Adat Sunda Tutunggulan


Desa Cilembu, Tutunggulan adalah seni musik sunda dengan menggunakan halu atau lisung (tempat menumbuk padi) merupakan salah satu tradisi sunda yang pada jaman dahulu wajib dimainkan pada saat menjelang magrib oleh lima orang perempuan pada saat ada anggota keluarga yang akan melangsungkan pernikahan. Tujuan memainkan tutunggulan ini adalah agar keturunan dari pasangan yang hendak menikah ini tidak mengalami gangguan pendengaran.Seni musik tutunggulan yang merupakan tradisi masyarakat sunda ini sudah sejak lama tidak lagi dilakukan oleh keluarga yang akan melangsungkan pernikahan, selain karena imbas dari kemajuan, alat penumbuk padi modern sudah menggantikan alat lisung atau halu ini sehingga alat lisung sebagai sarana tutunggulan ini sudah sangat jarang kita dapati.

Tutunggulan yang merupakan kesenian sunda buhun pada jaman sekarang sudah tidak lagi dimainkan, padahal makna yang terkandung dari seni tutunggulan ini, terlepas dari tujuannya agar keturunan tidak mengalami gangguan pendengaran, sesungguhnya memiliki makna yang sebagai tali silaturahmi dan kegotong royongan diantara masyarakat menjelang pesta hajat pernikahan&

Masih adakah adat tradisional seperti Tutunggulan di daerahmu?
Reaksi:

Related Posts:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. BAGI PENGGUNA MOBILE, KLIK What do you think? atau dimana saja pada halaman disqus JIKA HALAMAN DISQUS TIDAK TERBUKA SEMPURNA .
Buka Komentar
© 2017 DESA CILEMBU - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger