Panggilan-NYA

Sholat Jum'at di Mesjid Jamie Desa Cilembu hari ini terasa sangat berbeda, yang dirasakan sulit untuk diungkapkan dengan kata kata, oleh karena itulah saya coba membagikan apa yang saya rasakan, semoga apa yang tadi saya rasakan bisa juga dirasakan oleh blogger sedunia. Yang membuat Shalat Jum'at kali ini sangat berbeda, kejadiannya saat mendengarkan suara Adzan kedua Shalat Jum'at.
Sebelum melanjutkan membaca, sebaiknya ikuti dengan seksama dan lakukan caranya step by step secara benarInilah yang saya lakukan :
  1. Sambil membaca Bissmillah...., Pejamkan mata, lalu tarik nafas dalam dalam keluarkan lewat hidung...resapi dan rasakan......lakukan beberapa kali sampai merasakan ada sesuatu yang berbeda.
  2. Sebagai pengganti suara Adzan yang saya dengarkan saat Shalat Jum'at itu, dan membuat saya bergetar dan menitikkan air mata, tak ganti dengan dari youtube
Entah apa yang terjadi pada saya hingga suara Adzan yang setiap 5 kali dalam sehari ini selalu terdengar, pada kali ini terdengar sangat berbeda dan bisa bikin air mata menggenang di pelupuk, selain kalimat Alhamdulillah yang terus saya ulangi sampai pada detik artikel ini publish...Alhamdulillah......Alhamdulillah....Subahanallah....Allahuakbar
Sungguh sebuah rasa yang taklah dapat dilukiskan walau oleh rangkaian terindah manapun. Jika ingin ikutan merasakan mukjizat dari mendengarkan Adzan seperti yang saya rasakan...InsyaAllah.

Coba lakukan langkah langkah diatas...dan ulangi jika belum merasakan apa yang seperti saya rasakan.

Minimal....dari mengulangi langkah langkah diatas, saya/kita semua dapat menyadari bahwa kita sering melalaikan Panggilan Allah terhadap kita melalui Adzan, dengan melambat lambatkan panggilan-NYA, berbeda jika kita dipanggil oleh Atasan kita dikantor, apapun yang sedang dikerjakan jika pak Bos memanggil kita, pasti dengan segera mendatangi beliau karena takut dipecat dan ingin disayang oleh sang Bos.
Tapi.....kenapa jika Allah memanggil kita lewat kumandang Adzan untuk segera menghadap-NYA, kita sering mengambaikannya..padahal kita sadar bahwa yang memberian kita hidup adalah DIA....kenapa coba?
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger