logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Tikus Tidak Suka Jengkol

www.desacilembu.com
Tikus Tidak Suka Jengkol ~ Binatang pengerat tikus memang sangat merugikan para petani padi, tetapi sesungguhnya tikus yang berdasi, yang berkantor digedung mewah yang pembangunannya hasil patungan seluruh rakyat, tikus-tikus ini biasanya bergaya flamboyan, berpeci hitam dan kerap muncul cengengesan dimedia televisi-lah yang lebih berbahaya karena tikus-tikus ini ternyata pandai menggerogoti dan berkelat-kelit bersembunyi dengan mengatas namakan rakyat serta agama demi mendapatkan keuntungan pribadi, karena para tikus ini ternyata kebanyakan punya selingkuhan para gadis dan wanita cantik bukan dari kalangan tikus tentunya, sebab itu maka untuk para tikus tersebut dapat menunggangi para gadis cantik itu mereka harus melakukan tipu-tipu. (lihat: Peci Hitam Fahri Hamzah)
Kesengsarakan seluruh rakyat justru dijadikan alasan mereka (para tikus berdasi) itu untuk mencari alasan atas perbuatan tipu-tipu yang mereka lakukan. Ketika tikus ini tertangkap dan lalu dijadikan tersangka oleh petani, segera saja mereka menjalankan akal bulusnya dengan berpura-pura sakit, misalnya dan atau berupaya lewat pintu belakang mendekati para petani untuk membagi hasil tipu-tipu mereka dan mengiming-iminginya dengan menawarkan para gadis dan wanita yang sudah pernah ditumpakinya demi menyelamatkan dirinya dari jeratan hukum.....sungguh cerdik hama tikus yang berdasi ini. (baca: Koruptor doyan M***K pidato Anti Korupsi)
Tikus Tidak Suka Jengkol
Tikus Tidak Suka Jengkol
Kisah tikus tidak suka jengkol adalah:
Hama tikus yang kerap menganggu tanaman padi mampu menggagalkan panen padi hingga 100 persen, saking kesal dan marahnya kepada para tikus sawah ini, maka salah satu istri pak tani didaerah Subang yang merasa marah karena gagal panen kemudian membuang jengkol bekas makan sang suami kedalam lubang tikus yang ada di pematang sawah miliknya, sambil bergumam, begini: tah, lebok tah jengkol urut salaki dewek keur maraneh...sugan maraneh tikus nu aya dijero liang...jejengkoleun jiga salaki dewek tuh geura...pek. lebok ku maraneh, begitu ujarnya sambil mlengos.
Translate: tuh, silahkan makan jengkol sisa suami saya oleh kalian para tikus yang ada dilubang, semoga kalian jejengkoleun (penyakit akibat terlalu banyak makan jengkol)...silahkan dimakan.

Eladala....satu hari setelahnya terlihat tikus yang kemarin bersembunyi dilubang tersebut tepar, dan sempoyongan mirip siudin mabuk A-O, bahkan ada beberapa tikus yang usianya sudah agak tua, mati dengan mulut berbusa, mata melotot, dan perut yang membuncit membeku didekat lubang tersebut.
Sejak kejaian tersebut maka kemudian ketua Kelompok Agro Bisnisplus Subang (ABS), berinisiatif untuk mengusir hama tikus yang menggangu tanaman padi mereka dengan menggunakan jengkol.

Cara mengusir Hama Tikus Menggunakan Jengkol
  1. Jengkol yang mentah dan atau yang matang (tidak usah disemur jengkol dulu juga....keiles), ditebarkan didepan lubang sarang tikus yang ada dipematang atau yang ada disekitar sawah,
  2. Buat ekstrak jengkol, dari 1 kg jengkol direndam dalam 2 liter air selama 2 hari, kemudian semprotkan ekstrak jengkol ke area padi,
  3. Lakukan penyemprotan menggunakan ektrak jengkol 2 - 4 minggu sekali.
Semoga ide diatas dapat menjadi inspirasi untuk kemudian jengkol dan ektrak jengkol ini dijadikan cara mengatasi tikus-tikus berdasi juga, karena ternyata Tikus Tidak Suka Jengkol, semoga para tikus berdasi juga tidak suka jengkol.
Anda sedang mencari UBI madu CILEMBU Asli BERSERTIFIKAT IG (HAKI), Anda berada di situs yang tepat, silahkan CARI di Ciri UBI madu CILEMBU
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT :
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger