RUU Panas Bumi 2014


Rancangan Undang-Undang (RUU) Panas Bumi pada Selasa, 28 Agustus 2014 resmi di sahkan oleh DPR RI. Sebagai sumber energi yang terbarukan yang dimiliki Indonesia, dan begitu berlimpahnya titik energi panas bumi yang belum tergali secara maksimal yang terdapat di 251 lokasi gunung berapi yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia, menurut situs resmi pge.pertamina.com dari begitu banyaknya potensi panas bumi yang ada, baru 4 persen atau 1.194 mw yang telah terpasang, sementara kandungan yang di miliki mencapai 27.140 mw atau setara dengan 219 miliar ekuivalen barrel minyak. Dengan di sahkannya Undang Undang Panas Bumi tentu kesempatan semakin terbuka luas untuk para investor untuk turut menggali potensi panas bumi kita.
Baca juga Sejarah Energi Panas bumi
Ada beberapa pertimbangan dan alasan signifikan atas di sahkannya RUU Panas Bumi ini, selain potensi yang sangat besar yang di miliki Indonesia yang belum tergali secara maksimal, seperti yang telah di jabarkan di atas, alasan RUU panas bumi disahkan menjadi Undang Undang lainnya adalah:
  1. Ketersediaan energi fosil yang semakin menipis di seluruh dunia terutama yang di miliki Indonesia sehingga membutuhkan alternatif energi lain yang terbarukan yang tidak mudah habis,
  2. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tentu sangat membutuhkan energi yang terbarukan, sehingga ketergantungan pada Bahan Bakar Minyak yang subsidinya meningkat pada setiap tahunnya dapat di kurangi bahkan di hilangkan,
  3. Energi panas bumi adalah sumber energi terbarukan yang akan selalu tersedia yang dapat di manfaatkan secaralangsung maupun secara tidak langsung dan yang paling penting energi panas bumi bebas CO2 sehingga ramah lingkungan
  4. dengan di sahkannya RUU panas bumi diharapkan optimalisasi panas bumi yang berlimpah dan belum tergali secara maksimal di harapkan mendorong para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, sehingga akan menyerap sangat tenaga kerja pada bidang ini
inilah Alasan RUU panas bumi disahkan menjadi Undang-Undang (UU) Panas Bumi, semoga menambah pengetahuan kita semua.
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger