Masih Ada Waktu


Kemarin Merenung, sekarang Merenung lagi......entahlah, apakah ini pertanda saya sedang jatuh cinta?!...entahlah.
Bila masih mungkin
kita menorehkan bakti, atas nama jiwa dan hati tulus ikhlas
mumpung masih ada kesempatan buat kita
mengumpulkan bekal perjalanan abadi

Kita pasti ingat
tragedi yang memilukan
kenapa harus mereka yang terpilih menghadap
tentu ada hikmah yang harus kita petik atas nama jiwa mari heningkan cipta

Kita mesti bersyukur, bahwa kita masih diberi waktu
entah sampai kapan, tak ada yang bakal dapat menghitung
hanya atas kasihnya
hanya atas kehendaknya kita masih bertemu matahari
kepada rumpun ilalang
kepada bintang gemintang kita dapat mencoba meminjam catatannya

sampai kapankah gerangan
waktu yang masih tersisa
semuanya menggeleng
semuanya terdiam
semuanya menjawab tak mengerti
Yang terbaik hanyalah segeralah bersujud, mumpung kita masih diberi waktu

Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger