DESA CILEMBU

Billiard Taruhan Kopi

Billiard Taruhan Kopi ~ Sebagai pekerja lapangan, maka ketika hujan melanda wilayah kerja, maka seluruh pekerjaan pun jadi terhenti, kesempatan seperti ini, biasanya kami gunakan untuk bercengkrama di ruang direksi keet sambil menghadap ke laptop nya masing-masing.
Pada saat kumpul seperti ini biasanya obrolan awal pasti rada serius yaitu mengevaluasi pekerjaan yang sudah dan sedang berlangsung serta membahas kendala sekaligus mencari jalan keluarnya, setelah dirasa cukup, maka obrolan selanjutnya berlanjut pada topik-topik diluar pekerjaan, khususnya soal berita yang sedang ng-trend...kalau sudah demikian maka yang pendiam pun pasti akan angkat bicara (minimal ikut cekikikan), karena biasanya pembahasan akan keluar jalur lintas normal, yaitu membahas persoalan seputar pangkal paha....bisa paha siapa saja...  bisa punyanya mang yono, mang indra, bisa juga kepunyaannya neng bela atau siapa saja...tergantung mood-nya masing-masing. Jika hal ini sudah dimulai maka obrolan akan berujung pada, misalnya:
  1. Apa perbedaan Rasa... dari biudin yang putih, yang hitam, dan atau yang sawo matang... yang becek, yang pered atau becek nggak, tapi juga nggak pered...tengah-tengah gituh deh.... atau bisa juga tentang, apa
  2. Perbedaan rasa...antara....biudin yang kurus, biudin yang gemuk atau biudin yang ngadungkukmunu-u kaya kue mangkok?
Kata orang bijak mah obrolan seperti diatas bisajadi Obat awet muda...ceunah eta ge'.... emang terbukti bener sih...tuh liat aja tetangga saya doyan ngomong dan mikir yang jorok-jorok, wajahnya terlihat awet muda selalu...tuh.

Billiard Taruhan Kopi
Sayang suasana hujan kali ini yang ada di direksi keet hanya kami bertiga, maka kami (saya dan mang Adyt) memutuskan untuk bertanding main billiard...sementara mang Bayu kami jadikan penonton yang meragkap jadi wasit pertandingan.

Sebelum kita billiard, lebih bagus kalau kita tentukan dulu taruhannya, kita salaman...tapi ingat....jangan cipokin saya loch ya, cukup salaman doang, sebagai tanda...kalau pertandingan billiard kita kali ini....suceng... nggak boleh ngeles dan banyak alesan ketika main billiardnya kalah.... 
kalau dalam dua ronde kalah..... maka yang kalah wajib membuatkan kopi untuk sang pemenang, sekalian bikin juga untuk penontonnya.... Ujarku menantang
Derr.....pertandingan billiard dimulai....
satu ronde.....dua ronde.....tiga ronde.....sampai dengan sepuluh ronde....
skor akhir tidak lagi 2 - 0....atau 3 - 0 .....tetapi 10 - 1...kemenangan buat siapa, coba?
Pastinya kemenangan besar buat mang Lembu dong ah....
Billiard Taruhan Kopi
Sebelum melanjutkan Baca juga:
Billiard Taruhan Kopi
Aneka Alasan dan berbagai perngelesan mang adyt lakukan demi tidak mendapatkan hukuman membuatkan kopi susu buat sang juara....walau oleh penonton (Pak Mas Bayu) sudah di buli-i sedemikian dahsyatnya pun...mang Adyt tetap ngeles.
Setelah tak rayu dan tak kasih kerlingan mata genitku...akhirnya mang Adyt beranjak dari meja billiard-nya dan segera membuat kopi untuk sang juara
Billiard Taruhan Kopi
Billiard Taruhan Kopi
Billiard Taruhan Kopi
Demikian kisah mengenai betapa berharganya segelas kopi dari hasil pertandingan Billiard Taruhan Kopi ini semoga jadi inspirasi bagi Anda.
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan dari bambu ramah lingkungan,...ng-klik GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger