Ibuku Model Tahun 70 an


Kadarsi Setyomintarisih putri Solo, yang ayu nan rupawan berada di tengah para pria -pria kasar yang item-item dan jelek-jelek para calon sarjana muda pertanian di Akademi Pertanian Tanjungsari, (APT) Sumedang, tentu membuat gadis ayu rupawan ini menjadi mutiara di tengah padang tandus. Pedekate tidak hanya di lakukanoleh teman mahasiswanya saja, tetapi para dosen priapun berlomba-lomba tebar pesona di hadapannya demi mendapatkan simpati model ayu nan rupawan ini.
Gambar yang kebetulan di arsipkan oleh Ibuku Model Tahun 70 an dari salah satu Cover Majalah WINDOW on the Word versi bahasa Inggris terbit tahun 1974





Dari sekian banyak pria yang berusaha menarik perhatian ibuku, hanya Bapakku seorang yang sok-sok jual mahal dan tidak ikut berkompetisi menaklukkan hati gadis model ini, mungkin itu disebabkan karena Bapakku menyadari bahwa dirinya kurang ganteng(ngga seperti anaknya ini).
Baca juga Paguyuban Trah Andawi
Bapakku berprinsip, "Silahkan Anda semua berlomba tebar pesona, mengajak kencan dan lain sebagainya, toch pada akhirnya tetap sayalah yang akan menjadi suami tercintanya" ...begitulah kira-kira prinsip bapakku yang juga sekarang tak patri dalam jiwaku, anaknya....keren kan saya dan bapakku?
Dengan hanya bermodalkan otak yang encer dan sikap yang apa adanya bersahaja akhirnya bapakku dapat menaklukkan Gadis Model Tahun 70 an..lalu lahirlah kami-kami ini...heuydeuh
I love u mamah
Ibuku Model Tahun 70 an
Buku yang di tulis bapak dan mamah :
Temukan Tuhan Melalui pelayan-pelayan_Nya
Dunia dan Manusia menurut Al Quran

Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger