Daun Katuk mencegah Kanker Payudara


Daun Katuk sebagai salah satu sayuran kebanggaan bangsa yang berasal dan hanya ada di Inonesia ini sangat di cari dan di butuhkan khususnya oleh kaum perempuan yang sedang menyusui, karena Daun Katuk telah terbukti memiliki senyawa bioaktif, termasuk flavonoid seperti kaempferol, quarcetin, apigenin dan masih banyak lagi senyawa aktif yang berguna,sangat berpotensi efektif untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit khususnya sekali lagi bagi kaum perempuan.

Laporan WHO (World Health Organization)
Dikutip dari situs resmi WHO memperkirakanpada 2030 akan terjadi 27 juta kasus knker baru dengan17 juta kematian akibat kanker terjadi pada setiap tahunnya di seluruh dunia. Data dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI)pada lima tahun kedepan kanker payudara akan menempati urutan pertama 32 persen dari total kasus, dengan jumlah 40 persen akan berobat pada stadium awal, 30 persen pada stadium lanjut dan 30 persen berobat setalh terjadi metastasis(Haryono, 2007).

balik lagi ke Daun Katuk
dari hasil penelitian IPB menyebutkan bahwa flavonoid yang mendominasi pada daun katuk adalah kaempferol yang merupakan flavonol dan memiliki kesamaan struktural dengan estrogen memiliki kemampuan untuk mengikat Estrogen Receptor,dan mengerahkan estrogen-agonis dan efek antagonis, penemuan baru inimenunjukkan bahwa asupan flavonol secara signifikan berhubungan dengan penurunan resiko kanker payudara pada wanita.
Penelitian ini dilakukan dalam model kultur  sel epitel kelenjar susu yang berasal dari payudara primata nonmanusia mulipara yang belum melahirkan dewasa(NHPs) yang memiliki profil perkembangan payudara sebanding dengan payudara manusia serta memiliki kesamaan dalam hal genetika, siklus menstruasi, fisiologi reproduksi dan antomi. Sel NHPs di turunkan sebagai model translasi untuk mempelajari banyak aspek kesehatan perempuan termasuk resiko kanker payudara.
Hasil penelitian ini menjadi penjelasan ilmiah dari potensi efek pencegahan kanker payudara dari Daun katuk yang di dorong oleh bioaktif flavonoid kaempferol sebagai pencegahan kanker payudara.

Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. BAGI PENGGUNA MOBILE, KLIK What do you think? atau dimana saja pada halaman disqus JIKA HALAMAN DISQUS TIDAK TERBUKA SEMPURNA .
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger