dapat memandangi awan di atas awan seperti foto di atas itu..tuh
Sudahkah Anda mampu memandang awan di atas awan?

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

19 komentar

aku gasiap mas kalau harus mencari tarantula .. trus di gigit lagi.. hihi

Balas

amazing banget tuh kang digunung mana ya? beenr kang sambil makan ubi cilembu enak tuh

Balas

mang lemmbu cuman malam jumat aja ya keluarnya. hehehehe
malam - malam lainnya beku dong mang. :D

Balas

untung sudah pernah memandang awan di atas awan jadi ga perlu cari tarantula dueh

Balas

kasih tau ngga ya gunung mana...

itu lah intinya

Balas

kalo gituh...tarantulanya di ganti sama saya aja atuh yah...gimana?

Balas

iya giituh....manaaaa buktinya, coba?

Balas

hehehee....jadi malu ;)

Balas

Menyusul kali Kang...

Balas

Memandang awan di atas awan

Udah kayak judul lagu Kang...

Balas

Kalau saya memandanginya dari bawah saja sudah cukup, kalau suatu saat nanti saya bisa memandang awan dari atas awan, saya harap bahwa saya tidak lagi sedang bermimpi karena ternyata kita memang bisa memandang awan dari atas awan,, cara diatas bisa jadi alternatif bagi saya untuk bisa memandang awan dari atas awan...xexexexex :D

Balas

Itu cairan yang keluar pas malem jumat aja cairan otak apa cairan yang .. Ahsudahlah..

Langkah2nya absurd semua bang, masak disuruh temenan sama Burung, orang punya burung sendiri .. eh

Balas

Memandang awan diatas awan
Artinya sungguh tampan
Mampu menerbangkan angan
Melepas puas setelah pendakian...

Balas

kang wahab nggak percaya juga ya ;)

Balas

emang ada gituh?
lagunya siapa, coba?

Balas

cairan apa hayo...
kasih tau nggak yaa....

nah kalo punya burung sendiri mah berarti bisa langsung terbang ajah atuh

Balas

tumben banget mang zae bener....coba

wah pasti hari ini mah mamang nggak salah minum obatnya ya :) ;)

Balas

ehmm...ehmm...selalu ah untuk ceu-ceu Anisayu

Balas

tuh pemandangan muantab bener ya...
kayak di film denias aja kang

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger