Kompor Biomassa

Kompor Biomassa

Kompor berbasis biomassa yang ramah lingkungan.
adalah sebuah tabung besi sebagai tempat penampung bahan bakar berkapasitas 300 gr, dibawah tabung terdapat baling-baling statis yang berguna untuk mendorong panas dari bawah keatas, kompor juga memiliki 2 akselator yang berfungsi untuk mempercepat proses turbulensi atau perputaran udara di dalam ruangan sehingga pembakaran dapat optimal.

Pada bagian bawah kompor terdapat pula pintu yang berfungsi sebagai pengatur pasokan oksigen,ketika bahan bakar menipis, pintu dibuka supaya pasokan udara memadai sehingga api tetap menyala, energi panas yang dihasilkan dengan menggunakan metode pirolisis ini mencapai 384,7 derajat celsius.
Kompor Biomassa

Biomassa adalah bahan bakar yang digunakan kompor yang terdiri dari : ranting kayu, rumput, limbah kayu, potongan bambu, dan beragam sampah kering.

Asap yang mengendung gas seperti hidrogen, karbon monoksida, dan metan merupakan gas-gas yang mudah terbakar, oleh karena itu dapat dimanfaatkan untuk mneghasilkan energi, dengan begitu kompor biomassa ini nyaris tidak berasap. Dengan kompor biomassa asap bisa dimanfaatkan sebagai penghasil energi panas, sehingga tidak ada polusi saat pembakaran teknik ini biasa disebut dengan metode pirolisis
Kompor Biomassa

Kompor Biomassa
Pirolisis adalah proses pembakaran minim oksigen, dengan teknik itu biomassa yang terbakar akan menghasilkan asap, yang lalu diubah menjadi gas oleh panas dari tabung besi hingga mencapai suhu 300-600 derajat celsius. 
Selama proses pirolisis kompor memiliki 3 sumber energi panas, yaitu dari : 
  • api hasil pembakaran biomassa, 
  • gas dari pembakaran asap, dan 
  • arang sisa pembakaran biomassa.
Kompor Biomassa

Kecuali cocok untuk industri kecil, dan atau restoran misalnya, kompor Biomassa yang ramah lingkungan ini tidak banyak rumah tangga yang memakainya, (kompor biomassa ini justru banyak dipesan oleh Norwegia dan beberapa negara Eropa), bagi rumah tangga kompor ini belum termasuk praktis cara pemakaiannya, oleh karenanya,...masyarakat lebih memilih kompor modern yang lebih praktis tanpa ribet...tinggal ce-klek...kompor menyala, taklah perduli kan tentang persoalan lingkungan..!!
 #sambil garuk-garuk idung........."emangnya gue pikirin"..............gerutuku dalam hati.......

Share this:

Related Posts

You Might Also Like:

Add your comment Hide comment

Disqus Comments