logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Faktor yang menghalangi terkabulnya Doa

www.desacilembu.com
Faktor yang menghalangi terkabulnya Doa ~ Secara umum minimal ada empat hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan aturan main dalam berdoa menurut Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad saw:
  1. Faktor-faktor yang membuat doa tidak terkabul,
  2. Syarat-syarat terkabulnya doa,
  3. Adab dalam berdoa,
  4. Waktu-waktu dan kondisi dikabulkannya doa.
Beberapa Faktor yang menghalangi terkabulnya Doa:
  1. Doa tersebut tidak disenangi oleh Allah swt, karena mengandung maksiat dan permusuhan di dalamnya,
  2. Hati yang lemah, dan tidak menghadapkan diri sepenuhnya kepada Allah swt, saat berdoa.
  3. Memakan makanan yang haram, berbuat kezhaliman dan maksiat sehingga dosa-dosa itu menutupi hati mereka,
  4. Berlebihan dalam berdoa, berteriak serta meratap dengan keras,
  5. Berdoa memohon keburukan bagi diri sendiri, keluarga dan harta.
Syarat-syarat terkabulnya doa:
  1. makan makanan yang halal dan baik,
  2. Tidak terburu-buru minta dikabulkan,
  3. Tidak pamer (riya),
  4. Berdoa bukan menyangkut dosa dan memutuskan tali silaturahmi,
  5. Berprasangka baik kepadaAllah swt.
Adab dalam berdoa:
  1. Dianjurkan berwudhu terlebih dulu sebelum berdoa,
  2. Menghadap Kiblat,
  3. Mengangkat kedua tangannya ketika berdoa dan mengusapkan ke wajahnya ketika selesai berdoa,
  4. Diawali dengan mengucapkan hamdalah dan shalawat nabi,
  5. Khusyu, merendahkan diri di hadapan Allah swt, dan dengan suara yang lembut,
  6. Dinyatakan sendiri (langsung), yakin akan dikabulkan dan konsentrasi penuh (tidak lalai),
  7. Mengulang-ulang doanya sebanyak tiga kali,
  8. Berdoa dengan menggunakan Asmaul Husna,
  9. Mengakhiri doa dengan shalawat kepada Nabi saw.
Waktu-waktu dikabulkannya doa:
  1. Waktu antara adzan dan iqomat,
  2. Waktu sesudah sholat-sholat fardhu,
  3. Pada waktu sepertiga malam yang akhir,
  4. Pada malam Lailatul qadar,
  5. Pada bulan Ramadan,
  6. Pada malam dan atau hari Jumat,
  7. Waktu imam naik keatas mimbar pada Jumat sampai selesai sholat Jumat,
  8. Pada hari Arafah bagi yang sedang menunaikan ibadah haji,
  9. Setelah melempar Jumrah,
  10. Diwaktu lapang.
Kondisi-kondisi dikabulkannya Doa:
  1. Ketika sujud
  2. Ketika terbangun malam hari seraya mengucapkan kalimat Tauhid
  3. Ketika berpuasa
  4. Ketika bepergian
  5. Ketika dizhalimi
  6. Ketika berjihad
  7. Ketika dalam majelis-majelis zikir

Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT : data-matched-content-rows-num="4,2" data-matched-content-columns-num="1,4" data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | DMCA.com Protection Status | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger