DESA CILEMBU

Upacara Adat NGALAKSA

Upacara adat Ngalaksa merupakan prosesi membuat makanan dari tepung beras oleh seluruh warga yang menjadi pemangku acara (rurukan), yang dilakukan selama tujuh hari tujuh malam yang selama proses ngalaksa ini di iringi oleh kesenian Tarawangsa sejenis alat musik gesek seperti rebab di tambah dengan alat musik tradisional lainnya seperti kecapi yang disebut oleh masyarakat sunda Jentreng.
Ngalaksa yang terlihat dalam gambar dilakukan oleh rurukan Pasirbiru - Rancakalong - Sumedang
Di Kecamatan Rancakalong - Sumedang, ada empat desa yang pada setiap tahunnya melaksakan adat budaya Ngalaksa yang di bantu oleh sembilan desa tetangga lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Rancakalong - Sumedang, rurukan lainnya adalah:
  • Rurukan Rancakalong,
  • Rurukan Pamekaran, dan 
  • Rurukan Nagarawangi.
Upacara Adat Ngalaksa yang biasanya di hadiri oleh pejabat daerah bahkan pejabat nasional,pada saat dilakukan acar penyambutan para pejabat tersebut para penduduk yang mengringi membawa peralatan dan bahan-bahan yang akan di gunakan untuk ngalaksa yang diramaikan juga oleh kesenian Reak dan Bangbarongan.
Upacara Adat NGALAKSA
Tahapan pelaksanaan Ngalaksa
  1. Menyampaikan sosialisasi (sunda:bewara) kepada seluruh warga masyarakat untuk mengumpulkan bahan serta alat untuk membuat Laksa,
  2. Memilih bahan yang sesuai (sunda: mera)
  3. Mesel bakal dan mesel geulis yaitu tahapan menumbuk padi dengan halu (alat tradisional penumbuk padi) hingga menjadi beras,
  4. Memilih beras hasil di tumbuk untuk di tumbuk ulang dijadikan tepung,
  5. Membumbui, membungkus dengan menggunakan daun congkok 
  6. Merebus Laksa, setelah matang,
  7. Laksa dibagikan kepada seluruh warga
Upacara Adat NGALAKSA di rurukan Pasirbiru ini semoga jadi adat istiadat yang tidak punah oleh kemajuan jaman


Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

11 komentar

masih tetap melestarikan adat istiadat ya di dess Cilembu...perlu dilestarikan itu

Balas

Semakin banyak mengenal budaya dan dilestarikannya di setiap daerah maka kita bisa akan lebih tahu ya mang, apalgi pesan moral yang disampaikan melalui upacara seperti adat ngalaksa

Balas

Say teh orang sunda tapi teu apal kana upacara adat ngalaksa,, tapi mun hajat lautmah terang,, ngerakeun pisan nya ?? xexexe,, tapi ari rurukan teh naon mang ?? terang soteh abimah durukan sanes rurukan xexexexe...

Balas

ternyata ada makanan seperti ini, saya tahunya cuma ubi cilembu. patut dipromosikan lebih banyak lagi biar makin banyak yang tahu!

Balas

sebelum menjawab pertanyaan akang, mendingan akang baca sampe tuntas dulu atuh nyak ;)

Balas

ngga juga...kebetulan aja :)

Balas

pesan moralnya itu kudu diterapin sama kita ya

Balas

hehe...kok bisa begitu ya tukang colong teh :)

Balas

Ini acaranya rame dari awal apa pas pembagian laksanya aja yang rame Kang?

Balas

mungkin hanya baca judul saja mas

Balas

kalo moral ya diterapin ke kita mas, masak ke kambing sih

Balas

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger