Pendidikan Keaksaraan


KONSEP DASAR PENDIDIKAN KEAKSARAAN
PENGERTIAN
Program pendidikan keaksaraan merupakan bentuk layanan pendidikan nonformal untuk membelajarkan warga masyarakat buta aksara, agar memiliki keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung, yang berorientasi pada kehidupan sehari-hari dengan memanfatkan potensi yang ada dilingkungan sekitarnya, sehingga WB dan masyarakat dapat meningkatkan mutu dan taraf hidupnya.

TUJUAN PENYELENGGARAAN
  1. Mengembangkan kemampuan warga belajar dalam memecahkan masalah sehari-hari yang dihadapi oleh mereka;
  2. Melatih warga belajar untuk menggunakan keterampilan dan kompetensi keaksaraan dalam kehidupan sehari-hari;
  3. Memotivasi warga belajar sehingga mampu memberdayakan dirinya sendiri dengan menggunakan kompetensi keaksaraan;
  4. Mengembangkan kemampuan berusaha atau bermata pencaharian sehingga mampu meningkatkan mutu dan taraf hidupnya;
  5. Mengembangkan kemampuan dan minat baca warga belajar sehingga mampu menjadi bagian dari masyarakat gemar membaca dan masyarakat belajar

PRINSIP-PRINSIP DASAR PENDIDIKAN KEAKSARAAN
  1. Konteks Lokal;
  2. Desain Lokal
  3. Proses Partisipatif;
  4. Manfaat Hasil Belajar
PRINSI PENYELENGGARAAN
Konteks lokal: Kegiatan pembelajaran dilaksanakan berdasarkan minat, kebutuhan pengalaman, permasalahan dan situasi lokal serta potensi yang ada disekitar WB.
Desain lokal: Tutor bersama WB merancang kegiatan pembelajaran di kelompok belajar sebagai jawaban atas minat, kebutuhan, dan permasalahan lokal.
Partisipatif: Tutor perlu melibatkan WB berpartisipasi secara aktif dari mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian hasil pembelajaran
Fungsionalisasi Hasil Belajar: WB diharapkan dapat memecahkan masalah keaksaraannya dan meningkatkan mutu serta taraf hidupnya.

STRATEGI PEMBELAJARAN CALISTUNGKASI
  1. Mendengarkan
  2. Berbicara
  3. Membaca
  4. Menulis
  5. Berhitung
TINGKAT LEVEL KEMAMPUAN WARGA BELAJAR
  1. Tingkat Dasar
  2. Tingkat Lanjutan
  3. Tingkat Mandiri
SK Dirjen PNF:258/E/MS/2009 (Tgl 3/6/209) Tentang pendidikan Keaksaraan diselaraskan menjadi:
Pendidikan Keaksaraan Dasar
Pendidikan Keaksaraan Usaha Mandiri

Program-program Pendidikan Keaksaraan 2009
Keaksaraan Dasar adalah upaya peningkatan kemampuan keberaksaraan penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas agar memiliki kemampuan membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, dan berhitung, untuk mengkomunikasikan teks lisan dan tulis menggunakan aksara dan angka dalam bahasa Indonesia
Keaksaraan Usaha Mandiri adalah upaya penguatan keberaksaraan melalui pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan penghasilan dan produktivitas seseorang atau kelompok.

STANDAR KOMPETENSI KEAKSARAAN (SKK)
  1. SKK Dasar
  2. SKK Usaha Mandiri
Metode pembelajaran
  1. Metode Abjad (Alphabetic method).
  2. Metode Kata Kunci
  3. Metode Global (The sentence method).
  4. Metode Suku Kata (Sillabic method).
  5. Metode SAS (struktur analitik sintetik/struktur urai rangkai).
  6. Metode Asosiasi.
Media dan bahan belajar
  1. Poster
  2. Fotonovela
  3. Komik
  4. Gambar Tempel
  5. Boklet
Oleh: Susi Susiati
Disampaikan dalam Pelatihan Tutor Pendidikan Keaksaraan
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. BAGI PENGGUNA MOBILE, KLIK What do you think? atau dimana saja pada halaman disqus JIKA HALAMAN DISQUS TIDAK TERBUKA SEMPURNA .
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger