Tayangan Korban Air Asia


dan dugaan pesawat jatuh menukik
Pesawat penumpang jenis A320 - 200 dengan nomor penerbangan QZ 8501  yang hilang kontak setelah melakukan penerbangan pada pukul 7.58 WB dari Surabaya menuju Singapura yang seharusnya tiba pukul 8.30 di bandara Singapura, pada Rabu,(30/12/2014).
Tayangan Korban Air Asia yang disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional justru mendapat kecamatn baik dari keluarga korban, KPI bahkan media asing menyebutnya sebagai sebuah, "konfirmasi informasi yang brulat", karena dalam tayangan langsung tersebut korban pesawat Air Asia tidak diblur jadi tampak jelas sesosok mayat setengah telanjang yang telah mengambang dalamkondisi yang mengembung.
Tayangan inilah yang membuat keluarga korban yang pada awalnya sudah mulai tenang dan tanpa henti berdoa atas keselamatan salah satu keluarga mereka dan seluruh penumpang Air Asia QZ 8501 berubah menjadi panik dan menjerit histeris, bahkan tidak sedikit yang pingsan setelah menyaksikan tayangan ditemukannya sesosok mayat yang dikonfirmasi sebagai salah penumpang pesawat ini.

Kritikan dan kecaman atas penayangan tersebut, sesaat kemudian diperbaiki dengan memblurkan temuan mayat tersebut,dan secara resmi pihka televisi meminta maaf kepada seluruh keluarga korban dan pemirsa di seluruh dunia.
Dugaan pesawat jatuh menukik
Analisa bagaimana Pesawat penumpang Air Asia jenis A320 - 200 dengan nomor penerbangan QZ 8501 jatuh, menurut ahli penerbangan IPTN, seorang doktor alumni Aeronoutika Jerman, Ing Endri Rachman menurut dari data yang diperoleh Basarnas dengan tidak banyak ditemukannya serpihan-serpihan dari pesawat, menurut analisanya, jika pesawat jatuh tidak menukik(normal), seperti misalnya meledak diatas, atau patah pasti akan banyak ditemukan banyak serpihan dan korban yang mengapung.
Pesawat Air Asia jenis A320 - 200 ini jatuhnya dengan cara menukik, kemungkinan besar akibat terjebak dan atau menghindari awan comulonimbus atau awan tebal vertikal yang menjulang sangat tinggi, padat mirip sebuah gunung atau seperti menara. Pada saat pesawat tersebut terjebak dalam awan itu, pesawat akan mengalami goncangan yang sangat kuat, sehingga menyebabkan pintu darurat rusak dan terlepas.
tetapi kesimpulan akhir dari penyebab Pesawat penumpang jenis A320 - 200 dengan nomor penerbangan QZ 8501 jatuh akan secara resmi diumumkan oleh KNKT dan Basarnas dan Pemerintah  Indonesia.

Baca juga Penyebab hilangnya pesawat

Kita beri kesempatan beliau-beliau bekerja dengan maksimal agar didapat sebuah informasi yang valid dan resmi, mari kita do'akan mereka para petugas itu diberikan kesehatan lahir dan bathinnya, dan kepada korban semoga mereka shahid, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran menghadapi musibah jatuhnya Pesawat penumpang jenis A320 - 200 dengan nomor penerbangan QZ 8501.
Aaaaamiiiin.
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
© 2009 DESA CILEMBU - Template by Basri Matindas .- Proudly powered by Blogger