DESA CILEMBU

Sejarah Bundaran Polres Sumedang

Sejarah Bundaran Polres Sumedang - Bundaran Polres Sumedang merupakan gerbang kota Sumedang, baru bahkan masih dalam taraf penyelesaian pekerjaan bundaran ini adalah sebuah jalan persimpangan arah masuk ke dalam kota Sumedang dari arah Bandung - Sumedang - Cirebon yang di pojok kanan jalan berdiri Kantor Polres Sumedang, sebab itulah bundaran ini disebut dengan Bundaran Polres Sumedang.
Sejarah Bundaran Polres Sumedang
Persimpangan jalan bundaran polres ini merupakan bagian dari Jalan Raya Pos (Grote Postweg - Anyer - Panarukan - Gubernur Jenderal Belanda, Herman Willem Daendels)
Sebelum di perlebar oleh Daendels, sesungguhnya jalan tersebut sudah ada sejak tahun 16 28 - 1629, jalan yang masih berupa jalan setapak ini selalu di lewati Sultan Agung dari Mataram untuk menyerang Batavia.
Sejarah Bundaran Polres Sumedang
Dari tahun ketahun persimpangan jalan yang sekarang di kenal dengan Bundaran Polres Sumedang dari segi konsrruksi maupun pelebaran tidak pernah mengalami perubahan yang mendasar, sementara volume kendaraan dari tahun ketahun semakin meningkat sehingga mengakibatkan kemacetan setiap hari dan malam di persimpangan bundaran Polres Sumedang ini, selain soal kemacetan faktor lain dan secara geometrik, lebar jalan di persimpangan Polres ini kurang, selain itu lokasi jalan ini merupakan titik temu empat ruas jalan, yakni :
  1. Jalan Pangeran Kornel (dari arah Bandung) sebelah barat,
  2. Jalan Prabu Geusan Ulun (sebelah timur),
  3. Jalan Cut Nyak Dien (sebelah selatan).
Sejarah Bundaran Polres Sumedang
maka sebagai antisipasi dari kemacetan sepanjang waktu tersebut sejak tahun 2014 kemudian di bangun Bundaran Polres Sumedang dengan taman air mancur di tengah jalan dan pernak-perniknya layaknya sebuah taman bundaran kota yang juga di fungsikan sebagai gerbang masuk ke kota Sumedang.
Baca juga :
Bundaran Polres Sumedang kini sudah berubah lebih indah dan tidak macet lagi.

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

5 komentar

Sudah lama wujudnya jln2 bunduran tu ya sejak zaman kerajaan Mataram lagi...dulu masa sekolah belajar sejarah Mataram ni...

Balas

betul, jalan tersebut memang bekas jalan setapak pada jaman Mataram

Balas

Waduh nembe sumping tos ditaros "mau ngapain lu...? ga bang saya cuma main ke bundaran Polres Sumedang soalnya belum pernah boleh kan bang?

Balas

hahay, mana air mancurnya?ga ada ah, paling juga mang lembu pegangin selang mancurin ke atas :p

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger