PEMBUATAN TEPUNG KOMPOSIT JALEJO


PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL
Jalejo adalah tepung komposit terdiri dari jagung, kedele dan kacang ijo dengan perbandingan 2 bagian tepung jagung, 1 bagian tepung kedelai dan 1 bagian tepung kacang hijau. Tepung jalejo dapat dicampur dengan jenis tepung lainnya yaitu tepung terigu, tepung beras, tepung ubi, atau tepung singkong . Penambahan tepung jalejo pada jenis tepung lainnya dengan tujuan untuk menambah nilai gizi dari tepung tersebut, terutama peningkatan kadar protein yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan pada balita.
Seperti halnya produk pertanian lainnya, setelah dipanen daya simpannya singkat. dengan mengolahnya menjadi tepung maka selain untuk memperpanjang daya simpan juga untuk penganekaragaman pangan dan peningkatan nilai gizi. Tepung jalejo dapat dikonsumsi baik oleh balita maupun manula, dapat diolah menjadi pangan pokok (bubur dan mi) maupun campuran dalam pembuatan aneka olahan kue (cake, roti, kue kering, pancake, lapis, kue lumpur dan lain-lain)
Karena berkaitan dengan produk pangan maka dalam mengolah tepung jalejo perlu diperhatikan berbagai hal terutama tentang keamanan pangan dan mutu hasil olahannya. Melalui penerapan system manajemen mutu diharapkan mutu hasil olahannya mempunyai mutu yang baik sesuai dengan standar mutu yang telah dibuat dan dapat diterima oleh pasar.
II. TUJUAN
Tujuan dari Pengembangan Pangan Lokal adalah untuk menghasilkan pangan lokal yang berasal dari tepung jalejo yang memenuhi standar mutu yang konsisten serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha pengolahan jalejo
III. PROSEDUR
Dalam mengolah pangan lokal yang berasal dari tepung jalejo perlu diperhatikan tahapan-tahapan yang harus dilakukan agar hasil olahan yang dihasilkan mempunyai mutu yang diharapkan.
Tahapan pengolahan tepung jalejo meliputi :
  1. Persiapan peralatan yang digunakan
  2. Persiapan bahan baku yang digunakan
  3. Proses pembuatan tepung jalejo
  4. Proses pengemasan dan penyimpanan
Persiapan peralatan yang digunakan
Peralatan yang digunakan pada pembuatan tepung jalejo adalah sebagai berikut
  1. Baskom tempat bahan yang akan digunakan (jagung, kedelai dan kacang hijau)
  2. Ember tempat menampung air bersih dan merendam bahan yang akan digunakan
  3. Saringan dari bambu/saringan plastik untuk meniriskan bahan yang akan digunakan
  4. Tambir/tampah atau terpal, diperlukan untuk menjemur bahan yang akan digunakan
  5. Alat penyangrai untuk menyangrai produk yang akan dibuat tepung
  6. Alat penepung/penggiling diperlukan sebagai alat untuk menghancurkan bahan menjadi tepung.
  7. Ayakan sebagai alat untuk menyaring/mengayak hasil tepung jalejo agar menghasilkan tepung jalejo yang baik, halus dan berkualitas..
  8. Sealer untuk menutup plastik kemasan produk tepung jalejo
  9. Timbangan untuk menimbang bahan baku yang akan dibuat menjadi tepung jalejo dan menimbang produk tepung jalejo sebelum dikemas.
P ersiapan peralatan
  1. Peralatan yang digunakan harus dicuci terlebih dahulu menggunakan air bersih
  2. Setelah dicuci semua peralatan dikeringkan dengan cara dilap menggunakan serbet yang bersih
Persiapan bahan baku
Bahan baku pada pembuatan tepung jalejo adalah jagung kering, kedelai kering dan kacang hijau kering yang telah dikupas kulitnya.
Jagung
  1. Bahan baku jagung yang akan digunakan pada pembuatan tepung jalejo disortasi untuk menghilangkan kotoran yang tercampur
  2. Jagung setelah disortasi dicuci dan direndam dengan air bersih untuk memisahkan bahan yang mengapung.
  3. Jagung yang mengapung dibuang, dan yang tenggelam setelah dicuci bersih ditiriskan kemudian dijemur diatas terpal atau tampah sampai kering
  4. Setelah kering, jagung kemudian disangrai untuk mengurangi kandungan kadar air
  5. Dalam jumlah kecil penyangraian menggunakan wajan sedangkan dalam jumlah besar (10-15 kg ) penyangraian dilakukan menggunakan alat penyangrai. Suhu alat penyangrai diatur pada suhu 70oC., lama penyangraian tergantung jumlah bahan yang disangrai.Lamanya penyangraian kurang lebih 1-2 jam.
  6. Penyangraian dihentikan setelah aroma harum muncul atau uap air yang keluar mulai berkurang.
  7. Setelah dingin jagung yang telah disangrai dimasukan kedalam alat penepung
  8. Tepung yang dihasilkan kemudian diayak, disimpan dalam wadah yang bersih.
B. Kedele
  1. Kedele yang akan digunakan disortasi untuk menghilangkan kotoran yang tercampur
  2. Masukan kedele kedalam alat pengupas kulit
  3. Kulit yang terkelupas dibuang
  4. Kedele yang bebas dari kulit kemudian disangrai. Penyangraian menggunakan alat penyangrai.Penyangraian dilakukan pada suhu 70oC. dan lama penyangraian tergantung banyak sedikitnya kedelai yang disangrai, kurang lebih 1- 2 jam.
  5. Penyangraian dihentikan setelah aroma harum timbul atau uap air yang keluar mulai berkurang.
  6. Setelah dingin kedele yang telah disangrai dimasukan kedalam alat penepung
  7. Tepung kedelai yang dihasilkan diayak kemudian disimpan dalam wadah yang bersih.
C. Kacang hijau
  1. Kacang hijau yang telah dikupas kulitnya disortasi untuk menghilangkan kotoran yang tercampur.
  2. Kacang hijau yang sudah disortasi kemudian dimasukan kedalam alat penyangrai.Penyangraian dilakukan pada suhu 70oC. dengan lama penyangraian kurang lebih 1-2 jam.
  3. Setelah dingin kacang hijau dimasukan kedalam alat penepung
  4. Tepung kacang hijau yang dihasilkan kemudian diayak dan disimpan dalam wadah yang bersih.
Cara penggunaan alat penyangrai kapasitas 15 kg
  1. Masukan kacang hijau, jagung dan kedelai kedalam alat penyangrai
  2. Nyalakan kompor
  3. Atur suhu 70oC dengan cara memutar tombol sampai penunjuk mengarah ke angka 70oC
  4. Nyalakan tombol penggerak putaran penyangraian
  5. Setelah aroma harum muncul dan uap air yang terbentuk berkurang penyangraian dihentikan.
  6. Matikan kompor, matikan tombol pemutar alat penyangraKeluarkan bahan yang disangrai dari alat penyangrai, caranya dengan membuka pintu penutup
  7. Tampung bahan yang telah disangrai dalam wadah yang bersih, dinginkan.
PEMBUATAN TEPUNG KOMPOSIT JALEJO
Tepung komposit jalejo dibuat dari campuran tepung jagung, kedelai dan kacang hijau, dengan perbandingan 2 bagian tepung jagung, 1 bagian tepung kedelai dan 1 bagian tepung kacang hijau.
  1. Timbang 2 kg tepung jagung
  2. Timbang 1 kg tepung kedelai
  3. Timbang 1 kg tepung kacang hijau
  4. Campur tepung kedele, kacang hijau dan tepung jagung. aduk sampai rata

Proses pengemasan dan penyimpanan
Yang perlu diperhatikan pada pengemasan tepung jalejo adalah memilih bahan kemasan yang sesuai. Kemasan yang digunakan tidak mencemari produk yang dikemas, kedap udara atau pori pori penyerapan air dari luar tidak mengganggu peningkatan kadar air pada tepung jalejo yang dikemas.Plastik untuk kemasan dipilih yang tebalnya 0,8 mm.
Cara pengemasan :
  1. Masukan tepung komposit kedalam plastik tebal 0,8 mm sebanyak 1 kg
  2. Tutup plastik menggunakan sealer
  3. Usahakan plastik tertutup rapat
  4. Pemberian label
  5. Pemberian tanggal produksi
Penyimpanan
  1. Tempat penyimpanan harus bersih, bebas kontaminan, aman dari serangga, tidak bocor dan tidak lembab
  2. Letakkan tepung jalejo yang telah dikemas diatas rak atau kemas dalam kardus yang bersih.
Selamat mencoba PEMBUATAN TEPUNG KOMPOSIT JALEJO <Baca juga makanan olahan terbuat dari bahan tepung komposit jalejo
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger