Kerupuk Raksasa


Kerupuk Raksasa
Melihat kerupuk segede' gitu terpajang di Istana Aromanis jadi inget waktu jadi PL di Pondok cabe jakarta (Proyek Modern Land) sekitar tahun 1997, umumnya kuli lapangan kalau istirahat kerja biasanya ngopi dan kongkow dikantin yang didirikan oleh istri mandor, tempatnya super kumuh.
nah....salah satu bos, orangnya sih gaul abies sayang pelit, buntut kusiran, super kikir capjahe....tiap kali kontrol lapangan yang jadi makan siangnya cuma 2 Kerupuk dibaluri saos dan air putih, kalau mau merokok nyabut dari bungkus roko yang tergeletak milik kami anak buahnya, nasehatnya pada kami : "haaiiaa..Kalow yu olang pengen jadi olang kaya...jangan seling makan yang belat-belat, kelualin duit dali kantong sesedikit mungkin dan masukin duit kekantong sebanyak-banyaknya"....kalau kerupuk raksasa ini sudah ada sejak dulu, 2 x kerupuk raksasa ini pasti jadi lebih boros, dan beliau ng;ga jadi orang kaya lagi.....  
Iseng-iseng nasehat dari sang BOS itu dipraktekkan,...... bukannya jadi kaya, ehh...malah berubah bisa terbang....[gariiiiing sugaring pisan...]
Kerupuk Raksasa
[]Semoga cilembu ng'ga termasuk "capjahe"...aaaamiiiiin
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger