logo
Ganti kemasan produk Anda dengan Kemasan berbahan dasar bambu ramah lingkungan...dimensi bisa request. Lihat GRATIS di DAFTAR HARGA KEMASAN BAMBU

Modifikasi Ojeg Palang

www.desacilembu.com
Ojeg Palang adalah alat transportasi andalan bagi para pengusaha atau pemilik perkebunan kayu. Tanpa para pengojeg palang ini pengusaha kayu akan sangat kesulitan untuk dapat mengangkut kayu-kayu hasil budidayanya menuju gudang penyimpanan yang tentunya berada di luar wilayah perkebunannya.
Lokasi perkebunan yang jauh dari akses jalan raya justru kemudian memberi peluang bagi para warga sekitar yang tinggal dekat lokasi perkebunan untuk menjadi tukang ojeg palang yang tugasnya mengangkut serta membawa kayu gelondongan yang baru ditebang menuju ke tepi jalan raya atau jalan yang dapat diakses oleh kendaraan truk dengan sebuah sepeda motor hasil modivikasi ekstrim yang dilakukan sendiri dan dibantu oleh bengkel terdekat.
Tukang Ojeg Palang
Modivikasi Ojeg Palang
Modivikasi ekstrim harus dilakukan oleh sang pemilik motor, jika tidak niscaya motor yang menjadi alat bantu mereka tidak dapat digunakan dan bekerja secara maksimal, selain volume muatan berupa kayu gelondongan atau ranting yang masih dapat dijual tidaklah ringan dan sedikit jumlahnya.
Dalam sekali angkut para tukang ojeg palang ini hanya mampu mengangkut kayu jenis:
  • Gelondongan sebanyak setengak meter kubik
  • Ranting sebanyak satu meter kubik
Modivikasi Ojeg Palang
Penghasilan tukang ojeg palang pengangkut kayu
  • Sekali angkut ongkos ojeg palang ini dibayar sebesar Rp. 30 ribu, maka bila harus mengangkut kayu gelondongan, kemampuan para pengojeg palang ini dalam sehari hanya sanggup mengangkut 5 - 6 kubik kayu, artinya Rp 30 ribu dikalikan dengan 5 atau 6 kali balik, maka penghasilan dari pengojeg palang ini mencapai Rp 150 ribu hingga Rp 160 ribu per hari.
  • Sedangkan jika mengangkut kayu ranting (sekali angkut hanya mampu mengangkut kayu ranting sebanyak setengah meter kubik, (seperti terlihat dalam foto diatas), maka para pengojek palang ini harus bolak balik sebanyak 12 hingga 16 kali bolak balik untuk mendapatkan hasil angkutan kayu sebanyak 6 hingga 7 meter kubik, artinya Rp 30 ribu dikalikan dengan 12 kali bolak-balik hingga 14 bolak-balik sama dengan Rp 360 ribu hingga Rp 420 ribu perhari.
  • Biaya operasional, bensin 4 - 5 liter.
Sebuah penghasilan yang cukup besar bagi seorang tukang ojeg, meskipun resiko yang harus dihadapi oleh para tukang ojeg palang ini sangat berbahaya bagi keselamatannya, karena jalan yang harus dilalui adalah jalan setapak yang tidak beraturan, curam dan basah ketika hujan.
Karena sedemikian ekstrimnya lintasan yang harus dilalui mereka, maka motor yang digunakan pun harus di modivikasi sedemikian sehingga sangat ekstrim.
Shockbreaker pun harus dipasang double, selain sebagai titik tumpu beban kayu yang diangkt, juga sebagai penyeimbang dari palang yang diikat melintang diantara body motor yang berfungsi sebagai dudukan kayu.
Modivikasi Ojeg Palang
Salah satu lintasan ojeg palang
Untuk mengingatkan dan melihat ojeg palang sedang mengangkut kayu gelondongan, silahkan baca lagi:
Begitulah kira-kira mengapa para pengojeg ini kemudian melakukan Modivikasi pada Ojeg Palang-nya, semoga dapat menambah wawasan kita semua
Anda sedang mencari UBI madu CILEMBU Asli BERSERTIFIKAT IG (HAKI), Anda berada di situs yang tepat, silahkan CARI di Ciri UBI madu CILEMBU
Enter your email address to get update from DESA CILEMBU.
Print PDF
ARTIKEL TERKAIT : data-matched-content-rows-num="4,2" data-matched-content-columns-num="1,4" data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">
Tulisanmu ingin dibayar? Kirim artikelmu ke: troyalfawaz@gmail.com
NOTES: Jika Kolom Komentar Nggak Terbuka, Harap Muat Ulang Halaman ini
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2008 - DESA CILEMBU | Privacy Policy | Disclaimer | About | Created by Kompi ajaib - Powered by Blogger