logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

4 Contoh Rumah Tangga Rasulullah Saw

www.desacilembu.com
Rumah Tangga Rasulullah Saw ~ Sejenak kita melihat dan belajar bagaimana Rasulullah Saw membangun rumah tangga, untuk kemudian kita wajib menjadikannya referensi serta contoh yang patut kita terapkan pada rumah tangga kita masing-masing dengan harapan rumah tangga yang kita bangun kemudian akan menjadi rumah surga di dunia maupun surga diakherat kelak. wallahu'alam.
4 hal yang wajib kita pelajari dari rumah tangga Rasulullah Saw.
  • Dominasi Tanggungjawab Ayah dalam mendidik dan memberikan kasih sayang kepada anak-anak.
Dari Anas r.a., dia suka membantu Rasulullah Saw. Katanya bawah rasulullah Saw. adalah seorang ayah dan suami yang paling tulus dan setia. Dia menggambarkan, Saya tidak pernah melihat seseorang yang dapat mencintai anggota keluarganya lebih besar dari pada Rasulullah Saw. (H.R. Bukhari).
Rasulullah Saw. selalu menegakkan shalat, bagaimana Allah Swt. memerintahkan dalam ayat: Perintahkanlah keluargamu melaksanakan shalat dan sabar dalam mengerjakannya... (Q.S. TaHa [20]: 132)
Sejak dini anak-anak harus secara konsisten diajak, dibiasakan, dimotivasi untuk mengerjakan shalat sehingga ketika mereka beranjak dewasa menjadi terbiasa.
Disampaikan oleh Abdullah bin Abbas r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda: Sayangilah anak-anakmu dan berilah mereka pendidikan yang pantas. (H.R. Ibnu Majah). dalam hadis lain diterangkan, Tekunilah anak-anakmu dan perbaikilah akhlak mereka. (H.R. Ibnu Majah). Selanjutnya: Tidak ada pemberian yang paling utama dari seorang ayah kepada anaknya, selain (pemberian) berubah akhlak yang baik. (H.R. Tirmizi).
Dari kisah diatas, sangat jelas bahwa peran ayah seharusnya dominan dalam mendidik seluruh anggota keluarga, lebih khusus anak-anaknya.
  • Tanggungjawab Ayah dalam menafkahi dan memberi NAMA yang baik bagi anak
Dari Abu Qulabah menyatakan bahwa rasulullah Saw. pernah bersabda: Siapakah yang paling pantas menjadi orang yang diberi pahala (oleh Allah Swt) daripada orang-orang yang mengeluarkan hartanya untuk anak-anaknya agar mereka selamat dari pada kemungkinan mengemis / meminta-minta dan menjadi makmur. (H.R. Tirmizi)
Kewajiban ayah adalah memberi nama anak yang mengandung doa dan harapan yang baik, Rasulullah Saw. berkata: Engkau akan dipanggil dengan namamu dan nama ayahmu. Jadi, berilah nama-nama yang bagus untuk anak-anakmu. (H.R. Abu Dawud).
Satu lagi sabda Rasulullah Saw. dalam soal ini, bahwa: Bukanlah dari golongan kami orang yang diperluas rezekinya oleh Allah lalu kikir dalam menafkahi keluarganya. (H.R. Adailami).
  • Anak adalah amanah bagi orang tua, perlakukan mereka secara adil
Dibutuhkan niat yang kuat, iman kepada Allah Swt. dan akherat, serta teladan rasulullah Saw. dalam membina rumah tangga agar buah hati menjadi investasi akherat. Sebab itu maka perlu kita renungi firman Allah Swt. Janganlah membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kami-lah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka....Demikianlah Allah memerintahkan kepadamu agar kamu mengerti. (Q.S. Al-An'am [6]: 151).
Jadi senantias jaga keramahan dan kelembutan ketika berinteraksi dengan anak-anak, ketahuilah bahwa keramahan dan kelembutan itu merupakan akhlak yang baik.
Allah Swt. berfirman: Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Ia merasakan beratnya penderitaanmu dan sangat menginginkan keimanan dan keselamatan untukmu. Ia juga penyantun dan penyayang terhadap orang-orang beriman. (Q.S. At-Taubah [9]: 128)
  • Bangunlah rumah tangga dengan tanggungjawab dan keteladanan
Beberapa keterangan yang patut kita camkan:
  • Sungguh, pada diri rasulullah Saw itu ada suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharapkan rahmat Allah dan yakin akan kedatangan hari kiamat serta banyak mengingat Allah. (Q.S. Al-Ahzab [33]: 21)
  • Sungguh telah ada teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya...(Q.S. Al-Mumtahanah [60]: 4)
  • Hai, orang-orang beriman, jauhkan diri dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat kasar dan tegas, yang tidak durhaka kepada Allah dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya. (Q.s. At-Tahrim [66]: 6).
  • Tidak ada seorang bayi yang lahir melainkan dia lahir didalam keadaan fitrah, maka kedua-dua ibu bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi. (H.R. Bukhari dan Muslim).
Barang siapa memberi teladan yang baik, maka baginya pahala ditambah dengan pahala orang yang mengerjakannya dengan tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala orang yang bersangkutan.
Maka hanya dengan ketakwaan ibu dan ayah bisa bahu membahu mengurus dan membesarkan anak sambil tetap khusyuk beribadah disesuaikan dengan kondisi anak-anak, karena Rasulullah Saw. sudah memberikan 4 Contoh Rumah Tangga Rasulullah Saw kepada kita tentang bagaimana membina untuk menuju rumah tangga yang Samawa.
Anda sedang mencari Tanah dengan harga dibawah Rp 100 ribu/meter, kami menyediakan banyak pilihan silahkan CARI di HARGA TANAH MURAH/bata
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT :
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger