logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Pro dan Kontra Walimatussafar Haji

www.desacilembu.com
Pro dan Kontra Walimatussafar bapak Koko Komarudin, S.Pd.i dan Mamah ~ Minggu (30/7/2017) rumah di jalan raya Cilembu - Haurngombong, RT03/09 No.53 Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dipenuhi oleh para undangan Walimatussafar haji yang keberangkatannya Insyaallah dilaksanakan tanggal 14 Agustus 2017 kloter 5 Kabupaten Sumedang.
Waliimatussafar berasal dari akar kata Waliimah yang berarti jamuan atau pesta dan Safar yang berarti perjalanan. Dengan demikian kata Waliimatussafar berarti jamuan atau pesta bagi orang yang hendak melakukan perjalanan jauh.
Walimatussafar yang dilaksanakan lebih kepada karena tradisi umum yang telah lama dilaksanakan oleh kebanyakan calon haji, lebih khusus lagi para calon haji dari wilayah perdesaan memang menuai Pro dan Kontra.
Pro dan Kontra Walimatussafar Haji
Masing-masing umat Islam yang pro dan kontra tersebut memiliki pertimbangan serta alasan dari pelaksanaan acara Walimatussafar ini dengan disertai atas keyakinan mereka masing-masing pada dalil yang mereka miliki dan ketahui.
Pro dan Kontra Walimatussafar Haji
Umat yang Pro pada acara Walimatussafar
Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) Lampung KH Munawir menjelaskan, upacara walimatus safar perihal kepergian jamaah haji bukan sekadar tradisi lokal. Upacara walimahan itu merupakan sunah yang dilaksanakan umat Islam sejak masa Rasulullah SAW.
Mengadakan walimatul haji atau acara tasyakuran yang diadakan setelah seseorang pulang dari mengadakan perjalanan jauh adalah termasuk perbuatan yang disunahkan. Jadi walimatus safar itu bukan kegiatan yang tidak memiliki dasar sama sekali, sehingga tergolong kegiatan yang dilarang," tegas Kiai Munawwir, Sabtu (23/7). Lebih lanjut, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung ini juga mengutip beberapa hadits yang menjadi dasar kesunahan walimatus safar yang salah satunya diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Sahabat Jabir RA.
Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa Rasulullah SAW ketika pulang dari Madinah melakukan penyembelihan kambing atau sapi," kata Kiai Munawwir.
Pro dan Kontra Walimatussafar Haji
Selain itu, terdapat hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Turmudi dan Abu Dawud yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW mengadakan walimah untuk Shafiyah dengan bubur sawik dan kurma.
Dari kedua hadist ini sebagian ulama seperti Syekh Zakariya Al-Anshari dalam kitab Atsnal Mathalib berpendapat bahwa walimah tidak hanya disunahkan dalam acara akad nikah tetapi walimah juga disunahkan ketika seseorang pulang dari perjalanan jauh, terangnya.
Menurutnya, walimatul haji tidak bisa dihukumi kegiatan yang dilarang dan tidak memiliki dasar. Bahkan sebagian ulama juga ada yang berpendapat bahwa, walimah yang diadakan sebelum berangkat atau sesudah pulang haji hukumnya sama, sunah.
Pro dan Kontra Walimatussafar Haji
Umat yang kontra pada acara Walimatussyafar
Calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji, lazimnya mengadakan suatu acara dimana keluarga, handai tolan, tetangga, akan hadir di rumah calon haji tersebut tujuannya untuk menyampaikan ucapan selamat dan mengiringi doa keberangkatan calon jamaah haji agar lancar didalam pelaksanaan ibadah dan mendapat predikat haji mabrur. Bermaaf maafan, kemudian sebagian dari undangan yang hadir memesan doa tertentu atau bahkan oleh-oleh tertentu dari Arab Saudi kepada calon haji. Kebiasaan ini diiringi suatu harapan, pada suatu hari kelak, mudah-mudahan mereka pun mampu melaksanakan ibadah haji sebagaimana orang yang akan melaksanakan Rukun Islam kelima tersebut.
Sebenarnya kegiatan yang biasa disebut Walimatussafar Haji ini tidak ada tuntunannya baik dari Rasulullah maupun para sahabat jika ini dikaitkan dengan ritual perjalanan haji itu sendiri
Walimatussyafar ini hanyalah sebuah tradisi, sehingga Anda sebagai calon jamaah haji harus mengetahui betul bahwa yang Anda lakukan bukan suatu keharusan, tidak ada kewajiban maupun sunnahnya. Pasalnya tak sedikit orang ingin menggelar acara Waliimatussafar hanya untuk tujuan tak seharusnya seperti agar nantinya ia disebut pak/ibu haji, sehingga terjebak dalam perbuatan Riya.
    Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Iidhaah telah merinci adab-adab safar itu yang antara lain:
    • Pertama, sebelum berangkat meninggalkan rumah dianjurkan untuk shalat dua rakaat dimana pada rakaat pertama membaca surat Al-Kafirun dan pada rakaat kedua membaca Al-Ikhlas, kemudian setelah salam membaca ayat Kursi, surat Al-Quraisy, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas yang dilanjutkan dengan berdo’a agar urusannya dimudahkan.
    • Adab safar lain yang disebutkan Imam Nawawi adalah: hendaknya ia mengucapkan wada’ (pamitan) terhadap keluarga, para tetangga dan para teman dekatnya. Tujuannya adalah untuk meminta maaf terhadap mereka dan agar mereka mendo’akannya.
    • Imam Nawawi menyebutkan adab-adab kepulangan dari safar, di antaranya: ketika tiba di rumah dianjurkan agar menuju mesjid terdekat untuk kemudian shalat dua rakaat, dan demikian juga apabila masuk ke rumah dianjurkan untuk shalat dua rakat lalu berdo’a dan memanjatkan rasa syukur kepada Allah swt. Adapun niatnya adalah tanpa perlu mengucapkannya dengan lafal-lafal khusus yang berbahasa Arab, tapi cukup berniat di hati saja tanpa perlu dilafalkan. Jadi shalat dua rakaat sepulang ibadah haji bukanlah sunah haji tetapi bagian dari adab safar saja.
    Saran Bijak untuk Walimatussafar
    Adanya anjuran untuk melakukan shalat sunnah safar dua rakaat sebelum keberangkatan. Dan dianjurkan didalam sholat, setelah membaca Al-Fatihah untuk membaca surat Al-Kafirun di rakaat pertama dan surat Al-Ikhlas di rakaat kedua.

    Selebihnya yang kita dapati dalilnya justru penyambutan ketika seseorang kembali dari haji. Di mana para ulama mengatakan dianjurkan untuk memberikan ucapan doa dan selamat kepada yang bersangkutan.
    عن ابن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان إذا قفل من غزو أو حج أو عمرة يكبر على كل شرف من الأرض ثلاث تكبيرات ثم يقول لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير آيبون تائبون عابدون ساجدون لربنا حامدون صدق الله وعده ونصر عبده وهزم الأحزاب وحده رواه البخاري
    Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah bila kembali dari suatu peperangan atau haji atau umrah, beliau bertakbir 3 kali kemudian mengucapkan:
    • Tidak ada tuhan yang Esa tidak sekutu baginya. 
    • Baginyalah Kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia atas segala sesuatu Maha Kuasa. 
    • Orang-orang yang kembali, orang yang taubat, orang yang beribadah, orang yang bersujud, orang yang memuji. 
    • Benar dalam janji-Nya menolong hamba-Nya serta menghancurkan sekutu dengan sendirian.
    Yang secara harfiah ada tuntunannya anjuran melakukan shalat sunah safar dua rakaat sebelum keberangkatan. Dianjurkan setelah membaca surat Fatihah untuk membaca surat Kafirun di rakaat pertama dan surat al-Ikhlas di rakaat kedua.
    Demikian Pro dan Kontra Walimatussafar Haji semoga bermanfaat.
    dikutip dari berbagai sumber
    Anda sedang mencari UBI madu CILEMBU Asli BERSERTIFIKAT IG (HAKI), Anda berada di situs yang tepat, silahkan CARI di Ciri UBI madu CILEMBU
    Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
    Print PDF
    ARTIKEL TERKAIT :
    Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
    NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »
    Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger